Behind A New World Untuk Liliana Su

Behind A New World Untuk Liliana Su
BAB 11 OBSESI MIJIN


__ADS_3

Medengar itu jack menjadi sangat semangat dan berterima kasih kepada buyut lilina, namun.........


Saat akan meninggalkan aula pertemuan buyut IX tiba-tiba membuka suara “Jack kamu harus bisa meyakinkan liliana untuk kembali, kamu harus memberikan alasan yang kuat untuk dia kembali. Jika tidak ia bisa saja hidup disana karena ia memiliki keistimewaan” ujarnya dengan tegas.


Mendengar suara buyut liliana jack kembali diam mematung dan mencerna maksud perkataan dari buyut IX.


Setelah menimang-nimang kalimat yang akan dilontarkan jack ia kemudian membuka suara “Maksud tuan liliana bisa saja hidup dengan normal disana tanpa konsekuensi? Aku rasa liliana bukan berasal dari dunia itu!”.


Mendengar ucapan jack buyut IX pun menjawab dengan tenang “Liliana bisa hidup didua zaman karena dia sangat istimewa, dialah yang menjadi sumber kejayaan keluarga besar SU dan merupakan orang yang sangat berharga dizaman dia berada sekarang. Jika kau memiliki alasan yang kuat untuk membawanya kebumi maka ia akan kembali” ujarnya kemudian lalu ia berdiri dan meninggalkan kursi kebesarannya dan memasuki ruang istirahatnya.


Mendengar hal tersebut jack sangat terpaku dengan pikiran memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi.


Dengan tekad yang kuat jack akan membawa liliana kembali kesisinya dengan menjadikannya istrinya dan menjadi tambatan hatinya.


Sebelum jack pulang seorang wanita yang terlihat masih cantik walaupun usianya sudah tua memberikan sebuah bingkisan kepada jack dan berkata “kumohon bawalah kembali liliana, aku percaya kepadamu” ujarnya pergi berlalu.


Memikirkan semua hal yang terjadi hari ini membuat jack pusing kemudian ia memasuki kamar mandi dan berendam untuk mendinginkan pikirannya.


*


Kembali kepada mijin yang merasa sangat jatuh cinta kepada liliana ia senyum-senyum mesum memikirkan liliana berada dalam kungkungannya.


“Aihh sepertinya aku jatuh hati pada liliana, dia sangat sempurna. Bibir tipis dan semerah buah ceri, kulit putih bersih dan sehalus porselen,Tubuh tinggi dan berisi pada bagian-bagian tertentu, rambut yang indah dan aroma tubuh yang memabukkan” mijin membayangkan.


Kemudian mijin memanggil pengawal untuk memanggil seorang pelukis untuk menghadap kepadanya.


Setelah pelukis datang mijin menyuruh pelukis untuk melukis liliana dengan pakaian yang cukup seksi, kemudian melukis wajah liliana dengan wajah ceria, dan yang terakhir melukis liliana dengan kelopak mata tertutup dan bibir tersenyum.


Lukisan yang telah selesai langsung mijin simpan ditempat yang sangat rahasia agar dia bisa memandang lukisan tersebut sebagai fantasi liarnya.


Sebelum merbahkan tubuhnya mijin menyuruh seorang pengawal untuk membunuh pelukis tersebut dan membuang mayatnya kejurang dibelakang desa.

__ADS_1


Mijin melakukan hal tersebut agar pelukis itu tidak membayangkan lukisan yang telah dilukis karna tubuh liliana hanya dia seorang yang berhak.


Setelah mijin mengarungi mimpi tiba-tiba muncul bayangan seseorang yang mengawasi semua aktivitas mijin dan tersenyum sinis.


“Sungguh menjijikkan bajingan itu, dia menjadikan liliana sebagai fantasi liarnya. Uhhhh aku ingin muntah rasanya” batin tami ta sembari melirik sinis kepada mijin yang sudah terlelap.


Setelah melihat mijin sudah terlelap tami ta pun menjalankan segala rencana yang telah disusun dengan liliana.


Tami ta berjalan kearah gudang dan membuat beberapa titik tempat menyalakan api untuk melumpuhkan desa ini.


Saat malam semakin larut dan penjaga yang akan berganti shif, liliana dan tami ta melakukan tugas masing-masing.


Liliana pergi ke penjara bawah tanah dan membuka sel penjara dan mengarahkan gadis tawanan ketaman dengan hati-hati.


Sementara tami ta menyalakan api dan berlari ketaman, melihat para gadis tawanan yang sudah berkumpul ia mengajak liliana dan semua gadis menuju sebuah pintu belakang desa sebelum penjaga melihat kobaran api.


“Api....kebakaran....kebakaran....tolong” teriak penjaga, melihat sijago merah yang sudah melalap lumbung penyimpanan makanan semua warga dan penjaga berfokus memadamkan api.


“Brengsek kenapa kamu masuk tanpa mengetuk pintu!! “ teriak mijin dengan urat kemarahan yang muncul.


Mendengar teriakan mijin penjaga langsung membeku kemudian dengan terbata-bata berkata “ma..af maafkan aku tetua, saya hanya ingin melaporkan bahwa lumbung penyimpanan makanan dan beberapa rumah persembahan terbakar” ucapnya dengan wajah yang sangat ketakutan.


“Apaaa....kenapa baru malapor bodohhh..... sekarang kerahkan semua penduduk untuk memadamkan api dirumah persembahan. Aku akan segera menyusul” ujarnya kemudian ia menutup pintu dengan keras dan memakai jubahnya.


Mijin langsung berjalan dengan cepat kerumah persembahan dan mengeluarkan kekuatan air dari telapak tangannya sehingga api langsung padam.


Setelah meilihat api padam ia berkata kepada penjaga untuk membersihkan tempat ini kemudian ia menghilang dan muncul ditengah-tengah kebakaran didalam lumbung.


“Sepertinya lumbung ini sengaja dibakar agar desa ini kelaparan, sungguh licik sekali orang itu. Aku yakin ini pasti perbuatan gadis ****** itu” raungnya dengan kemarahan yang memuncak.


Kemudian ia mengarahkan telapak tangannya kesijago merah dan api pun padam, setelah itu dia berkata “Penjaga cepat cara keseluruh rumah didesa keberadaan tami ta, dia yang sudah melakukan ini” teriak mijin dengan suara yang nyaring.

__ADS_1


Mijin berjalan kekamar tempat liliana beberapa hari ini tidur namun ia tidak mendapati keberadaan liliana, kemudian ia mendeteksi keberaan lilian namun keberadaanya tidak terdeteksi atau liliana seperti tidak pernah datang kesini.


Hal ini membuat puncak kemarahan mijin semakin mejadi-jadi kemudian ia berteriak “Penjaga.....penjaga....”.


Dengan cepat kepala penjaga menghadap mijin dan berlutut, melihat penjaga yang berlutut mijin dengan emosi memuncak menendang penjaga dengan kuat.


“Aku menyuruhmu untuk menjaga gadis yang dikamar ini, kemana dia? Haaa” teriaknya dengan suara yang menggelegar.


Penjaga yang mendengar teriakan mijin menyeka darah disudut bibirnya dan berkata “maafkan aku tetua, aku tadi fokus memadamkan kebakaran sehingga melalaikan tugas saya”.


“kamu memang sangat bodoh, mejaga seorang gadis saja tidak bisa. Sekarang kerahkan seluruh prajurit dan semua warga untuk mencari gadis itu” ucapnya dengan keras.


“baik tetua akan saya laksanakan” ujarnya kemudian pergi dari hadapan mijin.


Mijin yang pucat langsung merebahkan tubuhnya ditempat tidur lilian kemudian langsung menutup kedua kelopak matanya.


Mijin kelelahan karna memadakan api dengan mengeluarkan banyak kekuatan sehingga membuat tubuhnya tidak bertenaga.


Sebelum benar-benar menutup kedua kelopak matanya dia berujar dengan pelan “Liliana sayang aku akan segera menemukanmu dan membawamu kembali. Kamu hanya milikku dan selamanya milikku seorang”


Sementara liliana, tami ta dan gadis tawanan sudah sampai ditengah-tengah hutan mereka berpisah karena jalur perjalanan mereka berbeda.


Liliana menoleh rombongan gadis dan berkata “Aku harus berpisah dengan kalian disini, aku masih ada urusan penting”.


Mendengar hal tersebut para gadis hanya memaklumi dan mengucapkan terima kasih kepada liliana dan tami ta karna sudah menyelamatkan mereka.


Setelah mereka berpisah dan mengambil jalur perjalan masing- masing, liliana dan tami ta tiba-tiba mendengar suara jejak kaki yang sangat banyak dan...


Jangan lupa dukung karya author terus ya...


salam dari lee ya

__ADS_1


Like, komen, dan vote juga ya


__ADS_2