BELENGGU CINTA [ BALAS DENDAM ]

BELENGGU CINTA [ BALAS DENDAM ]
Ketidak kesetujuan Zayn.


__ADS_3

Malam pun tiba. Saat ini seluruh anggota keluarga anderson sedang makan malam dengan tenang dan damai.


Setelah makan malam selesai mereka langsung pergi ke ruang keluarga,. ruang di mana tempat kumpulnya Keluarga.


Sebelum memulai membicarakan hal penting,. klarenzo menarik nafas dalam-dalam. Dan "Anak-anak, saat ini mamah kalian sedang hamil!!"Ucap dingin klarenzo mengejutkan mereka.


"APA?!"


Ucap mereka serempak, mereka merasa sangat terkejut dengan perkataan papahnya barusan. "Coba, papah. Ulangi sekali lagi?!"Ucap Zayn dengan dingin.


Klarenzo pun mengulangi perkataan nya barusan. Dan itu bener-bener membuat. Anak, mantu, cucu, anindita merasa. Terkejut, syok, lemas, bercampur aduk menjadi satu.


"Yeh. Bentar lagi Zarga akan punya adek."Ucap Zarga. Sambil loncat-loncat.


"Eh bocil, bukan Ade. Tapi kau akan memiliki paman kecil."Ucap zeyyen dengan sinis. Kepada keponakannya.


"Kan sudah berapa kali aku bilang, mamah ga boleh hamil lagi. Aku ga suka itu."Bentak Zayn.


"Kau tidak boleh egois zayn. Walau bagaimanapun juga ini adalah anugerah dari Tuhan."Dengan refleks klarenzo membentak anak tirinya.


"Tapi Zayn tidak setuju?!"


"Setuju atau tidaknya itu bukan urusan mu, karena papa juga ingin memiliki seorang putra kandung!!" Bentaknya tanpa sadar melukai perasaan Zayn.


Karena merasa pusing, Zayn pun berpamitan kepada mereka untuk istirahat sejenak. Lalu ia mengajak istrinya pergi ke kamarnya.


Anindita yang melihat kepergian anak sulungnya merasa sedih, ia tak mengira kalau anaknya Zayn, membenci dirinya karena terlah mengandung anak di usia yang sudah menginjak setengah abad.


Lalu ia menatap suaminya, agar mau memberikan jalan keluar dari permasalahan ini.


Klarenzo yang melihat kegundahan hati istri langsung menenangkannya, agar tidak perlu khawatir dengan perilaku Zayn terhadap dirinya.


Ia juga salah terlah berkata seperti itu, pasti putranya sangat sedih.


"Mama, tidak perlu khawatir. Mungkin saat ini kak Zayn sedang banyak masalah, apa lagi tadi di kantor ia bertengkar dengan karyawan nya."Zahair menenangkan mamah'nya. agar tidak terlalu memikirkan perkataan Zayn.


Zahair lalu mengajak anak-anak untuk tidur karena hari sudah mulai gelap.


Satu per satu. Mereka pun meninggalkan ruang keluarga.


**

__ADS_1


"Sayang. Seharusnya kau tidak boleh seperti itu kepada mamah?"Azalia berkata dengan lembut.


"Terus aku harus apa za? Kau tau kan kalau mamah sudah tidak bisa hamil lagi, apa lagi mereka sudah memiliki cucu !!"Zayn sedikit menaikan nada suaranya.


"Zay! Aku tak menyangka kalau kau berkata seperti itu, seharusnya kita bahagia. Karena mamah masih di kasih kepercayaan sama Tuhan."Azalia, sangat marah karena suaminya berani berkata seperti itu.


"Mulai malam ini kau tidak akan mendapatkan jatah dari ku. Sampai kau mau menerima bayi yang mamah kandung!!"Setelah berkata seperti itu, ia pergi tidur, tanpa mempedulikan suaminya memohon agar tidak memberi hukuman seperti itu.


Namun semua itu tidak di gubris oleh Azalia. Karena tak mendapatkan jawaban, Zayn pergi menyusul istrinya tidur.


**


Sementara yang lain sedang tidur, tapi tidak dengan seorang pria yang sedang marah besar karena, kelakuan istrinya yang di luar nalar.


"Gara-gara kau, wanita yang aku cintai. Pergi meninggalkan ku?"Ucap marah pria itu.


"Haha" Wanita itu tertawa terbahak bahak, "Seharusnya kau salahkan dirimu, kenapa kau tidak bisa menahan hasrat mu. Jika kau sudah memiliki kekasih? Tuan Gabriel Oliver mateo!!" Ucap wanita itu dengan sinis. Yang tak lain adalah Angel Pieters, istri dari tuan Gabriel.


Lalu ia melanjutkan perkataannya. "Jika lelaki sejati, dan setia kepada pasangannya. Mana mungkin dia akan tergoda."


Gabriel lalu pergi tanpa berkata apa-apa, kepada istrinya.


**


"Bentar lagi kehancuran akan segera datang menghampiri kaliannnnn. Semua!!" Seorang misterius itu bergumam dengan sendirinya. Karena ia akan mencapai keberhasilan yang akan membuat Keluarga mereka hanya berkeping-keping.


***


Saat ini Anindita sedang melamun karena tak kesetujuan anaknya,yang tidak ingin dirinya hamil lagi. "Mas, apa kita gugurin saja kandunganku?"Kata Anindita dengan sedih.


Perkataan Anindita membuat Klarenzo sangat terkejut. "Sayang kau jangan pernah melakukan hal seperti itu. Mungkin saat ini Zayn belum bisa menerima, tapi lambat laun Zayn akan menerima nya."ucap klarenzo.


***


"Aksa. Kapan kamu akan memiliki seorang anak, apa kau tau temen-temen bunda, sudah memiliki cucu semua."Ujar seorang wanita kepada putranya.


AKSARA VALENTINO BIMANTARA. Yang merasa pusing karena Bundanya selalu saja meminta cucu, mereka kan tau kalau dirinya belum menikah. Lah terus ia akan buat sama siapa. Masa Sama mba Kunti kan ga enak. "Ia bun, nanti aksara buatin bunda cucu sampai saru lusin."Setelah mengatakan itu ia pergi ke kamarnya, karena setiap dirinya pulang dari kantor pasti sudah di tagih minta cucu.


"Dasar, anak ga tau terima kasih, bunda kan cuma minta cucu. Kenapa dia tidak ngasih, dia tidak tau apa kalau aku sudah membesar dia."Gerutu Valsena yang merasa kesel.


"Bun, Bun, kau ini aneh sekali, Kau kan tau kalau putra kita belum menikah. Trus anak kita harus bikin sama siapa, sama mba Kunti gitu?"Ucap seorang pria kepada istrinya.

__ADS_1


Valsena pun baru menyadari kalau putranya belum memiliki istri, lalu ia berinisiatif untuk menjodohkan putranya dengan anak sahabatnya.


**


Saat ini matahari sudah mulai menampakkan dirinya, untuk menggantikan kerja sang bulan.


"Pagi semua"


Satu per satu anggota keluarga mulai berdatangan ke meja makan,


Saat ini tinggal Zayn dan sang istri, yang turun. Mereka pun berjalan ke arah meja makan yang sudah berisi anggota keluarga nya.


Namun ada kecanggungan di antara Zayn dangan sang mama, karena permasalahan yang semalam.


Karena suaminya tidak meminta maaf kepada mama, lantas Azalia menginjak kaki suami.


Zayn yang kakinya di injak, mendesah kesakitan. Lalu ia menatap sang istri, tapi sang istri hanya tersenyum tanpa dosa.


Zayn mengetahui sifat istrinya Hanya pasrah. "Mah, maaf jika tadi malam. Zayn bicara seperti itu."Zayn memohon maaf kepada orang tuanya. Agar mau memaafkan dirinya.


Klarenzo dan Anindita saling pandang, dan Klarenzo mengangguk pelan.


Melihat jawaban dari suaminya, ia pun memaafkan putranya. "Mama,. sudah memaafkan kamu sayang, mamah juga akan menggugurkan kandungan mamah."


Sontak perkataan Anindita membuat mereka terkejut, Zayn yang melihat kesedihan sang mamah langsung berkata. "Mah, mamah tidak perlu menggugurkan kandungan mamah. Zayn ikhlas ko kalau mamah memiliki anak lagi."Ucap Zayn. Kepada Mamah'nya.


Anindita yang mendengar perkataan Zayn merasa terharu, lalu dengan bahagia ia langsung memeluk tubuh putranya. "Makasih sayang. Makasih, karena kau mau menerima adek kamu."Kata Anindita.


Setelah itu mereka melanjutkan sarapannya.


**


"Sebaiknya kita apakan dia?"


...----------------...


SAKSIKAN TERUS KELANJUTAN CERITA BELENGGU CINTA BALAS DENDAM.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN END VOTE YGY.


...((( TERIMA KASIH )))...

__ADS_1


__ADS_2