Behind A New World Untuk Liliana Su

Behind A New World Untuk Liliana Su
BAB 3 CINTA YANG TERBALASKAN


__ADS_3

Setelah mendengarkan pengakuan jack, keduanya diam untuk beberapa menit untuk mencerna pengakuan jack, sementara jack berpikir diamnya liliana menandakan bahwa cintanya ditolak.


“Jack, mungkin aku belum mencintaimu. Namun aku akan membuka hatiku untukmu” kata liana seraya berdiri dan memeluk jack dari belakang


“liana kamu serius akan membuka hati untukku” kata jack sambil membalikkan badan


”Iya jack”, kata liana sambil memalingkan wajah


Jack langsung memeluk liana dengan erat kemudian membenamkan wajahnya keceruk leher diana sambil sesekali menyesapnya, tangannya mengelus-elus punggung badan liana yang mulus “Liana, hosh...hosh aku.... aku” kata jack sambil menormalkan detak jantungnya


JACK POV


Aku sangat terkejut saat liana memberikan aku kesempatan untuk mengisi hatinya, dari dulu aku sangat mencintainya sampai aku selalu menjaga hatiku agar hanya mencintainya, aku selalu membayangkan dia dibawah kungkungan ku dengan tatapan yang mendamba, suaranya sangat indah bagaikan lagu kesanyangan ku, senyumnya selalu menghipnotis ku untuk bertekuk lutut untuknya, tawanya seakan mengalihkan dunia-ku, bodynya. Uhhh sangat menggoda ahhh shitt....Astaga kenapa otakku kotor begini? Tapi aku tidak bisa memungkiri bahwa aku sangat mencintai semua yang ada pada liliana


Back to Story


Jack langsung melepaskan pelukannya dan menormalkan kelelakian-nya yang sudah bangun “Liana maafkan aku, hampir saja aku kelepasan tadi” kata jack.


Liana diam sambil mencerna perkataan jack, “Apa tadi yang menonjol diperut ku, apa itu .....oh my God!?” Liana membatin sambil melebarkan bola matanya.


“ Jack, ayok kita duduk dan makan siang matahari sudah terik” kata liana terbata-bata sambil melihat tubuh bagian bawah jack


Author: wkwkwk para readers jangan membayangkan apa yang dipikirkan liliana ya.

__ADS_1


Liliana dan jack langsung menghabiskan bekal yang sudah disiapkan oleh bibi ma, kemudian mereka langsung ke villa karna langit sudah mendung.


SEMENTARA DI ZAMAN KUNO


“Hormat Tuan, saya ingin melaporkan informasi yang sangat penting” kata Jason sambil membungkukkan badannya. Jason adalah pengawal pribadi dan tangan tangan kanan pria bertopeng. terkenal dengan sikap dingin, disiplin, kejam, dan setia terhadap junjungannya


“Bangunkan Jason, katakan apa yang kamu ingin sampaikan” kata pria yang bertopeng dengan tegas tanpa menatap Jason


“Lapor tuan, saya ingin melaporkan bahwa ramalan dari tetua agung dari lembah suci sudah dituliskan dalam surat ini tuan” kata Jason sambil menyerahkan gulungan kertas


“kemari kan surat itu, kembali dan lanjutkan pencarian mu tentang mata-mata yang ada di istana ini, kamu harus membersikan tikus-tikus itu sesegera mungkin ” kata pria bertopeng sambil mengambil gulungan kertas tersebut


“baiklah tuan” kata Jason langsung membungkuk sambil menghilang


“mm sepertinya ramalan ini berhubungan dengan mimpi-mimpi ku tentang gadis cantik itu. Aku sungguh tidak sabar menunggumu gadis kecil, kamu adalah milikku” pria bertopeng membatin sambil membaca gulungan tersebut dan mengangkat sedikit kedua sudut bibirnya.


“Jack, lihat bintang yang paling bersinar itu. Aku berharap bisa seperti bintang itu, bercahaya di kegelapan malam” kata Liliana dengan senyum lembutnya.


Jack langsung menoleh dan menatap kedua bola mata liliana dengan dalam sambil berkata “kamu sudah menjadi bintang untukku liliana “


“Apa maksudmu jack? “ kata liliana dengan mengalihkan pandangan dari tatapan jack


Jack Berdiri dan melangkahkan kakinya menjauhi api unggun “ Liliana aku mencintaimu”.

__ADS_1


“Coba katan sekali lagi jack, aku ngak dengar....” kata liliana sambil menahan senyum kegirangannya


“Liliana aku mencintaimu........” jack berteriak sekuat kuatnya.


Jack berjalan kearah liliana kemudian dia memeluk liliana. “Beri aku kesempatan untuk mencintaimu liliana, Will you be my girlfriend?” kata jack.


Liliana melepaskan pelukan jack dan berjalan menjauhi jack dan berjalan mengarah di tepi pantai kemudian berteriak “ Aku Mau, Jack aku mau....” hush....hush..hush


Jack yang kegirangan langsung berlari dan memeluk tubuh mungil liliana dengan erat, namun naas karena terkejut mereka jatuh sambil berpelukan. Liliana jatuh tepat diatas dada bidang jack, Liliana merasakan tonjolan otot perut jack sehingga pipinya merona.


“Liliana terimakasih” kata jack sambil menghembuskan nafasnya di ceruk leher liliana. Liliana menegang merasakan terpaan hangatnya nafas jack.


Dua sejoli yang merasakan gejolak cinta tanpa sadar saling mendekatkan bibirnya, saling menyesap, *******, dan liliana membuka bibirnya sehingga mereka secara leluasa bertukar saliva. Tangan jack tak tinggal diam, tangan kanannya menyusup kedalam dress liliana dan mengelus-elus paha putih, halus, dan bening.


Liliana merasakan tonjolan jack yang tepat diatas perutnya dan menarik kesadarannya. “Ahh..... jack, jangan dilanjutkan”.


Jack yang mendengarkan ******* dan suara lirih liliana yang tertahankan segera menjauhkan diri dari liliana. “ah maafkan aku, aku kelepasan” kata jack sembari merapikan kembali bajunya.


Liliana hanya diam dengan muka memerah menahan malu. Ia hampir hampir menikmati apa yang dilakukan jack terhadapnya ralat ia menikmatinya “ jack bagaimana dengan...itu mu jack” kata liliana dan melirik celana jack yang terasa sesak


“Ohh, **** aku bisa menangani ini. Tpi kita pacaran kan sayang ?” kata jack dengan mengarahkan pandangannya ke bibir ranum liliana


“Ah itu.... iya kita pacaran. Sudah larut malam jack, ayok kembali ke villa” kata liliana dengan gugup

__ADS_1


“ iya sayang, panggil aku dengan sebutan sayang atau baby aja “ kata jack dengan menghampiri gadis cantik yang menjerat segala cintanya itu untuk pulang ke villa.


Diperjalanan pulang Liliana dan jack berjalan dengan tangan yang saling bertaut, Malam ini menjadi saksi cinta jack yang terbalaskan tidak bertepuk sebelah tangan.


__ADS_2