Ayat Ayat Cinta

Ayat Ayat Cinta
Bab 29


__ADS_3



"Awww"keluh Putri kesakitan membuat Gus Malik khawatir.



"Kenapa dek"tanya Gus Malik kepada sang istri tercinta.



"Mas perut ku sakit di tendang baby twins"ucap Putri sambil tersenyum bahagia.



"Cobak mana mas rasakan"ucap Gus Malik sambil meletakkan kepalanya di perut sang istri tercinta.



Tak lama dari itu Gus Malik merasakan ada tendangan dari dalam perut sang istri tercinta.



Duh



"Iya dek baby twins kita aktifk banget iya sayang"ucap Gus Malik sambil mengelus perut sang istri tercinta.



"Hay anak abi mau di bacakan ayat-ayat cinta dari Abi dan umma"ucap Gus Malik sambil s perut sang istri tercinta.



"Boleh Abi"ucap Putri meniru suara bayi.



"Iya sudah ya nak Abi ambil wudhu terlebih dahulu iya nak"ucap Gus Malik sambil tersenyum bahagia.



Singkat cerita Gus Malik mengambil wudhu dan mengambil Mushaf Al Qur'an di meja rias sang istri tercinta.Gus Malik membaca kan Al Qur'an sambil terus mengelus perut sang istri tercinta dengan lembut. Ayat demi ayat Al Qur'an di bacakan oleh Gus Malik kepada sang istri tercinta dan sang bayi di dalam kandungan sang istri tercinta.tak beberapa lama kemudian adzan ashar berkumandang di toa masjid Pondok Pesantren Al BAROKAH.



Allahu Akbar Allahu Akbar



Allahu Akbar Allahu Akbar



Gus Malik pun beranjak dari tempat tidur yang seraya dari tadi Gus Malik membaca Al Qur'an di samping sang istri tercinta dan pamit ke masjid untuk menunaikan ibadah shalat ashar.



"Dek mas ke masjid terlebih dahulu iya dek"ucap Gus Malik kepada sang istri.



"Abi pamit ke masjid dulu iya nak"ucap Gus Malik sambil mengelus perut sang istri yang sudah membesar di usia ke 6 bulan.



"Iya Abi hati hati di jalan"ucap Putri meniru suara bayi.



"Assalamualaikum umma dan baby twins"ucap Gus Malik.



"Waalaikum salam Abi"ucap Putri sambil tersenyum bahagia dan mencium tangan sang suami dengan takdim.



Gus Malik pun bergegas menuju masjid untuk menunaikan ibadah shalat ashar berjamaah dengan para santri dan santriwati, sedangkan Putri melakukan shalat ashar di dalam kamar setelah shalat ashar Putri turun membantu umi dan Aisyah untuk memasak.



"Ndok Minggu depan kamu jadi nak ke Jakarta untuk kerumah mama dan papa"tanya umi Sarah kepada sang menantu.

__ADS_1



"Insyaallah umi jadi Soal sudah kangen lebih 3 bulan aku gak ke Jakarta umi"ucap Putri sambil tersenyum karena sang mertua sangat menyanginya.



"Iya sudah hati hati iya nak "ucap umi kepada sang menantu.



"Umi masak apa sekarang"tanya Putri kepada sang mertua.



"Ini umi bikin SOP sama Tempe seperti biasa"ucap umi.



"Umi Putri bantu iya umi"ucap Putri langsung bergegas membantu umi.



Putri membantu umi dan Aisyah menyiapkan makanan buat keluarga meskipun ada Art Umi sarah tidak pernah menyuruh Art untuk memasak,karena umi Sarah sangat tidak suka jika keluarga nya makan bukan masakannya sendiri.



Gus Malik kembali ke rumah untuk makan malam bersama dengan keluarga danĀ  meminta izin ke Abah dan Umi bahwa minggu depan akan ke Jakarta untuk ke rumah sang mertua.



"assalamualaikum bah"ucap Gus Malik yang baru pulang dari masjid.



"waalaikum salam gus"ucap abah menjawab salam dari Gus Malik.



"Abah minggu depan Gus sama Putri izin iya bah ke pergi kerumah mertua"ucap Gus Malik izin.



"iya sudah gus ,hati hati kalo ke Jakarta"ucap abah.




"Gus Abah mari makan ,makan malam nya sudah siap"ucap umi Sarah mengajak Abah dan Gus Malik.



"Iya umi"ucap Gus Malik langsung keruangan makan di sana sudah ada sang istri yang sudah menunggu kedatangan Gus Malik



"Mas suapin"ucap Putri kepada sang suami dengan manja.



"iya sini mas suapin"ucap Gus Malik saat sang istri meminta di suapin.



"A'..."ucap Gus Malik sembari menyuapi istri tercinta.



"enak "ucap Gus Malik kepada sang istri tercinta.



"enak mas"ucap putri sambil terus mengunyah makanan yang di suain oleh Gus Malik.



meskipun ada abah,umi dan Aisyah Putri sangat bahagia karena di suapin oleh sang suami membuat Putri tidak peduli karena asik mengunyah makanan terus menerus sampai tidak di rasa makanan tersebut sudah tandas.



"mas sudah habis sekarang mas yang adek suapin iya"ucap Putri menawarkan dirinya untuk menyuapi sang suami.



"Boleh dek"ucap Gus Malik sambil mengelus perut sang istri tercinta.

__ADS_1



"A..."ucap Putri sambil menyuapi sang suami.



"Enak mas di suapin aku"tanya Putri kepada sang suami.



"Enak dek ,suapin lagi dek"ucap Gus Malik meminta di suapin.



Putri terus menyuapi sang suami dengan lembut Putri sangat senang menyuapin Gus Malik mereka berdua tidak perduli dengan Aisyah yang jomblo,dan tidak malu kepada Umi dan Abah,tak terasa makanan tersebut tandas dan jari jemari tangan sang suami tercinta di isap ole sang Putri berganti gantian hingga sisa makanan tersebut tidak ada sisa di jemari tangan sang suami begitu pun bergantian dengan jari jemari tangan sang istri tercinta di hisap oleh Gus Malik hingga tiada tersisa.Putri pun membantu Aisyah mencuci piring dan sambil mengobrol seperti biasa.



"Dek Aisyah kapan nyusul kita"tanya Putri kepada sang adek iparnya.



"Belum dapet jodohnya mbak"ucap Aisyah sambil tersenyum pahit dan menghela nafas panjang karena di tanyakan seperti itu oleh sang mbak ipar.



"Emmmm Minggu depan ikut yuk ke Jakarta ke rumah mbak"tanya Putri mengajak Aisyah jalan jalan ke Jakarta.



"Apa kata nantik sudah mbak put Ais masih belum izin ke Abah dan Umi"ucap Aisyah.



"Mbak harap kamu ikut iya dek biar kita bisa shoping di Jakarta bersama sama"ucap Putri sambil tersenyum bahagia.



"Iya mbak"ucap Aisyah.



"Semoga kamu cepat dapet jodoh iya dek Ais"ucap Putri.



"Biar gak sendirian terus,dek Ais apa gak pernah jatuh cinta"tanya Putri kepada adek ipar.



"Belum pernah mbak "ucap Aisyah padahal dia jatuh cinta kepada seorang Gus di pondok pesantren terbesar di Jawa timur.



FLASBACK ON



ketika Aisyah sedang berada di kampus Ada seorang Gus dari salah satu pondok pesantren dari Jawa timur yang ikut serta dalam rangka seminar yang di adakan oleh Gus tersebut hingga akhirnya Aisyah kenal kalo Gus tersebut bernama Gus Rohman Al Mansur dari pondok pesantren Al-fatah yang didirikan oleh Kiyai Fatah Al Mansur.



Gus Rohman juga mengangumi Aisyah saat pertemuan pertama di seminar tersebut dan pernah bertemu dengan cara ya itu ketika Gus Malik sedang menerima pertanyaan dari Aisyah sewaktu tanya jawab di seminar tersebut.



FLASBACK OFF



Ig :@Afan Di



FB: Afan Di



Bagaimana selanjutnya~~~~~



Bersambung~~~~~


__ADS_1


Terimakasih sudah membaca dan berkunjung di novel yang saya buat semoga kalian suka dengan Novel saya dan jika ada kesalahan maka tolong berikan komentar agar saya bisa memperbaiki novel tersebut kedepannya Terimaa kasih untuk kalian yang sudah sedia membaca novel saya~~~~~


__ADS_2