BELENGGU CINTA [ BALAS DENDAM ]

BELENGGU CINTA [ BALAS DENDAM ]
BAB 8


__ADS_3

Seorang pria Sedang,marah-marah karena ia harus memiliki perasaan terhadap zevanya. "Brengsek.Aku benci perasaan ini,kenapa perasaan ini harus datang.Dan kenapa aku harus mencintai wanita yang telah membunuh adikku.Kenapa.?!"teriaknya.sambil melemparkan benda-benda yang ada di sekitarnya.


Lalu seorang wanita tua datang menghampiri, cucu'nya.Ia ingin menghukum cucu'nya karena.Karena terlah membuat mantu'nya sedih."Zayn.?!"Panggilannya.


Ya pria itu adalah Zayn,ia pun menatap tajam oma'nya. "Buat apa kau disini.?!"Ucapnya dengan dingin.


Karena kesal.Nyonya leanna,membalas dengan dingin.Sambil dengan nada bercanda. "Buat, membunuh cucu durhaka seperti dirimu.Tentu saja aku ingin melihat kondisi cucuku ini."


"Aku,tidak bercanda.Lebih baik kau pergi saja dari sini."ucapnya dengan nada dingin.


Entah kenapa raut wajah,nyonya leanna.Seketika berubah menjadi sedih.Ia sebenarnya ingin sekali, memberikan kasih sayang kepadanya.Dan iya juga tidak, menyangka kalau cucu'nya memiliki sifat yang sama seperti ibu mertuanya.Ia pun berkata kepadanya. "Oma,sangat kecewa.Teryata kau tidak, menuruni sifat dari mamah mu.Kau lebih lebih mirip seperti nenek buyut'mu."


Zayn pun berkata yang membuat Oma leanna, tertusuk ribuan jarum. "Jika,kau tidak ingin aku seperti ibu mertua'mu.?,Lalu kenapa kau tidak datang dan merawat ku.?!"Zayn pun menjeda Ucapnya sebelum, melanjutkan kata-katanya."Kau sama saja.Seperti nenek buyut,yang tidak becus merawat, seorang anak.!!"


Oma leanna.Menanggapinya dengan santai,karena ia tau cara,menghadapi seorang pria yang kejam dan darah dingin. "Bukankah aku sudah menjelaskan.Bahwa Oma buyut'mu tidak menginginkan diriku,ada di tengah-tengah keluarga Anderson.Itu sebabnya mengapa Oma tidak kembali." Dengan sedih ia melanjutkan perkataannya. "Sebenarnya saat itu aku ingin kembali.Tapi ada suatu yang mengharuskan aku mengurungkan niatku,untuk kembali."Sambungnya yang sudah di banjiri air mata.


Oma leanna, berkata kepada Zayn.Dan itu sukses membuat Zayn merasa kebingungan.


Zayn.Hanya mengerutkan keningnya,dengan apa yang dia dengar dari Omanya."Apa,Maksudmu.?"katanya.


Namun,Oma leanna hanya menggelengkan kepalanya.Belum saatnya cucu'nya tau tentang apa yang terjadi,kepada keluarganya.


Lalu,Zayn berkata.Kenapa oma'nya bisa mengetahui tentang identitas'nya,bahkan ia sudah menutup rapat-rapat identitasnya.Yang menyatakan kalau salah satu dari keturunan Anderson masih selamat.


Oma Anna,yang mendengar itu pun tersenyum,dengan tingkah laku cucunya.Lalu dia menceritakan semuanya,dia juga menceritakan tentang dirinya yang masuk ke rumah sakit setelah mendapatkan kabar bahwa, putrinya tidak selamat.Dan ia juga harus segera mendapatkan transportasi jantung.Dengan cara itu ia bisa selamat.Dan kenapa ia bisa mengetahui semuanya,karena ia memiliki seorang yang berada di belakangnya.


Zayn.Mendengar cerita dari Oma nya.Merasa sedih karena,Oma'nya harus menahan.Peryakit yang sangat berbahaya.Dan ia pun bertanya,tentang di mana sodara kembar dari mamah'nya.


"Belum, saat kamu mengetahui nya.Nanti kalau waktunya tiba kau.Akan bertemu dengan sodara kembar mamah'mu."Ucap Oma leanna.


Oma leanna.Yang melihat asisten Kendra, langsung menggoda cucu'nya itu. "Zayn.Apa kau tidak malu,kepada asisten mu.?,Masa seorang pria kejam menangis.Apa kata dunia jika mereka tau.?"Ucapnya.Sambil menunjuk ke arah kendra.


Ya sejak tadi Kendra, mendengar obrolan.Antara tuan dan nyonya besar.


Zayn.Langsung menatap tajam,ke arah kendra.Bak seperti elang yang ingin menangkap mangsanya.

__ADS_1


"Ehm.Ehm,maaf tuan saya tidak sengaja."Kendra,yang merasa ketakutan.Hanya bisa menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


*TOK TOK TOK* Suara,ketukan pintu.Mengganggu mereka yang sedang beradu argument.


Oma leanna.Yang, melihat kedatangan bi Risma langsung berkata. "Ada apa,bi.?"


Bi Risma dengan,takut mengatakan,kalau saat ini.Nyonya muda sedang tidak sehat.


Zayn, mengerutkan keningnya.Dia tidak habis pikir,dengan istrinya.Bukanya tadi baik-baik saja.


Bi Risma, berkata dengan lirih. "Maaf.Tuan,saat ini nyonya zevanya sedang pingsan."


Entah.Perasaan cinta, khawatir atau kasian.zayn langsung membentak BI Risma. "Kenapa,kau tidak memberi tau'ku.Dan apa kau sudah menghubungi dokter.?!"Setelah, berkata seperti itu.Zayn pergi meninggalkan mereka,yang masih di ruang kerjanya.Ia takut jika terjadi apa-apa kepada istrinya.


Oma leanna tersenyum bahagia.Ia pun berdoa kepada sang pencipta,agar cucu'nya di berikan kesadaran.Kalau dia sudah sepenuhnya mencintai zevanya.


Lalu,ia menatap David yang baru saja datang.Dan ia berkata kepada David. "David,kabarin dokter keluarga Anderson,untuk segera datang,ke kediaman Anderson."


David pun langsung mengambil ponselnya,untuk mengabari dokter keluarga Anderson.


"Baik Oma."


**


Saat ini seorang dokter,sedang memeriksa kondisi.Nyonya muda Anderson.Namun sang dokter mengerutkan keningnya, setelah memeriksa keadaan zevanya.Ada kehidupan lain berada di perut zevanya.


Lalu sang dokter keluar dari kamar zevanya,lebih tepatnya gudang yang di tinggali oleh zevanya.


Oma leanna.Yang melihat sang dokter keluar langsung berkata. "Gimana kondisinya Feb.?,Apa cucu mantuku baik-baik saja.?"


Dokter,Feby berkata.Kalau saat ini nyonya zevanya sedang hamil,dan usia kandungan nya memasuki empat Minggu.


*DEG* Bagai sebuah batu menghantam dirinya.Ia tidak pernah berpikir,bahwa apa yang ia perbuat.Akan membuahkan hasil.Dia takut jiga kutukannya akan terwujud.Dengan marah ia berkata. "Ga.ini ga mungkin.Dia,ga mungkin hamil kan dok,ga aku ga ingin anakku lahir.Dari wanita yang sudah tega melenyapkan kembaran'ku,aku ingin dokter melenyapkan anak itu."bentaknya.


*PLAK* Satu tamparan mendarat di pipinya.

__ADS_1


"Oma."gumamnya.


"Zayn.Oma ga menyangka,kalau kamu akan berpikiran seperti itu.Apa kamu tega membunuh darah daging mu sendiri.Zayn anak itu,anugerah terindah yang Tuhan kasih kepada kita.Walaupun anak kamu lahir dari wanita yang sudah membunuh sodara kembar kamu."bentaknya.Kepada Zayn, "Tadinya.Oma bahagia,bisa bertemu dengan cucuku sekian lama.Tapi nyatanya Oma salah.Kau bukan cucuku melainkan manusia berhati iblis.Yang di selimuti oleh rasa dendam."sambungnya.


Zayn hanya menatap sedih.Tak menjawab perkataan oma'nya."Maaf oma.Sebenernya aku tidak ingin begini.Tapi Zayn,takut jika kutukannya akan terjadi kepada zayn.Dan Zayn tidak ingin,kehilangan untuk ke sekian kalinya."Batinnya.


"Jika,kau tidak ingin mengakuinya.Itu tidak papa,karena masih ada aku yang bisa menjaga cicit ku.Dan kau tidak perlu khawatir karena aku akan membawa zevanya pergi bersama ku."kata nyonya Anna dengan dingin.Namun zayn hanya menundukkan kepalanya.Dia tidak bisa berkata-kata lagi,


Dengan perasaan marah ia pergi meninggalkan mansion,dan ia mengendarai mobilnya di atas rata-rata.bahkan banyak pengendara lain, yang menyumpah serapah'i sang pemilik kendaraan itu.


Kendra, pun langsung menelpon anak buahnya,untuk mengikuti kemana.Tuannya pergi,ia tidak ingin sesuatu terjadi kepada tuannya. "ingin kau,kau ikuti kemana,tuan Zayn pergi.?!"ucapnya.Langsung mematikan sambungan teleponnya.


**


Saat ini seorang pria,yang sedang mengendarai mobil Lamborghini.Dengan kecepatan tinggi.


"kenapa.Kenapa,harus zevanya yang membunuh adikku.!!"teriaknya.Iya meracau tidak jelas.Tanpa ia sadari ada sebuah truk melaju cukup kencang, mengarah ke mobil Lamborghini.Dan kecelakaan pun tidak bisa di hindari lagi.


*DUARR* Sebuah h mobil saling bertabrakan dengan cukup keras.Membuat orang-orang saling berkerumunan.


*PYAAR* Secangkir jatuh dari tangan seorang wanita tua,saat itu dia akan membawakan secangkir teh ke kamar cucu mantunya.


"Nyonya,saya baru mendapatkan kabar dari anak buahku.Bahwa..."ucapannya terjeda.


"Bahwa apa.?"


"Bahwa.Tu....."


...----------------...


JANGAN LUPA SAKSIKAN TERUS KELANJUTAN CERITA BELENGGU CINTA BALAS DENDAM.


DAN JANGAN LUPA LIKE AND KOMEN DI BAWAH.


...(((TERIMA KASIH)))...

__ADS_1


__ADS_2