
Sementara jack yang kebingungan mencari keberadaan pulau yang liliana tempati tiba-tiba menghilang membuatnya sangat frustasi dan merasa sangat bersalah terhadap kekasihnya.
Dengan mengerahkan semua penjaga milik keluarga su untuk mencari informasi sekecil apapun untuk menemukan keberadaan pulau.
“Arrggg kemana menghilangnya pulau itu.... sialan dimana berkas-berkas bukti pembelian pulau itu” teriak jack dengan frustasi.
Ditengah kekalutan jack tiba-tiba ada yang menyelonong masuk tanpa mengetuk pintu. “Jack aku mohon kita balikan lagi ya, aku sungguh mencintaimu” kata Dea dengan bergelayut manja dilengan jack.
Dea adalah seorang wanita dewasa yang sangat tergila-gila dengan ketampanan jack, ia juga berprofesi menjadi seorang model diperusahaan liliana yang dikelola oleh jack.
Kemudian dengan mengumpulkan keberaniannya Dea duduk dipangkuan jack, kemudian tangan nakalnya meraba-raba dada bidang nan kekar jack.
Jack yang merasakan beban berat hanya membiarkan dea melakukan apapun, jack berpikir kalau dea sudah bosan pasti pulang dengan sendirinya.
Keterdiaman jack membuat dea semakin agresif dan berpikir bahwa jack juga menginginkan dirinya, dengan keberanian penuh dea mulai menggerak-gerakkan pinggulnya.
Jack yang mulai menikmati gerakan dea dan ia pun mulai mengup leher dea dan mengendus-endus, kemudian tangan kirinya menahan tenguk dea supaya ciuaman mereka semakin dalam.
“Uhhh...ahhh..”desahan kecil mulai keluar dari bibir dea. Dea merasakan tonjolan yang mengeras dan itu semakin membuat dea kehilangan kewarasannya.
Kemudian jack yang merasakan birahinya naik malah semakin menekan pinggul dea, kemudian dia menggendong dea dan membawanya kesofa.
Namun saat dea akan membuka kancing baju jack tangannya ditahan oleh jack. Kemudian dengan marah mendorong dea dan berkata dengan dingin“Pergi sekarang selagi aku memberimu waktu, Aku akan menghambisimu jika dalam hitungan 3 kamu masih disini”.
Melihat raut wajah jack yang sangat dingin dan aura kekejaman menguar dari tubuhnya membuat dea langsung merinding.
Tanpa sepatah kata dea langsung pergi meninggalkan jack dengan muka marah.
“Maafkan aku sayang, hampir saja aku menghianatimu. Tapi sungguh aku sangat merindukanmu” batin jack dengan air mata yang menguncur dari kedua sudut matanya.
Sementara liliana yang sudah bangun menyusuri setiap sudut ruangan digubuk tersebut. Ketika liliana melihat sebuah lukisan sebuah kerajaan yang sangat indah tanpa sengaja tangannya menyenggol sebuah buku.
“Buku apa ini” batin liliana kemudian membolak-balikkan buku dan membaca buku tersebut sambil bersandar diperaduannya kembali.
Setelah membaca keseluruhan isi buku liliana menyadari bahwa dirinya transmigrasi. “Hnnn sepertinya aku bertransmigrasi” ujar liliana dengan lirih.
“Apa.....aa..ku bertransmigrasi, astaga kenapa bisa begini. Aku harus pulang, tapi bagaimana caranya” teriak liliana kemudian dengan mondar mandir. Dan tanpa sengaja ia menginjak pecahan guci sehingga kakinya berdarah.
__ADS_1
“Ouhhh ini sungguh perih....”kemudian liliana mengambil botol minumnya untuk menuangkan air minum untuk membersihkan luka.
Saat luka sudah dibersihkan tanpa sengaja ia memikirkan tanpa pulih dan samar-samar cahaya putih keluar dari telapak tangannya.
“Wahhh.... cahaya apa ini. Lukaku sembuh....in sungguh ajaib” teriak liliana dengan antusias.
“Apa aku punya kekuatan ya?, sebaiknya aku mencoba menyembuhkan bekas luka yang ada dilenganku” batin liliana.
“ aku tau mungkin ini keistimewaanku karna bertransmigrasi, seperti di novel-novel yang aku baca juga besgitu. Kalo ngak salah juga dunia ini sangat kejam” batin liliana dengan semangat yang sudah surut.
“Aku harus menyusun rencana agar aku bisa bertahan hidup dan kembali lagi kebumi. Aku jadi rindu sama jack, apa dia merindukanku juga? “ lirih liliana dengan mata berkaca – kaca.
Setelah menulis rencananya agar bisa bertahan hidup, liliana kembali menyimpan bollpointnya ke dalam tas.
Rencana agar bisa bertahan hidup (Semangat liliana):
Berbaur dengan masyarakat setempat
Meningkatkan kekutanku dan menyembunyikannya agar tidak menjadi pusat perhatian
Keluar dari hutan
Mencari kakek biyan dan bibi ma
“Aku rasa listnya sudah cukup, sekarang aku harus bergegas mengambil semua buku-buku yang berguna untukku” batin liliana dengan memasukkan beberapa buku kedalam tas nya.
Liliana merasa ada orang berjalan kearahnya, dengan tergesa-gesa ia berlari kearah yang berlawanan.
Sementara orang yang mengejarnya sudah sampai digubuk namun tidak menemukan siapa-siapa. Kemudian Pemimpinnya berjalan kearah peraduan dan menyentuhnya.
“Sepertinya dia tidur disini semalam, peraduan ini masih sangat hangat.” Batinnya, kemudian ia berteriak “ Cepat berpencar kesegala arah, dia baru meninggal tempat ini.
Tanpa babibu semua pengawal langsung berlari kesegala arah untuk mencari gadis yang disurh oleh pimpinannya.
__ADS_1
Dengan nafas yang tersenggal senggal liliana berlari tanpa arah, kemudian ia melihat sebuah gua yang tersembunyi diantara tebing batu yang tinggi. Dengan sangat pelan ia masuk kedalam goa.
“wahh ini sangat indah....aku harus memfotonya agar bisa kuupload ke instagram aku “ ujar liliana dengan semangat.
Tanpa liliana sadari ada seorang pria yang bertapa ditengah-tengah danau yang ada didalam goa.
“ada patung juga, tapi kenapa patung ini seperti manusia saja. Sangat tanpan” celetuk liliana.
Sementara pria yang bertapa adalah pria bertopeng yang sedang melakukan tapa tertutup. Jiwa pria bertopeng bekeliaran digoa dan mengamati semua tindakan liliana.
Jiwa pria bertopeng tersebut sangat heran dengan penanmpilan liliana yang sangat aneh walaupun seksi.
Pria bertopeng berusaha untuk menyentuh tangan liliana namun tidak bisa karna ia hanya jiwa saja, kemudia ia berusaha masuk keraga nya namun tida bisa.
Karna sudah lelah ia kemudian hanya mengamati aktivitas liliana didalam goa, pria bertopeng melihat liliana yang bersembunyi dan ia menyadari bahwa liliana dikerjar oleh beberapa orang, kemudian ia membuat segel agar goa tidak terlihat dari dunia luar.
Setelah mendengar jejak kali yang sudah menjauh liliana keluar dari tempat pesembunyiannya dan berjalan kearah patung.
“Heyy.. kamu patung atau manusia? “ teriak liliana dengan menggoyang-goyangkan badan pria bertopeng.
Karna tidak ada respon lilina pun mengambil handphone dan mengambil beberapa foto pria bertopeng dan ia berpose ala sepasang kekasih yang akan berciuman.
Namun jiwa pria bertopeng senyum malu – malu melihat semua tingkah liliana “dia sangat imut, ingin rasanya mengurung dia didalam kamarku” kata pria bertopeng dengan pipi merah.
Karna sudah malam dan liliana pun berkeringat, ia memutuskan sebentar lagi akan mandi. Dia mengambil perkakas mandi.
Sementara pria bertopeng kembali diuji ketahanan imanya, dia melihat keringat liliana yang mengalir dileher jenjang membuatnya terlihat sangat seksi.
Melihat hal yang akan dilakukan liliana, jack kembali menelan ludahnya secara kasar karna liliana hanya memakai tantop dan hotpans untuk mandi.
Kemudian pria bertopeng membalikkan badannya untuk mengalihkan pandangannya dan menetralkan detakan jantungnya yang berpacu dengan cepat.
Setelah liliana menyelesaikan ritual mandinya, ia membentang matras dan menaburkan garam garam disekitarnya dan langsung masuk kealam mimpi.
Melihat semua aktivitas liliana pria bertopeng sangat heran dan bertanya-tanya mengapa menamburkan bumbu dapur disekelilingnya.
Kemudian setelah melihat liliana sangat pulas dalam tidurnya, pria bertopengpun tidur sambil memeluk liliana dan menyusupkan kepalanya keceruk leher liliana.
__ADS_1
Kemudian pria bertopeng mengelus-elus rambut liliana seolah hal itu adalah hal yang sangat menyenangkan.
Namun saat pria bertopeng ingin mencium bibir liliana, kedua bola mata liliana terbuka dan....