![BELENGGU CINTA [ BALAS DENDAM ]](https://asset.asean.biz.id/belenggu-cinta---balas-dendam--.webp)
Seorang pria yang sedang duduk di atas pohon di tepi pantai ia sedang menyanyi kan sebuah lagu yang begitu menghayati,dengan tangannya memainkan sebuah gitar.
"Teryata kau bisa juga bernyanyi dev."ucap wanita itu.
Pria yang sedang menyanyi kan sebuah lagu langsung terhenti saat kala ia mendengar suara wanita yang begitu ia kenali.lantas ia mencari sumber suara tersebut,dan betapa terkejutnya ia melihat seorang wanita yang ada di belakangnya."Bella.kau, mengagetkan aku saja."pria itu berkata dengan senyum yang mengembang.
"Sedang apa kau di sini.bukan,kah kau sangat anti dengan angin kencang.?!"Bella bertanya kepada pria itu.yang tak lain adalah Devan.
Devan yang di tanya hanya diam saja, sebenarnya ia juga tidak ingin pergi keluar karena udara yang sangat kencang.apa lagi ia sedang duduk di tepi pantai.pasti anginnya sangat kencang,tapi entah kenapa saat ini ia ingin melihat pemandangan malam.yang begitu indah dengan di hiasi bintang-bintang.
"Apa kau merindukan keluarga mu.? wanita itu bertanya lagi.
"Walaupun aku tidak mengingat apa-apa tentang keluarga ku,tapi ada seorang anak yang selalu menghampiri ku.dengan menangis,dan menyuruh ku untuk kembali."
Devan berkata dengan suara lembutnya.sebenernya, ia bingung kenapa ada seorang anak kecil, yang selalu menghampiri dirinya dalam mimpinya selama dua tahun terakhir ini.
Bella yang mendengar itu langsung terkejut,entah kenapa ia tidak rela harus kehilangan pria yang ada di depannya.
Karena tidak ada percakapan lagi,Devan melanjutkan menyanyi dengan tangannya memainkan sebuah gitar.
***
Sementara itu seorang wanita tua dengan menggunakan kursi rodanya sedang termenung di depan jendela nya.ia sangat terpukul atas berita tentang kecelakaan keluarga anaknya.seandainya ia dulu merestui hubungan mereka pasti kejadiannya tidak akan seperti ini.mungkin ia masih bisa berkumpul dengan anak dan cucunya.
Lalu seorang pemuda menghampiri wanita tua itu "nenek,kenapa nenek di sini.dari tadi mamah memanggil nenek, untuk makan malam."
Ucap pria itu,tang tak lain adalah cucu nya.ia juga merasa sedih saat mendengar pamannya sudah tiada.apa ia juga harus kehilangan sepupunya.yang sangat dia nanti-nantikan.
"Sebaiknya kalian makan aja dulu.nenek nanti aja."
Nyonya Bagaskara, berkata dengan lembut kepada cucunya.
Dengan berat hati ia pergi dari kamar neneknya, mungkin neneknya sedang membutuhkan waktu untuk sendiri.karena kehilangan paman Arga dalam hidupnya.
Saat ini ia sedang duduk di kursi makan bersama kedua orang tuanya."Pah, bolehkah aku bertanya kepada papah.?"ucapnya dengan lirih.
__ADS_1
"Pasti kamu ingin bertanya tentang paman mu itu kan."tebang sang papah dengan suara dinginnya.sang putra hanya bisa mengangguk kan kepalanya saja.
Lalu ia melihat kepada istrinya.tapi sang istri hanya menganggukkan kepalanya saja.
Dengan berat hati ia menceritakan tentang kakak'nya, sebelum menceritakan ia menghembuskan nafas panjang nya,"paman mu dulu adalah seorang pria yang begitu tegas dan wibawanya.di saat itu......"
...FLASHBACK ON....
Saat ini seorang pria sedang duduk di ruang kerjanya sambil meneliti berkas-berkasnya,karena sebentar lagi ia akan ada jadwal meeting dengan investor yang dari luar negeri jadi ia bergegas mempersiapkan segalanya untuk di bawa ke meeting tersebut.
Karena tergesa-gesa ia menabrak seorang wanita yang sedang menggendong bayi yang kisaran sekitar empat bulan,karena waktu yang sangat mepet ia langsung pergi meninggalkan wanita itu.tanpa ada permintaan maaf,
Singkat cerita,mereka sudah menjalin hubungan walaupun dia seorang janda muda,tapi ia akan tetap mencintainya bahkan ia juga sudah menyayangi putranya seperti putra kandungnya.
Saat mereka sedang bertemu di sebuah restoran ternama,lalu seorang pria berlutut di depan wanitanya."Sayang aku ingin menikahi mu,dan kau harus mau menerima ku."pria itu berkata dengan lembut,namun sedikit memaksa.kepada kekasihnya.
Wanita itu yang mendengar perkataan kekasihnya hanya tersenyum kecut.tapi dengan perlahan ia mengangguk kan kepalanya.
Pria yang melihat kekasihnya menganggukkan kepalanya.langsung berteriak bahagia, akhirnya penyampaian selama ini terwujud.tapi sebelum memakai kan cincin nya.sudah lebih dulu di tangkis.
Seorang wanita paruh baya membentak mereka berdua dengan lantangnya,saat itu ia di kasih kabar oleh sahabat nya.bahwa putranya sedang melamar seorang wanita.
"Jawab! mamah,Argan putra Bagaskara."teriak wanita paruh baya.
"Apa.kau, ingin menikahi seorang janda,mamah tidak Sudi harus memiliki mantu yang tidak jelas asal usulnya,dan ya mamah juga sudah menjodohkan kamu dengan anak temen mamah.yang jelas tentang bibit bebet dan bobotnya."kata wanita itu dengan suara keras nya.
Tuan Bagaskara yang melihat itu hanya dia saja.karena ia tau.bahwa istrinya sangat mementingkan tentang bibit bebet bobot.
Karena dia sudah geram dengan tingkah laku mamahnya yang tidak menghargai orang lain, karena dia selalu mementingkan dara biru nya.dengan lantang ia menantang hubungan itu."Mah, lebih baik aku keluar dari rumah dari pada aku harus kehilangan kekasihku.,, permisi."Arga bicara dengan lantang lalu ia pergi dari hadapan orang tuanya.sambil membawa kekasihnya.
...FLASHBACK OFF...
"Papah hanya bisa menceritakan segitu.karena kebenaran yang lainnya masih belum terungkap."Gibran berkata dengan datar lalu pergi meninggalkan ruang makan setelah ia menyelesaikan ceritanya.pria itu adalah Gibran putra Bagaskara,adik dari argan putra Bagaskara.
"farel, sebaiknya kau pergi istirahat saja,bukan kah kau ada meeting besok."farzana.berkata dengan lembut.ia adalah Farzana Bagaskara.
__ADS_1
Lalu farel hanya menganggukkan kepalanya saja.
**
Pagi pun tiba saatnya para makhluk hidup menjalankan rutinitasnya.
Sementara itu di sebuah mansion Anderson,sudah banyak pelayan yang sedang menjalankan rutinitas.karena ini adalah hari sepesial tuan mudanya.jadi mereka di sibukkan dengan berbagai persiapan di rumah utamanya.
"Buat kalian cepat selesaikan tugas kalian."kepala pelayan berteriak kepada pelayan yang sedang mempersiapkan Bunga kesukaan tuan mudanya.
**
Seorang anak kecil yang sedang bermain di sebuah taman kota bersama Oma nya, walaupun Oma tidak ikut bermain.saat ini ia sedang bermain bola bersama uncle samudra.tanpa sengaja ia menendang bola nya ke arah pria yang tidak jauh dari mereka.
Pria itu yang sedang duduk di taman bersama sodaranya,di kejutkan dengan bola yang mengenai punggung nya.lalu ia mengambil bola itu dan membawanya ke arah anak kecil itu.
"Apa boleh ini punya kau adik manis.?"pria itu berkata dengan lembut.
"Be-benar ka."ucap anak kecil itu dengan ketakutan.
"Jangan takut.kaka ga gigit ko."ucap pria itu dengan senyum nya.
"Bener Kaka ga gigit."ucap anak kecil itu dengan masih ketakutan.
Pria itu berjongkok agar sejajar dengan anak kecil itu."Siapa nama kamu.?"tanyanya.
"Nama ku adalah ........."
saksikan terus kelanjutan cerita belenggu cinta balas dendam..
dan jangan lupa like end komen di bawah sini.
maaf jika tulisan nya masih aga berantakan dan ceritanya masih membingungkan,, soalnya aku baru pertama.....
Tolong berikan saran dan pendapat dari kalian...
__ADS_1
...( TERIMA KASIH )...