
Next
"Tibalah waktunya bagi Ayara melangsungkan resepsi pertunangan, Ruangan yang bernuansa putih yang didekorasi sedemikian rupa hingga meninggal kan kesan yang sangat mewah dan elegan terdapat di hotel bintang lima yang dipesan langsung oleh keluarga Ayara. tak tanggung-tanggung biaya yang dihabiskan pun hampir mencapai puluhan juta namun tak masalah bagi Ayara sendiri karena menurutnya pertunangan juga akan dilakukan satu kali dalam hidupnya jadi begitu sakral bagi Ayara.
Dilain tempat Arkana sudah bersiap untuk pergi ke Hotel XX dimana tempat resepsi Ayara dilangsungkan ia bersiap dari kantornya karena ia akan ada meeting dengan kliennya dan akan sampai 5 menit sebelum pertunangannya dimulai, Arkana dibantu oleh sang asisten menggunakan pakaiannya.
"Di mana tempat pertemuannya....?"
"Di Restorant Mawar di persimpangan jalan tuan muda..."
"Berarti sangat jauh dengan lokasi hotel pertunangannya nona Ayara dilangsungkan...?"
"Iya benar tuan muda...kita harus putar balik terlebih dahulu..."
****
Sintya sedang bersantai di Rumahnya hari yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba dimana ia akan menyaksikan kehancuran Ayara.
"Bersiaplah gadis miskin menanggung malu seumur hidupmu, kau salah berurusan denganku dengan menamparku dan menghinaku didepan Arkana..."
Flash back
Setelah Sintya keluar dari kantor Arkana ia sangat emosi dengan perlakuan ayara pasalnya baru sekarang ia ditampar dan itupun dilakukan oleh gadis miskin sepertinya.
"Cari informasi tentang gadis miskin ini, akan ku kirim fotonya nanti...." Ucapnya dalam telpon
Lima belas menit Sintya sudah mengetahui seluruh identitas Ayara karena informan Pramana tidak diragukan lagi.
"Ternyata dunia ini sangat sempit, akan sangat mudah menghancurkan mu gadis miskin..."seringai licik tercipta di sudut bibir model cantik itu.
Keesokan harinya Sintya menemui alexs buana sangat mudah mengajaknya bertemu karena ia sangat mencintai Sintya.
"Ada apa kau mengajakku bertemu sayang, kemarin kau mencuekkan ku dan sekarang kau meminta bertemu denganku apakah kau kangen dengan diriku...?."
Sintya memutar bola matanya malas jika bukan karena ingin membalas dendam pada gadis miskin itu sudah pasti ia tak akan ingin bertemu dengan Alexs.
"Langsung to the poin saja, aku ingin kau membatalkan pertunanganmu dengan gadis miskin itu dan tinggalkan dia.."
"Gadis miskin..?siapa dia..?"
"Calon tunangan mu Ayara aku tak suka padanya..."
"Kau salah Sintya dia bukan gadis miskin...dia sudah menjadi pengusaha muda dan sukses dibidang butik dan..."
Sintya memotong perkataan Alexs
"Aku tak butuh mendengar pujiannya...."
"Baiklah apa yang akan aku dapatkan jika aku meninggalkan Ayara..."
"Kau bebas mendapatkan apapun dariku..."
"Apapun.." ulang Alexs
"Iya apapun..."
__ADS_1
Deal.
Flash off
****
Alexs sedang menikmati makan santai nya bersama perempuan kencannya di Restoran mawar karena letaknya sangat jauh dari hotel pertunangannya. Ia sudah mengurus seluruh rencana pembatalan pertunangannya dan kedua orang tuanya setuju karena ayahnya mendapatkan tender yang sangat besar dari tuan Pramana sebagai hadiah karena mau menuruti permintaan putri tersayangnya Sintya.
Arkana sudah sampai di Restoran mawar ia langsung menuju ruang VIP dimana kliennya berada dan tak sengaja matanya menangkap sosok Alexs buana sedang bersenda gurau dengan perempuan ****** .
"Mengapa ia berada disini dan bersenang-senang dengan ******.." gumamnya
Arkana sangat penasaran pasalnya pertunangannya akan dimulai 40 menit lagi.
"Roni selidiki dia.." perintahnya dengan menatap Alexs
"Baik tuan muda laksanakan.."
15 menit Arkana sudah selesai meeting dan Roni sudah menunggunya diluar
" Informasi apa yang kau dapat..."
"Alexs buana membatalkan pertunangannya dengan sepihak dan dari tadi nona Ayara menelponnya namun tak kunjung ia mengangkatnya....."
"Gadis malang...".
****
Akhirnya Arkana sampai di Hotel XX dimana pembatalan acara pertunangannya akan terjadi dalam waktu 10 menit lagi.
"Kasihan sekali kau gadis sampah baru aku akan melakukannya tapi sudah batal duluan.. " ucapnya
Hingga ia sadar dari lamunannya dan terkejut saat papanya juga hadir di sana dan menariknya ke dalam sebuah ruangan.
Dalam ruangan itu Arkana melihat sepasang suami istri yang tengah sangat sedih yang menatapnya penuh permohonan dan gadis sampah yang matanya sudah sembab.
Arkana terkejut karena mamanya juga hadir disana banyak pertanyaan yang ingin ia lontarkan namun pernyataan papanya lebih membuatnya terkejut.
"Bertunangan dan menikah lah dengan dia Arkana maka seluruh aset kekayaan papa akan ku serahkan padamu..." Bisik papa Zain tepat ditelinga Arkana
Pernyataan yang sangat mustahil, Arkana bingung siapa gadis ini hingga papa memberikan asetnya secara percuma.
Arkana diam memikirkan tawaran papanya pasalnya ia sudah hampir menyerah mencari pasangan yang cocok dengan kriteria papanya.
Pasangan tadi yang diam mulai angkat bicara sudah dipastikan kalau dia orang tua dari gadis sampah itu.
"Nak saya mohon bertunangan lah dengan Ayara, calon tunangannya kabur meninggalkannya tanpa sebab..." Ucapnya memelas
"Arkana ini permintaan mama mu, mama tidak pernah minta apapun dari mu nak maka wujudkanlah permintaan mama yang satu ini..."ucap mama Sandra
Arkana bingung bagaiman ia bisa terjebak dalam situasi seperti ini seharusnya ia menyaksikan gagalnya pertunangan ini bukan malah dirinya yang terjebak dalam pertunangan ini.
Sedangkan Ayara dari tadi hanya diam dan menunduk hatinya sudah sangat hancur meski dirinya tak mencintainya bagaimana bisa ia menanggung malu sekeluarga jika calon pria meninggalkannya tanpa alasan.
"Bertunangan lah sementara dengan Ayara nak setelah itu kau bebas Memutuskannya..."ucap ibu Ayara
__ADS_1
"Bagaimana dengan tawaran papa tadi Arkana cepat putuskan waktumu tinggal 5 menit lagi..." Ucap Zain tegas.
Arkana dilanda kebingungan dan frustasi bagaimana bisa ia menjadi calon pengganti yang kabur dihari pertunangannya "memalukan".
Hening
"Baiklah aku mau.."
suara Arkana memecah keheningan yang sontak membuat Semua orang terkejut tak terkecuali Ayara yang langsung mendongak menatap tak percaya.
"Kau sudah benar meengambil keputusan yang tepat..." Ucap papa Zain menepuk bahu putranya.
"Terima kasih banyak nak.." .
Arkana sudah selesai ganti baju ia sudah menggunakan tuxedo yang harusnya dipakai oleh alexs aura ketampanannya berkali-kali lipat memancar sampai Ayara tak berkedip menatapnya
"Yaa aku tau aku memang tampan tidak perlu melihat ku seperti itu..."
"Kau sombong sekali tuan muda..." Gumamnya
"Ya sudah ayo turun para tamu sudah menunggu..."
****
Para tamu langsung kaget dengan kehadiran Arkana yang didampingi oleh kedua orang tuanya yang sedang turun tangga yang disusul keluarga Ayara di belakangnya. Kasat kusut mulai terdengar dari para tamu
"Ngapain keluarga tuan Zain berada disana..?"
"Tuan muda Arkana mengapa memakai baju yang sama dengan nona Ayara..?"
"Bukankah calonnya tuan Alexs buana...?"
"Tuan muda Arkana tampan sekali.."
"Keluarga Buana juga tak terlihat disini..."
Akhirnya tuan Zain angkat bicara dan membuat para tamu langsung diam.
"Para tamu yang saya hormati jangan kaget ini sudah saya rencanakan seminggu yang lalu bersama keluarga Ayara, namun kesalahan fatal yang dilakukan oleh tuan Buana mengakibatkan salahnya nama dalam undangan tersebut dan ini real putra tunggal saya yang akan bertunangan dengan putri pak Rahman, nanti saya akan menyuruh tuan Buana untuk konfirmasi kepada media terima kasih..."
Pak Zain memang sudah menyuruh para anak buahnya untuk menangkap Buana dan membawa awak media ke Hotel.
Acara pun dimulai dengan memasangkan cincin secara bergantian yang sontak membuat tepuk tangan bergemuruh di Hotel itu, Tak ada yang berani menanyakan kebenaran semua orang langsung percaya dengan ucapan tuan Zain karena beliau termasuk orang yang disegani oleh seluruh perusahaan.
Tuan Buana hadir ditengah-tengah acara dimulai ia mendapat tatapan tajam dari tuan Zain dan ia mulai berbicara
"Mohon perhatiannya sebentar..."
Awak media langsung menghidupkan kameranya
"ini kesalahan fatal yang saya lakukan saya salah memberi nama untuk calon laki-lakinya pada tukang foto copy undangannya dan saya sangat meminta maaf pada kedua keluarga besar ini.." tutur tuan Buana
Dan lantas membuat para tamu mengangguk dan sangat percaya.
Sebelum tuan Buana datang ke hotel tersebut tuan Zain sudah menemuinya terlebih dahulu.
__ADS_1
"Berikan pengumuman pada semua orang jika kau yang melakukan kesalahan fatal dalam mencetak undangannya, jika kau salah bicara bisa dipastikan kalau perusahaan mu akan gulung tikar selamanya..".
jangan lupa simpan difavorit