Behind A New World Untuk Liliana Su

Behind A New World Untuk Liliana Su
BAB 27 Belajar Menahan Diri


__ADS_3

“Kak tubuhku terasa sangat panas....ahh” ucap liliana sembari berusaha menutup mulutnya


menahan sesuatu yang ia rasakan. Namun hal itu bukan hanya liliana yang


merasakannya.


“Liliana sepertinya kita masuk kedalam ruangan yang salah, ini ruangan tempat pengantin


baru melakukan hubungan suami istri” ucap liu meng dengan muka memerah menahan


hasratnya.


“Jadi kita  ahh ... harus bagaimana kak? Aku


sudah tidaj bisa menahan diriku lagi” ucap tami ta dengan muka merah dengan


diiringi ******* kecil.


Sebenarnya  kita tidak bisa keluar dari ruangan ini sebelum fajar tiba, ini ruangan yang


dirangcang khusus. Tapi aku ada solusi untuk mengatasi ini” ucap liu meng,


kemudian ia menambahkan “aku tidak akan melakukan yang lebih,”.


Karna liliana sudah tidak bisa menahannya terpaksa ia harus mengiyakan solusi dari


liu meng. Dengan menahan ahasrat yang besar liu meng mengangkat tubuh liliana


diatas pangkuannya sehingga bagian tubuhnya yang menonjol langsung terhimpit.


Liliana yang merasakan sesuatu yang menggangjal dibokongnya hanya bisa menahat urat


malu, kemudian liu meng menuntun liliana bergerak diatas tubuhnya. Dan liu meng


mengecup leher liliana dan sesekali meremas dada liliana.


Karna efeknya yang sangat besar membuat kedua sejoli hanya bisa memepercepat


aktivitasnya tanpa melakukan hubungan suami istri.


Liliana bergerak dengan tempo yang cepat diatas pangkuan liu meng dan liu meng semakin


meremas kuat bokong lialiana. “Ahhhh..ahhh hmpp” akhirnya kepuasan mereka


dapatkan dengan saling menyentuh tanpa melewati batas. Mereka yang keringatan


segera tidur agar cepat bangun sebelum ada yang melihat mereka esok hari.


Pagi hari telah tiba dan liliana yang terbiasa bangun cepat langsung membuka kedua


kelopak matanya dan ia terkejut melihat liu meng tidur disebelahnya. Dengan


panik liliana memeriksa bajunya ia bernafas lega “huhhh syukur lah Tuhan,


Ternyata aku masih memakai baju lengkap”.


Kemudian liliana dengan segera bangun dan meninggalkan liu yang berpura-pura tidur.


Kemudian liu meng membuka kelopak mata dan senyum-senyum mengingat kejadian


semalam.


Flasback


Sebelum liu meng mengikuti liliana keaula pertemuan, ia telah membuat sebuah jebakan


agar ia memiliki waktu dengan liliana. Setelah ia mempersiapkan ruangan kedap


suara dengan sihir, liu meng meninggalkan ruangan dan tanpa diketahui oleh liu


meng seseorang menyalakan dupa untuk meningkatkan gairah bagi yang


menghirupnya. Seseorang yang menyalakan dupa itu yang tak lain adalah seorang


kepala pengawal yang ingin menghabiskan waktunya bersama dengan kekasihnya yang


merupakan seorang kepala pelayan. Hubungan keduanya belum diketahui oleh tuan


besar meng karna mereka takut dihukum.

__ADS_1


Flasback end


“Siapa yang telah menyalakan dupa diruangan ini? Disatu sisi itu menguntungkan bagiku


sehingga saya memiliki waktu yang sangat intim dengan liana, tapi jika saja


yang datang bukan liana pasti sudah terjadi bencana. Aku harus menyelidiki


masalah ini tanpa diketahui oleh siapapun” batin liu meng.


Kemudian liu meng meninggalkan ruangan dan kembali kepaviliun nya untuk membersihkan


diri.


Lilina kembali kepaviliun dan menyuruh dayangnya untuk membantu ia membereskan barang bawaannya,


setelah ia menyusun barang bawaannya ia menitipkan surat kepada dayang agar


surat itu ia samapaikan kepada tami ta.



Liliana berjalan kegerbang mansion dan melihat seekor kuda putih yang telah dipersipkan


untuk keberangkatannya. Liliana kemudian menaiki kuda dan berbalik sebelum


meninggalakn mansion dan melambaikan tangan kepada beberapa pengawal dan


pelayan yang mengantar kepergian liliana dalam melanjutkan petualangannya.


“Sampai jumpa semuanya dan terimakasih sudah mengantarku, Semoga kita bertemu lagi”


ucap liliana sembari memacu kudanya.


“Sampai jumpa juga nona dan semoga nona diberkati oleh dewa” ucap pengawal dan pelayan


dengan serentak.


Penjaga gerbang berkata “Padahal nona sangat baik sekali, dia tak pernah merendahkan kita”.


“Ia juga sangat serasi dengan tuan muda, sangat disayangkan mereka tidak menikah”


celetuk salah satu pelayan.


dayang liliana sembari melangkahkan kakinya ke ruang makan untuk menyampaikan


surat dari liliana.


Kepergian liliana yang sangat mendadak dikarenakan ia malu akan kejadian semalam dan


bingung harus bersikap kepada tuan muda liu meng sehingga ia memutuskan


melanjutkan perjalanan tanpa berpamitan.


Diruang makan semua sudah berkumpul mereka hanya menungu kedatangan liliana untuk


sarapan.


“Tumben liliana belum kunjung datang, ada apa dengannya ya?” ujar tuan besar xiu meng


dengan tenang.


Mendengar ucapan sang ayah membuat tami ta langsung menjawab “Hmmm pasti dia ketiduran


lagi, liana dangat susah bangun ayah”.


Mendengar adik dan ayahnya yang berdebat membuat liu meng mengingat kejadian yang


membuatnya memantapkan hati untuk mendapatkan hati liliana. “Kenapa liana belum


datang ya, apa mungkin dia malu??” batinnya liu meng.


Namun tiba-tiba seorang pengawal memberitahukan bahwa dayang liliana didapan aula


makan, tanpa basa-basi tuan meng langsung mempersilahkan dayang tersebut masuk.


“lapor tuan, hamba datang ingin menyampaikan pesan dari nona liliana” ucapnya membari


bersujud tanpa berani mengangkat kepalanya.

__ADS_1


“Katakan” ucap tuan xiu meng dengan tenang.


Dayang pun menjelaskan “Baik tuan, nona liliana meninggalkan mansion untuk melanjutkan


perjanalannya,,,,” namun tami ta langsung berdiri “ Apaaa? Kenapa ia tidak memberitahukan


nya padaku, lancang.....” teriak tami ta.


Pelayan  itu pun gemetaran dan tuan besar xiu meng segera menghentikan tindakan tami ta “Jaga


sikap kamu putriku dan kamu lanjutkan “ ucapnya.


Tami ta segera duduk kembali dan dayang itu melanjutkan penjelasan sembari


menyerahkan surat itu kepada tuan besar xiu meng.


Setelah itu mereka kembali kepaviun masing-masing, Tuan besar xiu meng merasa


berterimakasih kepada liliana karna pergi tanpa diketahui oleh tami ta. Semua


ini ia lakukan agar tami ta tidak memaksakan diri mengikuti liliana.


“Maafkan aku putriku aku harus melakukan ini agar kamu tidak memaksaku menginjinkan mu


mengikuti liliana, Liliana gadis yang sudah ditakdirkan dan tidak semua orang


bisa bertahan disisinya karna akan banyak bahaya yang menantinya” Batin tuan


besar xiu meng.


Kemudian tuan besar xiu meng membuka gulungan surat yang telah liliana tulis, Surat


tersebut berisikan rasa trimaka kasih liliana untuk tempat tinggal dan semua


yang yang telah dilakukan oleh tuan besar xiu meng. Namun diakhir surat ada


kalimat yang mengganggu pikiran tuan besar xiu meng “Aku adalah putri dari


gadis masa depan itu”.


Kemudian  tuan besar xiu meng mengingat semua kenangannya dengan gadis cantik dan unik


yang ia temui, “Setidaknya aku tahu bahwa kamu selamat dan kembali keduniamu”


batinnya.


Tok...tok..tok “ayah bisakah kita bicara sebentar?” tanya liu meng dari balik pintu. Xiu meng


yang mendengar itu menjawab “iya putraku, silahkan masuk” jawabnya.


“Aku rasa kamu ingin menyampaikan sesuatu, apa itu?” ucap tuan besar xiu meng


setelah melihat putranya masuk dan duduk disofa.


“Ayah  aku ingin menyusul liliana, aku mengkhawatirkan dia” ucapnya langsung.


“Dia bukan wanita lemah dan melanjutkan perjalanannya sudah menjadi keputusannya,


biarkan lah dia mencari jati dirinya sendiri” ucap tuan besar xiu meng.


Mendengar jawaban sang ayah membuat liu meng langsung berkata “ Tapi ayah aku sangat mencintainya,


aku jatuh hati padanya, jantungku selalu berdebar-debar saat berada didekanya


ayah. Aku mohon ijinkan aku menyusul kepergiannya..”.


“Ayah sangat mengerti perasaanmu nak, aku akan merestui hubungan kalian jika kau


berhasil mendapatkan hatinya. Namun kamu harus menahan diri terlebih dahulu,


biarkan ia melakukan petualangannya sendirian karna ia sangat istimewa” ucapnya


kemudian.


Mendengar keputusan tuan besar xiu meng membuat liu meng hanya bisa mengiyakan dan hanya


bisa bertindak secara diam-diam.


Kemudian mereka mengakhiri pembicaraan mereka dan kembali pada aktivitas masing-masing.

__ADS_1


 Jangan lupa dukung karya aku ya readers


Like,coment, dan jadikan favorite ya..


__ADS_2