
"kamu kenapa bisa sampai muntah muntah mas" sambil membenarkan selimut suaminya dia bertanya
"salah makan," jawab farhat lemas
"emang kamu makan apa,jangan bilang kalau kamu makan nanas" yah farhat tidak bisa makan nanas meskipun udah diolah menjadi permen atau lainnya
"iya,aku tadi aku makan nastar dengan selai nanas" jawab farhat pasrah
"kamu beli nastar atau gimana,?" selidik aulia
"tadi sofia bawain nastar buatan ibunya,katanya dibuat khusus buat aku jadi aku gak enak kalau gak makan didepannya_"
"dan kamu mengorbankan dirimu sendiri hanya karena tidak enak sama sofia?!" potong elma cepat
"siapa sofia?? tiba tiba bu maryam masuk..
Baik farhat atau pun aulia tidak ada yang menjawab
" hlo bunda kok cepet banget baliknya,dimana aisyah bund??tanya aulia mencoba mengalihkan
"bunda hanya beli di minimarket depan rumah sakit jadi cept,sedangkan aisyah bunda suruh untuk emput ghilfana dan membawa pulang kerumah bunda untuk beberapa hari kedepan." bu maryam menjelaskan
__ADS_1
"siapa sofia" ulang bu maryam
"aulia kamu tidak mau menjelaskan kebunda siapa sofia,"
"emm..itu bukan hak Ia bund untuk menjelaskan,biar mas farhat aja yang menjelaskan karena dia lebih berhak,"
"saya hanyalah makmum yang mengikuti imam" jawab aulia yang disetujui bu maryam dengan anggukan.
"Farhat akan jelaskan bund,tapi besok ketika farhat sudah pulang kerumah" ujar farhat berusaha negosiasii
"tidak..lebih baik sekarang kamu jelaskan supaya bunda tidak penasarn lagi.."
"sakit apaan..kamu hanya keracunan nanas sedikit dan itupun udah dikeluarkan semua,hari ini pun kamu dah boleh pulang,tapi nungguin ingus kamu habis.cepat jelaskan!"
"harus sekarang ya bund,,"
"iya,,cepat"
farhat menarik nafas dalam dalam lalu menghembuskannnya dan kemudian ia mulai membuka suaranya
"sofia adalah calon istriku bund,aku akan menikah dengan sofia dua pekan lagi,aulia juga udah merestui nya"
__ADS_1
Jderrr bagai disambar petir siang bolong bu maryam terkejut dan mencari pegangan untuk bisa berdiri dengan tegak tapi aulia langsung bergerak cepat untuk memapah mertuanya kesofa
Namun bu maryam mengangkat tangannya pertanda dia baik baik saja dan masih mampu berdiri.
Sebenarnya aulia pun terkejut dengan pernyataan farhat yang akan melangsungkan akadnya dua pekan lagi.
Tapi dia sendiri yang bilang kalau dia tidak mau tahu tentang kapan waktunya.
"kamu ambil keputusan seperti itu tanpa minta persetujuan bunda dan apa kamu yakin kalau wanita yang akan kamu jadiin madu buat aulia itu baik"
"dan keinginanmu untuk menikah lagi ini bunda gak pernah suka,bunda gk pernah ngajarin kamu menduakan istrimu,dan ketika kamu menyakiti hati menantu bunda sama halnya kamu menyakiti bunda dan adikmu aisy" setelahnya bu maryam pergi tanpa menoleh sedikitpun
farhat hanya diam karena bingung harus berbuat apa supaya bundanya tidak marah lagi
Karena kalau untuk membatalkan pernikahannya dengan sofia itu tidak mungkin.
Dia telah jatuh cinta dengan kesederhanaan sofia,lemah lembutnya sofia dalam bertutur kata penampilan sofia yang berbalut baju serta hijab syar'
Aulia dan sofia itu paket lengkap jika digabungkan..Aulia dengan sifat cuek namun cerdas,pintar dan gesit serta cantik dan body yang sempurna namun belum menutup aurat dengan sempurna,sofia yang lemah lembut tutur katanya walaupun wajahnya sedikit item namun manis dilengkapi dengan menutup aurat secara syar'i.
Farhat tidak bisa jika harus memilih salah satu.
__ADS_1