![BELENGGU CINTA [ BALAS DENDAM ]](https://asset.asean.biz.id/belenggu-cinta---balas-dendam--.webp)
"AKU, ZAYN ERLANGGA ALEXANDER GRAHAM ANDERSON! MENYATAKAN AKU SUDAH SIAP UNTUK BERCERAI DENGAN . AZALIA CLARA NATHANIA BAGASKARA..!"
Ucap, Zayn di depan hakim. Karena ia tak ingin memperpanjang masa perceraiannya, Dan ia tidak ingin kalau Keluarga dan istrinya tau, tentang apa yang telah ia sembunyikan selama ini.
Azalia pun sama, ia sudah ikhlas kalau suaminya ingin bercerai dari'nya. Mungkin ini jalan yang terbaik buat mereka.
Sang hakim pun menuju'i perceraian mereka, dan ia pun mengetok palu.
Setelah palu di ketok, hati kedua suami istri yang baru saja cerai, langsung sakit di dadanya.
Selesai perpisahan, Zayn langsung pergi meninggalkan. Pengadilan negeri.
"TUNGGU!! TUAN ZAYN ERLANGGA?!" Ucap tegas seorang wanita.
"Ada apa?"Kata Zayn lirih. Sembari menahan sakit.
"Aku. Cuma ingin mengatakan, kalau anak-anak akan ikut denganku? Jadi kau tidak berhak lagi atas mereka?!"Ucap Azalia dengan kemarahan.
Zayn terdiam sejenak, sambil menghembuskan nafasnya.
"Baiklah. Jika itu mau mu? Aku tidak akan menghalanginya."Ia tidak melarang jika anak-anak akan ikut dengan Azalia, toh jika anak-anak ikut dengannya. Maka rahasia yang selama ini ia jaga akan terbongkar.
Lalu ia berpamitan kepada mantan istrinya, karena ada kerjaan yang harus ia kerjakan.
Namun. Saat ia akan pergi, lagi-lagi ada seorang yang berkata dengan dingin. Bahkan auranya sangat berbeda.
"TUAN ZAYN ERLANGGA. MULAI SEKARANG KAU TIDAK LAGI BERKERJA DI PERUSAHAAN ZANSNS GROUP!! KARENA MULAI SEKARANG KAU BUKAN LAGI ANGGOTA KELUARGA ANDERSON!!"Ujar seorang wanita paruh baya kepada anaknya.
Deg...
Bagaikan sebuah benda yang berat menghantam dirinya, saat mendengar kata-kata dari Mamah'nya. Yang sangat ia cintai selain istrinya.
Lantas Zayn menganggukkan kepala. Ia tidak ingin berlama-lama di sini.
Ia bahkan tidak sanggup untuk menatap wajah mamah dan istrinya.
"Ayok. Kita pergi dari sini?"Seorang wanita yang berada di sampingnya, langsung mengajak Zayn pergi. Karena kondisi zayn masih belum stabil..
Apa lagi dia baru saja melakukan perawatan terhadap tubuhnya.
Melihat Zayn di bawa pergi oleh wanita pelakor itu. lantas Azalia langsung menangis sejadi-jadinya.
__ADS_1
"Udahlah za? Kamu harus ikhlasin aja tuh Zayn. Mungkin Zayn bukan jodohmu, dia hanya seorang pria pengecut yang hanya bisa menyakiti seorang wanita."Ucap dingin Sintya, ia sangat benci kepada Zayn. Karena dia sudah berani menyakiti putrinya, dulu dia menyakiti zevanya sekarang dia menyakiti Azalia.
Seorang ibu mana yang tidak sedih saat mendengar anaknya di hina. Dan itu di hadapannya sendiri, walaupun putranya melakukan kesalahan ,, tidak sepatutnya besannya menjelekkan putranya di depan dirinya.
Tapi ia tak bisa berbuat apa-apa, selain diam. Ia tidak ingin masalahnya menjadi lebih besar.
"Za. Mulai sekarang kau tinggal sama ibu?!"
Azalia pun terdiam karena ia tak tahu harus milih tinggal di mana.
Satu sisi ia tidak ingin meninggalkan mamah Anindita. Di sisi lain ia juga tidak ingin membuat ibunya bertambah marah karena ia memilih tinggal di rumah, mamah.
Jadi ia putuskan untuk tinggal sendiri di rumah yang sudah ia beli. "Maaf. Mah, bu, aku tidak bisa tinggal dengan kalian. Karena aku ingin tinggal sendiri bersama dengan anak-anak."
Mereka pun tidak ingin memaksa, Azalia akan tinggal di mana. Yang terpenting baginya adalah Azalia tidak akan bersedih lagi.
Mereka pun akhirnya pergi meninggalkan gedung pengadilan agama.
**
Berita penceraian antara Zayn dan Azalia, beredar di seluruh dunia. Pasalnya yang mereka tau hubungan antara Zayn dan Azalia sangat langgeng, bahkan ada yang iri dengan kebucinan Zayn kepada Azalia.
Namun sekarang tinggal kenangan saja, karena tidak ada lagi di dunia ini cinta Zayn kepada Azalia.
"YA TUHAN. TOLONG SATUKAN MEREKA LAGI, AKU TIDAK RELA JIKA MEREKA BERPISAH?!" Teriak seorang wanita.
"BENER APA YANG DI KATAKAN KAMU? AKU JUGA TIDAK RELA MEREKA BERPISAH..!!"TImpal sahabatnya.
Dan masih banyak lagi tanggapan yang ada di komentar, ada yang berkomentar buruk ada juga yang berkomentar baik.
**
Saat ini seorang pria sedang duduk di kursi kebesarannya. Sambil membaca komentar atas perceraian Zayn. "INI SAATNYA AKU BERAKSI! Lihat saja kau Zayn Erlangga Alexander Graham Anderson. Aku akan menghancurkan keluarga kalian, termasuk mengambil istrimu.?!"
"Lebih baik, kau urungkan niatmu untuk memilikinya?"
Perkataan istrinya membuat ia menjadi marah. "HAHAHA! Tapi sayang sekali, aku tidak akan menuruti perkataan mu itu?!"
"Dan satu hal yang harus kau tau? Kamu itu hanya istri di atas kertas saja, karena istri yang sesungguhnya akan segera hadir sebagai. Nyonya besar Malhotra."
Deg..
__ADS_1
Tak ingin sakit hati yang lebih dalam ia berlalu pergi meninggalkan suaminya, yang sedang merencanakan sesuatu untuk mengambil hati wanita yang sangat dia cintai.
**
'HAHAHA' Wanita misterius sedang tertawa, karena rencananya yang ia susun akan segera terjadi.
"Jadi kapan kau akan menunjukkan identitas mu yang sesungguhnya?"Tanya seorang pria misterius. Yang berada di hadapan wanita misterius.
"Aku akan menunjukkan identitas ku, jika orang itu muncul?!"
"Siapa dia? Kenapa kau harus menunggu orang itu?"
Tapi wanita misterius itu tak menjawab perkataan pria misterius. Lalu ia pun kembali merancang sebuah benda yang akan membuat, si pangeran itu musnah.
**
"Dasar keras kepala, aku kan udah bilang. Lebih baik kau beri tau Keluarga mu?!" Ia sudah berapa kali bilang, tapi tak di denger oleh tuanya. Namun seakan-akan perkataan nya Bagaikan sebuah angin berlalu. "Dan jika kau tidak segera di obati, dalam seminggu ini keadaan kamu akan bertambah buruk?"
"S, P, D, K, J,!"Gumam sang tuan.
"Apa maksud kamu?"Kata seorang pria.
"Kau akan mengetahuinya nanti jika waktunya sudah tiba. Dan orang yang akan mengungkapkan jadi diri mereka,"Ucap pria itu dingin. "Jadi untuk saat ini kau jangan kepo. TUAN LEONARD HOROWITZ MALIK."Ya mereka adalah Zayn Erlangga dan Leonard.
Saat ini mereka sedang berada di sebuah ruangan yang terdapat obat-obatan.
**
"Za. Aku denger kau sudah bercerai dari suami'mu?"Tanya seorang pria.
Azalia yang mendapatkan pertanyaan seperti itu, langsung terdiam. Ia tak menyangka kalau perceraiannya, membuat seluruh dunia heboh.
Lalu Azalia menghela nafasnya. Dan ia pun menganggukkan kepalanya.
Tanpa di sadari oleh Azalia pria tersenyum misterius. "Za. Aku turut prihatin ya, dengan apa yang kau alami, Aku jadi merasa bersalah telah menanyakan hal seperti itu?"
"Ya ampun santai saja kali fadh, Fadhil kita itu sudah berteman sejak kita SMP. Masa kamu harus minta maaf sih?"
Azalia yang sedang pulang ke rumahnya, tanpa sengaja ia menabrak mobil seorang. Dan ia sangat terkejut ternyata mobil yang ia tabrak adalah mobil dari Fadhil.
Sebagai permintaan maafnya ia menawarkan Fadhil makan di restoran yang sering mereka kunjungi di saat mereka masih SMA.
__ADS_1
"Za gimana kalau kita...?"
...----------------...