
Next
Esok paginya Asisten Roni sudah mendapatkan informasi yang akurat dari informan handalnya ia tinggal menunggu tuan mudanya datang dan membacakannya.
"Roni ..apa kau sudah mendapatkan informasi tentang gadis sampah itu..?"ucap Arkana dengan suara beratnya diambang pintu,
" iya sudah tuan muda.." ucap Roni
"Bacakan.." ucap Arkana sambil duduk dikursi kebesarannya.
"Baik tuan muda"
nama lengkap gadis itu adalah Nabila Ayara Rahman putri semata wayang dari Rahman dan Mirna yang masih berumur 22 tahun Nama panggilan gadis itu adalah Ayara, ia merupakan gadis berhijab dan pengusaha muda yang sukses dibidang tekstil pakaian dan makanan, ia memiliki butik yang dinamakan "Botique NAR" yang berada dikawasan jalan XX yang dijalankan oleh sepupunya sedangkan nona Ayara sendiri mengolah Restorant nya yang tak jauh dari kantor kita tuan..."
"Apakah Restorant NAR itu..?"potong Arkana
" Betul sekali tuan" ucap sang asisten ,
" lanjutkan",
Sang asistenpun melanjutkan membacanya, pak Rahman atau ayah nya sudah pensiun bekerja sejak nona Ayara sukses dan ibunya hanyalah ibu Rumah tangga biasa. Ia juga menanam saham di perusahaan Wijaya Zain corp tuan muda, lanjutnya sontak membuat Arkana kaget dan ia baru ingat bahwa gadis sampah itu pernah bilang padanya kemaren saat perdebatan itu.
"Apa sudah selesai " tanya Arkana
"Belum tuan muda ini ada satu informasi lagi tentang nona Ayara, Ia akan melangsungkan pertunangannya seminggu lagi dengan lelaki pilihan Ayahnya"ucap Roni sang asisten.
"apa semacam perjodohan?" Tanya Arkana
"benar tuan.." ucap sang asisten dan tadi malam merupakan acara pertemuan keluarganya dan calon nya itu adalah Alexs buana sang buaya darat dan informasinya ini sudah sangat akurat tuan muda.
"Bagus saya akan berikan bonus kepadamu bulan ini..sudah sana keluar tugasmu sudah selesai.."ucap Arkana dengan dinginnya ,
mendengar kata bonus sang asisten langsung tersenyum dan berucap "terima kasih tuan muda..saya mohon undur diri..".
Oh jadi karena itu dia berdandan tadi malam Menarik juga kehidupan gadis sampah itu, saya tidak perlu repot-repot Untuk menghancurkan usahanya cukup gagalkan pertunangannya sudah membuat nya malu sekeluarga tunggu saja pembalasan ku gadis sampah kau salah telah bermain-main denganku .
Langkah sepatu membuyarkan lamunan Arkana ia menoleh dan mendapati sintya berjalan dan duduk di sofa ruangannya,
"Kemana saja kau tak pernah menghubungiku dan kau tak pernah mengangkat telpon dari ku." Tanya sintya dengah kesal
"sibuk "jawab singkat Arkana,
sintya merupakan teman masa kecil Arkana dan sekaligus model yang bekerja sama dengannya,
"Apa kau tak merindukan ku?" Tanya Sintya beranjak dari sofa menghampiri Arkana
__ADS_1
" Tentu saja tidak jangan lebay.." ucap datar Arkana
"kau jahat Arkana kau telah mengirimku ke luar negeri dalam waktu lama.."rengek Sintya
"itu memang pekerjaan seorang model, kalau kau tak mau mengapa kau tak memutuskan kontak saja.."jawab Arkana sinis,
setelah tumbuh dewasa Arkana tidak menyukai sifat sintya yang terlalu agresif, ia menampakkan bahwa dirinya sangat menyukai nya pada saat itulah Arkana menjaga jarak padanya.
"kok kamu gitu sih" manja Sintya
"kalau gak ada urusan lagi, silahkan keluar saya lagi sibuk ," ucap Arkana lagi
"Aku gak mau keluar aku masih rindu.. Arkana" Rengek sintya
"Roniii.."panggil Arkana kepada asisten
"Iya tuan muda"
Arkana memberi kode kepada asisten dan Roni pun langsung mengerti
"sebaiknya nona Sintya keluar sebelum saya panggilkan Security" Ancam Roni
"berani-beraninya kamu ngancam saya sudah bosan hidup kamu.."marah Sintya
sedangkan Arkana masih diam melihat perdebatan itu sehingga ia bersuara
"Roni kau sudah bosan bekerja padaku "ucap Arkana dengan suara beratnya
" tidak tuan muda " ucap Roni sambil menyeret Sintya keluar,
Terpaksa Sintya keluar dari ruangan Arkana,
"sudah cukup aku bisa jalan sendiri, aku tak sudi dipegang oleh mu" ucap Sintya sangar.
Setelah kepergian asisten itu Sintya sangat kesal dengan wajah merah padam seraya berkata
"Arkana aku akan mendapatkanmu bagai manapun caranya dan kau akan bertekuk lutut dihadapan seorang model Sintya pramana.."itulah janji Sintya .
Di Restorant NAR#
Arkana memiliki janji dengan kolega bisnisnya di Restorant NAR saat jam istirahat, tentu saja Arkana tidak bisa menolak permintaan klien nya itu demi profesional nya bekerja, dengan alasan apa yang akan ia berikan untuk menolaknya, tidak mungkin kan ia mengatakan kalau Restorant itu milik gadis sampah yang membuat popularitasnya akan turun.
Arkana sudah sampai di Restorant NAR bersama Roni asistennya, ia langsung menuju ruang VIP menemui klien yang sudah menunggunya,
"selamat siang Tuan muda.." ucap kolega bisnisnya sambil berdiri dan berjabat tangan,
__ADS_1
"siang.." ucap Arkana dengan tampang dinginnya,
sedangkan sang asisten menarik kursi untuk tuan mudanya duduk.
"Kita akan pesan makanan terlebih dahulu tuan muda, pasti tuan muda belum makan mengingat ini jam istirahat kantor.."ucap kolega bisnis itu berbasa-basi
"Hmm.." hanya deheman yang keluar dari mulut Arkana,
kolega bisnis itu memanggil pelayan untuk memesan menu makanan
"Tuan muda apa yang ingin kau pesan?" Tanyanya,
"samakan.."lagi-lagi ucapan Arkana sangat simple dan berwibawa membuat kolega bisnis itu membuang nafas berat, Begitulah sifat Arkana jika dalam dunia bisnis yang mewarisi sifat sang papa, Akhirnya Kolega bisnis itu memesan menu yang sama dengan minuman yang sama juga.
Pada saat itu Ayara baru tiba di Restorantnya tepat saat jam istirahat kantor tiba dapat dipastikan kalau suasananya sangat ramai dan padat banyak orang berlalu lalang di Restoran itu mengingat restorant itu termasuk tempat favorit para semua kalangan, sedangkan para pelayan sangat sibuk mengantar pesanan kepada para pengunjung, Ayara memasuki Restorant dan berniat membantu para karyawannya yang kewalahan, Ayara sering sekali melayani para pengunjung sehingga pengunjung senang bisa langsung dilayani oleh sang pemilik sendiri. Ayara menyetop karyawan yang membawa nampan berisi menu yang hendak mengantar ke pengunjung
"Sini biar saya aja yang mengantar, kamu bantu yang lain saja..."ucap Ayara sambil mengambil nampan dari tangan pelayan itu
"pesanan nomor berapa..?" Tanya nya lagi
"Baik nona, ini pesanan ruang VIP disebelah sana.."Tunjuk sang pelayan,
"Baiklah" ucap Ayara melangkah pergi.
Sesampai nya didepan pintu, Ayara mengetuk pintu dan masuk keruangan VIP itu
"permisi.."ucap Ayara tersenyum lembut tatapannya masih mengarah ke bawah sehingga ia tak sadar dengan siapa ia berhadapan,
"dasar gadis sampah selalu tebar senyuman dimanapun ia berada.." ucap Arkana dalam hati.
Ayara masih tak menyadari keberadaan pria arrogant yang menyebalkan itu, hingga ia kaget saat kolega bisnis itu mengatakan
"Silahkan dinikmati hidangannya tuan muda Arkana..." ucap kolega bisnis itu sangat sopan, Ayara yang sedari tadi menunduk masih mencerna ucapan kolega bisnis itu
"Tuan muda Arkana.." gumamnya
"apa ia berada dihadapan ku..?"ucap ayara dalam hati, Dan pada saat Ayara mengangkat kepalanya untuk melihat siapa orang yang berada dihadapannya, Deg mata itu langsung menabrak retina Ayara yang membuatnya terkejut bukan main,
"pria Arrogant.."gumamnya ia masih tak percaya dengan kebenaran ini, ia masih mencoba memastikannya kembali dengan bertanya kepada kolega bisnis itu
"Apa ini tuan muda Arkana Wijaya Zain, penerus tunggal Wijaya Zain corp..?"ucap Ayara dengan hati dag dig dug sambil menunjuk Arkana
"ia benar nona apa ada yang salah..?"tanya kolega bisnis itu.
~pena misterius~
__ADS_1