
Setelah menidurkan Ghilfana, aulia pergi ke kamar untuk ngecek beberapa laporan butik yang belum selesai ia kerjakan karena insiden farhat.
Sedangkan farhat belum pulang dari sejak kepergiannya tadi,,walaupun dia pamitnya bentar ternyata Ia sudah meninggalkan rumah selam hampir empat jam dan sampai sekarang belum ada tanda tanda kepulangan,
"huhh katanya pergi bentar nyatanya lebih dari 2 jam,bentar apaan"cibir aulia meskipun farhat tak mendngarnya
" gak ngasih kabar lagi,apa gunanya punya hp, terlalu asyik d3ngan yang baru yang lama pasti diabaikan"aulia masih berargumen
"ah biarin lah,,lihat saja nanti siapa nanti yang akan mundur duluan...
Aku atau sofia" sinis aulia
Setelah capek ngomong sendiri akhirnya aulia menutup laptopnya karena sudah capek,padahal dia belum sempat ngecek kerjaannya tapi malah sibuk mikirin hidupnya.
Aulia akan tidur dengsn anaknya dan akan menguncinya dari dalam,.
Biarlah suaminya bingung,,ini sebagai bentuk protesnya ke farhat karena pergi sudah cukup lama tapi tak mrmberinya kabar.
***
Keesokan harinya aulia dan ghilfana terbangun karena suara berisik dari dapur
Dan ketika dia dan putrinya turun ternyata farhat sedang membuat omelet untuk sarapan keluarga kecilnya.
__ADS_1
"Udah bangun dua kesayangan aku ini,pasti kebangun karena suara berisik dari dapur ya" tanya farhat yang masih sibuk dengan dua tangan yang masing masing memegang alat membuat omelet dan tidak lupa celemek yang telah menggantung di lehernya...
"ayah tumben masak,," putrinya bertanya keheranan
"ayah lagi pengen sayang,,"
"ayah masak apa"
"omelet sayang,ghilfana suka tidak,"
"ghilfana suka banget omelet ayah,itu kan makanan kesukaan ghilfana dan bunda yah"
"oh ya??
" huum"
Aulia hanya diam dan menuruti suaminya untuk duduk,.
Ia tau suaminya masak sebagai permintaan maaff karena semalam pergi lama tanpa kabar.
Aulia pun tak tahu jam berapa suaminya pulang dan Ia pun gak mau tahu suaminya pulang jam berapa dan karena hal apa.
Aulia sudah kecewa kepada farhat,,
__ADS_1
Sebenarnya ini bukan pertama kalinya farhat ingkar,tapi entah mengapa kejadian kali ini itu lebih mengecewakannya dibanding kejadian yang lalu.
Mungkin karena aulia tahu kalau farhat pergi dengan gundiknya..Gundiknya??
Ya itu sebutan yang pantas untuk sofia karena telah menghancurkan impian impian aulia bersama dengan putri serta suaminya.
Aulia tak pernah rela jika nanti sofia lebih bahagia dibanding dirinya..
Makanya aulia harus bermain cantik supaya dia bisa menghancurkan sofia dan mimpi mimpinya.
"tunggu saja sofia" batin aulia
"kamu ngelamunin apa yang,," tanya suaminya yang sudah berdiri disampingnya lebih tepatnya bibir suaminya hampir menempel ditelinganya.
Tak menjawab pertanyaan sang suami aulia malah balik tanya"dimana ghilfana"
"aku suruh untuk mandi dan siap siap kesekolah" jawab farhat sambil berlutut didepan aulia yang sebelumnya dia hadapkan aulia kearahnya dan menggenggam dua tangan sang istri
"aku minta maaf karena pulang kemaleman tanpa kabar" mohon farhan
Tanpa menjawab aulia menarik tangannya dan berdiri lalu naik keatas menuju kamarnya meninggalkan farhat yang masih berlutut didepan kursi makan bekas duduk aulia.
Apakah farhat menyesal dengan kelakuannya semalam??tentu dia menyesal.
__ADS_1
Dan apakah dia tak akan mengulangi lagi??
Kita lihat saja nanti.