
hay readers like dulu ok👍karena autor juga butuh asupan. lanjuuut
Next...
Gemericiknya air di Kamar Mandi menandakan bahwa seseorang sedang melakukan ritual mandinya disana, yaa dialah seorang ceo muda pemimpin dari Arkana Group sekaligus pewaris tunggal dari perusahaan wijaya Zain corp yang kekuasaannya masih berada ditangan sang papa, lelaki yang memiliki nama lengkap Arkana Wijaya Zain ini, yang dijuluki dengan lelaki sejuta pesona dengan sifat dinginnya bak kutub utara mampu menaklukkan hati wanita bahkan hampir seluruh wanita mengantri untuk sekedar disapa oleh sang Arkana ini dan dia juga mendapat julukan dengan lelaki anti lengket karena semua wanita yang menghampirinya akan ditolak mentah-mentah oleh dirinya.
Setelah menyelesaikan ritual mandinya, Arkana sudah terlihat sangat segar mengingat tadi malamnya yang disuruh lembur bekerja oleh sang papa. lelaki yang memiliki paras tampan agak ke bulean itu sudah tampak rapi dengan memakai setelan jas warna hitam senada yang sangat pas dengan warna kulitnya yang putih.
Kamar yang di interior dengan model modern ini yang bernuansa serba putih itu menandakan bahwa sang pemilik kamar merupakan tipe yang sangat bersih...bagaimana tidak? Mulai dari tembok hingga isi dalam kamar itu semuanya nyaris sempurna dengan warna putih, siapa lagi kalau bukan tuan muda Arkana sang pemilik kamar yang tak suka dengan hal -hal kotor "Sampah" begitulah ia menyebut sesuatu yang tak disukai dirinya. Lelaki itu keluar dengan tampang dinginnya dari kamar menuju Ruang Makan, letak kamar Arkana memang berada di Lantai dua bersama kedua orang tuanya sedangkan di lantai satu ditempati oleh para pelayan dan tempat Arkana bekerja ketika lembur.
Dimeja makan sudah tampak keberadaan orang tuanya yang sedang menunggu dirinya untuk makan.
"Pagi sayang... "Ucap mama sandra ketika melihat putranya datang
"pagi juga ma..pa.." ucap Arkana dengan sesungging senyuman
ketika Arkana hendak menarik kursinya untuk duduk papa Zain menghentikan aktifitas putranya dengan berkata
"kapan kamu akan menikah..?" ucap papa Zain tegas
mendengar pertanyaan konyol dari sang papa yang selalu melontarkan pertanyaan tentang pernikahan yang sontak membuat Arkana geram dan berniat untuk pergi dari meja makan namun ditahan oleh sang papah
__ADS_1
"jawab dulu Arkana ..." ucap zain lagi
karna setiap Arkana ditanya tentang pernikahan lelaki itu akan menghindar dan selalu pergi dari hadapan Ayahnya, dengan entengnya Arkana menjawab
"nanti .." itulah kata yang selalu dilontarkan oleh Arkana ketika tidak bisa menghindar dari pertanyaan sang papa, jelas saja papa Zain murka mendengar penuturan sang putranya karena setiap kali ditanya jawabannya pasti nanti
" Nanti kapan hah...? Bentak sang papa " Nanti kalau papa dah meninggal..."Ucap Zain dengan murkanya
melihat wajah suaminya yang merah padam mama Sandra langsung mendekati sang suami
"Sabar pah..Nanti jantung papah kambuh lagi.." ucap mama Sandra khawatir
Papa Zain kembali bersuara dengan nada penekanan
"jika dalam waktu dekat kau belum juga menikah terpaksa papa akan menyerahkan seluruh aset kekayaan papa kepada panti asuhan ....dan sebaliknya jika engkau menikah dalam waktu dekat ini maka seluruh aset kekayaan akan sangat mudah jatuh ke tanganmu..." ucapnya
Arkana kaget Mendengar ucapan papahnya pasalnya selama ini Papa nya masih enggan untuk memberikan seluruh aset kekayaannya entah mengapa padahal dirinyalah yang merupakan pewaris tunggal sekaligus anak satu-satunya Zain. Mendapat tawaran yang menggiurkan Arkana langsung menyetujui permintaan sang papa
"ok fine..Arkana akan menikah segera mungkin..." Jawab Arkana lantang diiringi senyuman yang mengembang.
Inilah momen yang sangat ditunggu oleh Arkana penyerahan aset merupakan hal yang sangat ia nantikan, sedangkan kalau mau menikah gadis manapun bisa ia dapatkan jangankan satu, seribu gadis pun bisa ia dapatkan dengan mudah hanya menjentikkan jari karena menurut Arkana semua gadis itu sama, semuanya mata duitan, emang akhir-akhir ini papa nya selalu mendesaknya untuk segera menikah dengan alasan tidak ingin mati dalam keadaan tak menimang cucu, sedangkan Arkana sendiri enggan untuk menikah dengan alasan masih ingin bersenang-senang.
__ADS_1
Perdebatan pun akhirnya selesai , Arkana pun keluar Rumah menuju Kantornya dengan menggunakan mobil Lamborghini Veneno Roadster dengan harga hampir 3 triliun bukan cuma itu saja Lelaki yang sering dipanggil tuan muda itu memiliki banyak sekali koleksi mobil seharga fantastis sehingga lelaki itu mempunyai garasi sendiri. Mobil Lamborghini itu melesat keluar dari gerbang besar rumah yang bercorak kekinian itu yang tampilannya hampir mirip seperti Istana presiden , Arkana menyetir mobilnya dengan sangat bahagia bagaimana tidak? Mengingat hal tadi di Rumahnya ketika sang papa akan memberikan hak warisnya dengan sangat mudah ,
"hanya menikah gampang sekali...?" Ucap Arkana dalam hati,
meski dalam lubuk hatinya yang terdalam Arkana tak yakin jika dirinya bisa mempunyai istri dalam waktu singkat ,
" tak apa Arkana ini hanya sementara setelah kau mendapatkan semua ahli waris itu kau akan menceraikannya dan hidup sendiri lagi.." ucap Arkana untuk menyemangati diri sendiri...hingga ia tersadar dan melihat wanita sedang berlari didepannya yang sontak membuatnya mengerem mendadak walau terlambat.
"Siapa wanita itu? Kenapa dia berlari ditengah jalan, apa yang dia lakukan? dasar gadis gila.."ucap Arkana mengumpat,
Arkana terpaksa turun dari mobilnya untuk melihat keadaan gadis itu, yaa Arkana menabrak kaki gadis itu...
dengan memakai wajah atmosfer dinginnya serta arrogantnya dan tak lupa memakai kaca mata hitam yang bertengger dihidungnya, Arkana turun dari mobil lambonya "apa yang anda lakukan...?kau membuang waktuku nyonya... "ucap Arkana dengan angkuhnya.
Yaa Arkana wijaya Zain lah yang menabrak Ayara hingga kaki gadis itu agak pincang dan tak mengakui kesalahannya, "Arrogant" yaitulah sifatnya karna hampir seluruh perusahaan berada dalam genggamannya dan tunduk kepadanya. jika ia menginginkan perusahaan itu hancur detik ini juga, ia bisa langsung menghancurkannya dalam sekejab dan perusahaan itu bisa dipastikan akan gulung tikar dan akan memulainya dari nol karena perusahaan lain tak akan membantunya dan terlibat masalah dengan tuan muda Arkana karena bisa-bisa perusahaan itu juga akan bernasib sama.
Berhenti dulu guysss...tunggu episode selanjutnya ok👌.
hy readers jangan lupa tinggalkan like dan vote nyaa yaa... karna autor perlu partisipasinya ok.
~pena misteris~
__ADS_1