Bahagia Bersamamu ( Ayara&Arkana)

Bahagia Bersamamu ( Ayara&Arkana)
Bab 5 perjodohan


__ADS_3

Next..


Setelah sesampainya di Restorant, ketika Ayara hendak turun dari mobilnya , Handphone dalam tas Ayara berbunyi menandakan ada panggilan masuk dan Ayara mengurungkan niatnya untuk turun dari mobilnya.


"Assalamualaikum yah.." ucap Ayara lembut.


"Pulang ,ngapain yah? Ayara baru aja sampai.." jawab Ayara


dengan mengernyitkan dahi " Baiklah " ucapan terakhir Ayara membalas telepon dari seberang. Pak Rahmanlah yang menyuruh Ayara pulang.


Ayara terpaksa kembali kerumahnya dengan pikiran yang kacau, bagaimana tidak? Selama ini Ayahnya tak pernah berbicara serius sehingga Ayara harus dipaksa pulang .


"hal penting apa yang akan dibicarakan oleh Ayah kepadaku yaa.."ucap Ayara dengan hati was-was


"Apa ibu sakit ?tapi seandainya kalau ibu sakit Ayah pasti akan langsung memberitahuku.."


Ayara terpaksa menancap gas mobilnya agar segera sampai dirumahnya.


Di Kantor Arkana Group#


Dilain tempat, lelaki yang berumur 25 tahun itu yang tak lain adalah Arkana masih sangat murka dengan pertemuannya dengan gadis sampah itu ketika ia berani-beraninya mengatai ,memarahi dan yang paling penting tak mengenalinya sama sekali,


"Dasar sampah, Akan ku buat perhitungan dengan kau gadis sampah, kau tak tahu berurusan dengan siapa, sebentar lagi dunia mu akan hancur tak tersisa" Ucap Arkana murka.


Sampailah ia didepan kantor "Arkana Group" yang merupakan perusahaan cabang dari Wijaya Zain Corp yang masih dibawah pimpinan sang papa, Ceo tampan itu keluar dengan memasang wajah dingin, arrogant dan tak lupa sifat cueknya yang menambah aura ketampanannya kian memancar, lelaki yang memiliki dua garis keturunan antara indonesia dan italia itu nyaris hampir sempurna dengan kulit putih lembut hidung mancung dan tubuh yang sangat atletis. Memang Wijaya Zain merupakan orang asli indonesia sedangkan Sandra adalah orang italia yang mualaf mengikuti agama sang suami dan ikut ke kota kelahiran sang suami.


Arkana masuk ke dalam kantornya melalui lift husus para petinggi dan para karyawan menunduk tatkala berjumpa dengannya tak terkecuali para wanita yang setiap hari selalu histeris dibuatnya.


Arkana memasuki ruangannya dengan menggebrak pintu yang sontak membuat sang asisten kaget, Roni nama asisten itu sekaligus tangan kanan Arkana, melihat raut dari wajah sang tuan mudanya Roni langsung bisa menebak bahwa sang tuannya sedang sangat murka ia tidak bisa bertanya kenapa karena dia yang akan dapat impasnya lebih baik dirinya diam sampai tuannya sendiri yang bicara, Hingga ia mendengar tuan muda memanggilnya,


" Roni cepat cari tahu tentang gadis sampah ini sedetail mungkin jangan sampai ada yang terlewat..."ucap Arkana sambil memperlihatkan foto Ayara...


yaa Arkana sengaja memotret dari dalam mobilnya ketika Ayara hendak pergi.


"Baik tuan muda.." ucap Roni.


"Kau Ku beri waktu sampai besok pagi jika kau tak dapat mendapatkan informasi tentang gadis sampah itu, tamat riwayat kau.." ancam Arkana,

__ADS_1


Roni menelan ludahnya dengan sulit


"segera laksanakan tuan muda..," ucap Roni,


Roni sudah tahu jika sang tuan mudanya menyebut kata sampah berarti ia sangat tidak menyukai hal itu dan dengan ancaman itu mampu membuat Roni bergetar tapi itu sudah hal lumrah bagi seorang asisten .


Skip


Ayara sudah sampai di gerbang Rumahnya dan bergegas masuk kedalam dengan kaki agak pincang, setelah mengucapkan salam dan menyalami kedua orang tuanya ,Ayara yang hendak bertanya dipotong oleh sang ibu,


"Nak ada apa dengan kakimu?mengapa kau terlihat pincang ?"


"Ayara gak papa bu cuma kecelakaan kecil tadi di Jalan"jawab Ayara.


"Ada hal penting apa yang ayah akan katakan pada Ayara?", tanya Ayara langsung to the point,


sebelum menjawab pertanyaan sang putrinya pak Rahman membuang nafas dalam-dalam


"Nak Ayah sudah memilihkan calon suami untukmu dia adalah anak dari teman Ayah dulu , Ayah sangat berharap kamu menerima perjodohan ini.."ucap Rahman memelas,


deg Ayara shok jantungnya pun berdegup kencang namun detik berikutnya melihat wajah sang Ayah yang memelas Ayara jadi gak tega untuk menolaknya


Mendengar jawaban sang putri yang langsung menerimanya tentu saja pak Rahman sangat bahagia


"Baiklah nak nama calon suami kamu adalah Alexs Buana ia juga merupakan seorang pengusaha terkenal.."ucap sang ayah berbinar


"Alexs buana..?gumam Ayara


"dan nanti malam kita akan makan bersama dengan keluarga mereka di restorant kamu nak.."lanjut sang Ayah.


"Baiklah"


19.30 Ayara sekeluarga sudah bersiap untuk pergi ke Restorant dengan menaiki mobil milik Ayara, Ayara memakai busana gamis warna hitam dengan kerudung pashmina warna silver dengan make up yang tipis dan tak lupa polesan lipstik agar wajahnya tidak pucat. Sesampainya di Restorant ternyata pihak lelaki belum sampai sehingga keluarga Ayara yang harus menunggu.


"yah bu Ayara ke toilet dulu sebentar kebelet "ucap Ayara berdiri


"ya nak jangan lama-lama"ucap ibu

__ADS_1


Setelah selesai dari toilet ketika Ayara hendak melangkah ke tempat kedua orang tuanya, Ayara tak sengaja menabrak seseorang bugh ..map dari tangan orang itu jatuh berserakan di Lantai, segera Ayara membungkuk dan mengambil map itu


"maaf saya tak sengaja menabrakmu" ucap Ayara


sedangkan orang yang ia tabrak tak bergeming dan berdiri mematung


"cantik" gumam Arkana


yaa Arkanalah yang ditabrak oleh Ayara.


"Maaf sekali lagi tuan.."ucap Ayara berdiri,


Alangkah kagetnya Ayara pas tahu kalau yang ia tabrak adalah pria arrogant yang sangat menyebalkan.


"Kau.." ucap Ayara


"ngapain kamu disini, Apa kau sedang wawancara ?"


"Hey gadis sampah ngapain aku disini itu urusanku apa hubungannya denganmu ..dan satu lagi aku bukan reporter ingat itu.." ucap Arkana dengan berapi-api sambil merampas map yang ada ditangan Ayara.


"Dan satu lagi kau itu seperti mau ngelayat, baju kok warna hitam semua, kau itu tak lebih dari sampah" hina Arkana.


"Aku tak butuh penilaian mu tuan Arrogant.."ucap Ayara meninggalkan Arkana. Sebelum ditinggalkan Ayara, Arkana menatap mata itu sekilas


"mengapa mata gadis sampah itu sembam.." dalam hati Arkana.


Setelah dua keluarga besar itu berkumpul mereka mulai membicarakan rencananya,


"bagaimana nak Ayara apa kau menerima perjodohan ini.." tanya Papa alexs


" saya mengikuti keputusan orang tua saya , saya menerima perjodohan ini.." ucap Ayara berusaha tersenyum.


sedangkan Alexs dari tadi hanya memandang wajah Ayara dan begumam "Cantik juga ni cewek, Tajir lagi.." sambil melihat sekeliling restorant itu


"tapi sayang ia bukan tipe ku, baju apa yang ia pakai kayak mau pengajian aja, masak gak tau baju yang lagi trend-trendnya, tapi gak masalah yang penting cuannya ada.." tertawa Alexs dalam hati.


"baiklah acara pertunangannya akan diadakan satu minggu lagi.." ucap papa alexs dan disetujui oleh semua pihak.

__ADS_1


sampai ketemu di part selanjutnya....


~pena misterius~


__ADS_2