BELENGGU CINTA [ BALAS DENDAM ]

BELENGGU CINTA [ BALAS DENDAM ]
BAB 29


__ADS_3

"Dasar tuan muda gila."


Seorang pria yang terus saja memaki tuan nya karena prihal hukum ia tidak menyangka jika tuan mudanya begitu gila sampai ia harus di hukum begitu berat. Ia lebih suka kena tembak ketimbang hukuman rumit ini.


Kendra Wilkinson yang memaki tuanya karena mendapatkan hukuman menghitung bintang dan itu harus ada buktinya.


"Dasar tuan muda kejam akan ku..."


Ucapan Kendra harus terpotong karena ia mendengar suara bariton yang begitu dingin sampai ia harus merasakan hembusan dinginnya. Lalu Kendra berbalik, dan benar saja ia mendapati tuanya sedang berdiri di belakangnya. Dengan mata elangnya.


"Teryata kau suka sekali menggerutu Ki, ku ya dari belakang?!"


Pria yang tanpa sengaja mendengar perkataan Kendra langsung menghampiri nya. Dengan berkata dengan dingin nya. Ya dia adalah Zayn.


Tapi Kendra hanya cengengesan saja ia sedang mencari cara agar tuanya tidak menghukum nya dengan berat.


"Tuan. Maafkan lah hamba mu ini, aku tidak akan lagi-lagi deh mengumpat mu dari belakang."Kendra berbicara dengan muka yang di buat-buat sedih. Agar tuannya mau memaafkan dirinya.


CK,Zayn hanya berdecak sebel karena tingkah laku asisten sekaligus temannya itu, yang selalu bikin muka imut. Karena ia tidak tega melihat sahabatnya yang sok sedih.


"Baiklah akan ku maafkan kamu."


Kendra yang mendengar perkataan tuanya langsung mengembangkan senyum bahagianya. Mungkin kah Dewi Fortuna berpihak kepadanya. Jika benar iya, maka ia akan menjalankan puasa tujuh hari dan ia juga akan mandi kembang tujuh rupa. Pikiran Kendra langsung melayang ke hal aneh-aneh.


"Aku tau. Apa yang kau pikirkan,maka dari itu aku akan menghukum mu dengan menghitung jumlah bintang."


Zayn tertawa jahatnya saat berhasil mengerjai asisten nya yang ga punya rasa takut padanya.


"Tuan apa tidak ada cara lain.?" Kendra berkata dengan lembut kepada tuannya. Sambil bernegosiasi dengannya. Karena ia tau bahwa tuannya tidak sekejam itu dengan sahabat nya. Mana bisa ia menghitung jumlah bintang.


Zayn yang mendengar negosiasi dari asistennya tidak menggubris perkataan asisten nya, lalu ia berlalu pergi dari hadapannya.


*****


Sementara itu di sebuah mansion keluarga fernandez. Mereka sedang makan malam dengan diam.


Lalu seorang pria berbeda generasi memecah keheningan dengan berkata dengan dingin. "Lusa aku akan pergi ke Luar negeri."perkataan pria itu sontak membuat mereka yang ada di sana terkejut


"Apa maksudmu Jo.?" Wanita itu berkata kepada anaknya dengan sedih.


Bukannya menjawab pertanyaan ibunya. Ia langsung pergi dari ruang makan. Ia sudah memikirkan dengan matang bahwa ia akan pergi dari negara ini untuk melupakan cintanya. Tapi ia tidak akan pernah melupakan apa yang terlah mereka perbuat, sambil mengepalkan tangannya.


***


Kembali lagi ke mansion keluarga Anderson.


Saat ini seorang wanita yang Tampa malu dengan menggunakan pakaian minim ia berjalan dengan lenggak-lenggok memasuki mansion itu.


Lalu wanita itu berjalan menghampiri seorang pria yang sedang duduk di ruang keluarga dan bersama keluarganya.

__ADS_1


"Hai, sayang. Apa kau merindukanku?"wanita itu berbicara dengan suara manjanya.


"Kau.?!"Pria itu sangat terkejut. Melihat kedatangan wanita yang sangat begitu membenci nya.


"Iya sayang ini aku Bianca Liza. Kekasih mu?"Bianca berkata dengan percaya diri nya. Ya wanita itu adalah Bianca Liza Ozawa,


"Aku bukan kekasihmu, Kekasih mu itu sudah tiada!!"


Zayn berkata dengan dingin. Karena wanita ini membuat adiknya terpuruk dengan keadaan yang memperihatinkan. Bahkan dia terang-terangan menjalin kasih di depan adiknya.


"Apa maksudmu Ayen? Aku tau kamu ayen kan?"Bianca berkata dengan tidak percaya.


Kendra. Yang sejak tadi hanya diam saja karena menahan amarahnya. Langsung meluapkan emosi nya.


"Nona sebaiknya kau pergi dari sini. Karena kami tidak ingin melihat kau ada di sini lagi!!"Kendra berbicara dengan suara dinginnya. Karena ia tau bahwa wanita yang ada di depannya begitu di benci oleh tuan nya. Ia tidak ingin permasalahan berapa taun yang lalu, kembali lagi.


Bianca yang mendengar perkataan asisten dari kekasihnya begitu kesal padanya."Siapa kamu?, Aku ini adalah kekasih dari tuan mu. Jadi kau harus bersikap sopan pada ku."Bianca berkata dengan suara sombongnya.


Zayn. Yang sudah kehabisan kesabaran langsung, menyeret Bianca keluar dari ruang keluarga dan membawanya ke halaman rumahnya. Lalu mendorong Bianca sampai tersungkur ke depan. Mereka yang menyaksikan hanya bisa melihat saja. Ada rasa ngeri, kasihan. Kepada Bianca.


"Akan ku katakan sekali lagi bahwa kekasih mu sudah tiada."Zayn berkata dengan dingin. Kepada Bianca, ia sudah begitu muak dengan kesombongan dan ke arogan yang di miliki oleh bianca.


Bianca mendengar perkataan pria yang di depannya merasa terlah di bohongin."Jika kekasihku sudah tiada, lalu siapa kau hantu?"Bianca berbicara dengan tertawa. Tanpa ia duga ada seorang yang terlah menampar pipinya.


"Pasti dengan kekerasan. Kau akan memahami siapa diriku.?"


Zayn berkata dengan dingin,karena sifatnya dengan sifat adiknya begitu jauh berbeda. Jika dirinya seorang tempramental maka adiknya seorang pria yang begitu kalem dan lembut. Dan jika dirinya kejam dingin, maka adiknya, sebaliknya.


Kendra pun berkata, kalau dia bukanlah zeyyen. Melainkan Zayn, sodara kembar dari zeyyen.


Setelah. Kendra berkata seperti itu, Zayn pun langsung mengusir bianca dengan tidak hormat.


Zayn sudah memikirkan matang-matang bahwa ia akan menerima zevanya sebagai istrinya,dan ia juga sudah memaafkan kesalahannya yang menimpa adiknya, walaupun ia tau bahwa kecelakaan itu bukan sepenuhnya kesalahan zevanya tapi karena si misterius. Yang ingin menghancurkan nya. Namun ia Belum tau siapa orang di Balik semua ini.


Ia sangat bahagia bahwa anak yang di kandung istrinya adalah kembar dan kehamilannya sekarang sudah memasuki usia delapan bulan. Bahkan ia selalu menjaga kondisi zevanya. Agar tidak terjadi apa-apa.


***


Pagi pun tiba. Saatnya semua orang beraktivitas kembali.


Saat ini ia sedang berada di restoran bersama sahabat-sahabatnya. Mereka sering di sebut sebagai Pandawa oleh bunda fara, karena mereka berjumlah lima, dan mereka juga sering berkumpul di rumahnya.


"Ehm. Aku di sini ingin Pamit pada kalian." Zayn bicara dengan dingin. Kepada sahabatnya. Karena ia takut apa yang ia pikirkan selama ini akan jadi kenyataan.


Mereka yang sedang menikmati hidangannya langsung berhenti setelah mendengar perkataan sahabatnya, yang terkesan Aneh. Lalu mereka saling pandang dan menatap Zayn dengan tanda tanya.


"aku cuma pergi ke LN untuk urusan pribadi."Zayn berkata dengan dingin. Saat melihat wajah bingung mereka.


Mereka cuma menanggapi dengan ber'oh ria. Karena mereka tau bahwa Zayn sedang mengurus perusahaan di LN, tapi yang bikin mereka bingung adalah perkataan nya, namun mereka tidak ambil pusing. Mereka pun menghabiskan waktunya untuk saling bercanda, ya walaupun Zayn tidak tertawa maupun bicara tapi mereka sangat bahagia.

__ADS_1


"Kalau gitu kami permisi dulu."


Kendra berkata kepada teman-teman nya. Lalu pergi meninggalkan tempat itu bersama Zayn. Tapi saat ia akan keluar dari restoran ada seorang yang menabrak dirinya.


"Tuan tolong aku,ada orang yang mengincar ku."wanita itu berkata dengan lirih kepada Kendra.


Zayn yang mendengar perkataan wanita itu langsung menyuruh Kendra untuk membawanya ke sebuah mansion tersembunyi nya.


Dengan patuh Kendra mengantarkan wanita yang ia tabrak ke mansion tersembunyi milik tuanya.


**


Setelah berapa saat. Mereka terlah sampai di mansion nya. Dan mereka sudah di sambut oleh bundanya.


Karena. Bundanya tau bahwa anak laki-laki nya. Akan pergi ke LN jadi ia sudah mempersiapkan segalanya untuk kebutuhan anaknya.


"Sayang. Kau dari mana saja.?, Bukankah kau harus pergi ke LN."bunda berkata dengan lembut kepada anaknya.


"Iya bunda. Satu jam lagi aku akan berangkat."


Setelah mengatakan itu ia langsung pergi dari hadapannya. Utuk mempersiapkan segalanya yang ia butuhkan selama satu bulan. Tapi saat ia sampai di kamarnya sudah ada istrinya yang sudah mempersiapkan semuanya.


"Sayang kau sudah mempersiapkan segalanya?"Zayn berkata dengan lembut kepada istrinya. Sambil memeluk pinggang istrinya.


"Tentu saja, dan aku mohon cepatlah kembali.?"Zevanya berkata dengan lirih. Entah kenapa ia merasakan firasat buruk. Yang akan menimpa kepada keluarga nya.


"Baiklah aku akan cepat kembali. Untuk menemani istriku lahiran."Zayn berucap dengan lembut.


Zayn.pun membersihkan tubuhnya, dan bersiap-siap. Dengan memakai pakaian yang sudah di persiapkan oleh istrinya.


**


Bandara internasional.


Zevanya. Yang melihat Zayn. Sudah take off, merasa sedih.


Oma leanna. Yang tau akan kesedihan zevanya, langsung menenangkan, agar tidak perlu khawatir. Karena ada Oma yang akan menemaninya. Ia pun mengajak mantu'nya pulang.


Tibalah mereka di mansion nya,lalu mereka langsung berjalan memasuki rumah tapi tanpa sengaja ia menabrak sebuah bingkai foto yang terletak di sebuah lemari kecil ya tidak jauh dari ia berjalan.


"Zayn...."


...----------------...


NANTIKAN KELANJUTAN CERITA BELENGGU CINTA BALAS DENDAM.


Dan JANGAN LUPA LIKE END KOMEN DI BAWAH SINI.


MOHON MAAF JIKA ADA TULISAN YANG MASIH KURANG RAPIH DAN CERITANYA MEMBINGUNGKAN. SOALNYA SAYA BARU PERTAMA.

__ADS_1


TOLONG BERIKAN SARAN DAN PENDAPAT DARI KALIAN...


...( TERIMA KASIH )...


__ADS_2