Behind A New World Untuk Liliana Su

Behind A New World Untuk Liliana Su
Bab 19 Mijin Yang Akan Berpetualangan


__ADS_3

Setelah selesai memadamkan kobaran api, mijin menyuruh semua pengawal mencari segala penjuru keberadaan liliana, Saat mengetahui bahwa liliana belum ditemukan membuat mijin marah. Kemudian mijin pergi keruang persembahan untuk mengambil lukisan liliana kemudian ia menghirup dalam-dalam untuk mendeteksi keberadaan liliana namun aura liliana tidak terdeteksi.


“kenapa aura liliana dan budak itu (tami ta) apa jangan-jangan liliana mempunyai kekuatan menghilangkan aura...atau jangan-jangan ada yang membantunya keluar dari sini.” Batin mijin, banyak dugaan-dugaan yang muncul dipikiran mijin.


Kemudian mijin memanggil orang kepercayaannya untuk menjaga desa karna ia akan melakukan penyisiran kembali untuk mencari liliana. Pencarian yang mereka lakukan sebenarnya sudah sangat lama namun karna tami ta dan liliana jarang keluar rumah membuat mereka aman dan jejak mereka sudah dihilangkan oleh liu meng.


Mijin pun memutuskan untuk melakukan mencari keberadaan liliana, karna liliana dapat meningkatkan kekuatannya karna ia telah melihat kekutan penyembuhan liliana.


Flashback


Saat liliana menjelajahi semua sudut desa, ia melihat keadaan tami ta yang sangat mengenaskan. Kemudian liliana menyembuhkan memar dan luka-luka luar tami ta tanpa ia sadari sepasang mata memandangnya dengan tatapan kagum, cinta, sensual, memangsa seperti seekor binatang buas yang memandang mangsanya.


Back to story


Mengingat hal itu menumbuhkan semangat mijin untuk mancari keberadaan liliana, dengan semangat ia menyuruh palayan wanita untuk mengemasi barang-barang bawaannya.


Kemudian pagi hari sebuah kuda sudah disiap kan didepan gerbang desa dan bekal mijin sudah berada diatas punggung kuda. Kemudian sebuah ritual dilakukan untuk memberkati perjalanan tetua desa.


Ritual yang dilakukan ada dengan menyembelih seekor kuda, darah kuda disirami diatas badan kuda tunggangan mijin. Kemudian semua masyarakat dan mijin mengerumungi kuda dan memotong kuda untuk dimakan secara langsung agar perjalanan mijin sampai pada tujuan.


Setelah ritual diselesaikan mijin menaiki kuda dan segera melakukan perjalannya, Ditengah perjalanan mijin menggunakan kekuatan mata nya untuk menerawang keadaan disekililingnya.


Ia melihat beberapa gadis cantik disebuah taman yang berada ditepi hutan, kemudian mijin mengarahkan kudanya kearah gadis-gadis cantik.


“banyak sekali gadis cantik disini, harusnya sekarang aku bisa mencari mangsa yang tepat. Apa anak buah ku belum sampai didaerah ini ya?” batin mijin.

__ADS_1


Tap....tap....tap, Mendengar suara tapak kaki kuda yang mendekat membuat gadis menoleh 3 orang gadis itu merupakan teman baik.


Gadis berbaju kuning berkata “Hai tuan darimana hendak kemana?” tanyanya sembari meneliti tubuh mijin.


Mendengar pertanyaan gadis berbaju kuning mjin langsung menjawab “Aku dari negeri jauh dan hendak pergi ke kota terdekat”.


Gadis berbaju kuning yang agak genit berkata “kami tau arah ke kota tuan, perkenalkan nama saya minah” ucap gadis sembari menatap mijin dengan sensual.


Melihat sebuah kesempatan dan keberuntungan membuat mijin sengat senang “Perkenalkan saya mijin, bisakah nona mengantarkan saya ? ujarnya mijin dengan tatapan mengarah ke gadis baju kuning kemudian melihat semua kedua teman lainnya.


Dengan senang hati minah memperkenalkan temannya yaitu jisa dan sona kepada mijin. Dengan tatapan panas minah mendekat kearah mijin dan mengelilinginya kemudia menarik tangan mijin kesebuah gubuk yang dekat dengan taman.


Kedua teman minah yang sudah paham kembali melanjutkan aktivitasnya tanpa terganggu dengan temannya minah.


Sementara didalam gubuk minah menutup pintu kemudian ia mendekati miji dan berkata “Tuan kamu sangat seksi, bisakah saya merasakannya? Ujar minah dengan menggigit bibir bawahnya.


Mendengar respon mijin yang tidak menolak iapun berkata “Tenang tuan mereka akan mendapatkan gilirannya, Sekarang nikmatilah layanan kami tuan. Ahh...ahh” desahnya sembari membuka kain yang melekat ditubuhnya.


Setelah menyelesaikan ritualnya minah berkata “biarkan aku memanggil mereka tuan, Tapi aku ingin melihat cara mereka bermain dengan tuan secara bersamaan, ahh kau tau tuan itu sangat...luar biasa “ desah nya sembari berdiri dan memanggil temannya.


Kemudian keempat insan ambruk dan ketiduran, Saat tenah malam tiba mijin bangun dan melirik bahwa ia ketiduran dibawah sebuah pohon besar. Kemudian ia tersadar bahwa yang ia alami hanyalah sebuah mimpi basah karna celananya basah.


“Sial aku bisa ketiduran lagi, Sebaiknya aku makan malam dulu” Batin mijin.


Pagi hari telah tiba, mijin terbangun dengan cahaya metahari yang menyilaukan sehingga ganggunya tidur.

__ADS_1


Kemudian mijin melanjutkan perjalanan dan selama diperjalana mijin tidak mengalami kendala.


Setelah melakukan perjalanan jauh selama 2 hari ia sampai dipusat kota. Semua orang sangat sibuk dengan kegiatan masing-masing. Kemudian mijin mencari sebuah penginapan yang murah untuk beristirahat karna ia membutuhkan tidur yang berkualitas mengembalikan kesegeran nya.


Mijin menghabiskan waktu seharian didalam penginapan untuk tidur dan bermeditasi dan untuk makanan mijin meminum darah sisa ritual pemberangkatannya.


Kemudian ia mengganti penampilannya untuk melakukan penyamaran, mijin takut ia dikenali oleh liliana dan tami ta. Mijin mendapat identitas sebagai seorang tukang jualan makanan ringan karna mijin merupakan seorang buron kerajaaan.


Saat mijin menata jualannya ia melihat banyak gadis cantik yang berjalan-jalan kota membuat mijin semangat. Mijin semangat mmelihat gadis karna ia ingin menjadikan para gadis sebagai tumbal.


Saat ia sibuk melihat lihat semua aktivitas orang-orang ia terfokus pada seorang gadis cantik yang tidak ia sadari bahwa gadis cantik yang ia pandangi adalah tami ta yang sudah sembuh bahkan wajahnya lebih cantik sekarang daripada yang dulu.


Kemudian ia melihat gadis itu tertawa dan gadis disebelahnya yang memakai cadar, gadis yang memakai cadar adalah liliana.


Liliana yang sadar ada yang memperhatikannya segera mengarahkan pandangannya ke sekelilingnya namun tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan. Namun kedua mata liliana terbelalak saat mengetahui mijin sedang menyamar dan liliana membisikkan ada bahaya pada tami ta dengan kode kedipan mata liliana. melihat kode bahaya yang diberikan liliana membuat tami ta berpura pura membeli makanan dan berjalan ke restoran yang di ikuti Liliana.


Kemudian liliana menarik tangan tami ta dan Keluar dari pintu belakang restoran, tami ta yang trauma akan penculikan yang pernah ia alami membuatnya langsung gemetaran.


"tami ta tenang, aku akan menolongmu jadi jangan takut" ucap Liliana sembari mengamati keadaan sekitar.


setelah Liliana merasa aman ia langsung masuk ke kreta kuda dan bersiap kembali ke mansion keluarga meng.


sang kusir yang melihat kedatangan nona muda langsung menjalankan kreta kuda. tapi tiba tiba...


Jangan lupa dukung karya aku ya readers

__ADS_1


Like, coment, dan jadikan favorite ya..


__ADS_2