
Aulia dan Ghilfana
Mereka berjalan jalan dipusat perbelanjaan setelah urusan dibutik milik Aulia selesai.
Aulia dan Ghilfana merasa capek dan lapar setelah mereka membeli keperluan sang anak.
Lalu mereka mampir untuk makan disebuah restoran cepat saji..setelah kenyang mereka pulang kerumah.
Dan sampai rumah pukul 16.30,namun Farhat belum nyampe rumah..
Sang Putri Ghilfana cemberut karena ternyata sang ayah belum pulang,,
Dan ngambek gak mau mandi kalau sang ayah belum pulang karena dia minta dimandiin oleh ayahnya
Yah maklum lah ya karena Ghilfana ini masih kelas tiga disebuah sekolah dasar terpadu,jadi wajar kalau masih kekanak kanakan,
Karena cinta pertama anak perempuan kan ayahnya.
"bund telphon ayah dong,bilang segera pulang" rengek ghilfana
__ADS_1
"bentar lagi mungkin nak,,sabar yaa,," balas Aulia dengan senyum
"bund,pinjem handphone bunda boleh,," tanya si anak
"boleh,emang mau buat apaan nak?" tanya sibunda
"mau buat telphon ayah bund,siapa tahu kalau ghilfana yang telphon langsung diangkat sama ayah," balas sang anak sambil memainkan barbie kesukaannya,
"hmmm..apa kamu yakin ghil kalau ayahmu bakal mengangkat telphonnya,," ragu sang bunda sambil memencet mencet remot tv,mencari chanel yang cocok untuk ditonton bersama sang anak
"kan belum dicoba bund,biar ghilfana coba,pasti ayah seneng kalau ditelphon anaknya ini" dengan percaya diri sang anak menjawab sambil mengulurkan tangannya untuk minta handphone,sementara sang bunda membuka hapenya dan mencari kontak sang ayah lalu menekan tombol panggil
Tut..tut..tut...panggilan tersambung tapi belum diangkat
(Halo assalammu'alaikum)...suara dari seberang memberi telephone
(Wa'alaikumussalam,ayah lagi dimana,kapan pulang)...sang anak bertanya setelah menjawab salam dari sang ayah
(kenapa sayang,udah kangen ayah ya,,)goda sang ayah sambil tertawa senang
__ADS_1
(iya,ghilfana kangen,pengen dimandiin ayah dan maem disuapin ayah) sang anak menjawab dengan antusias
(iya sayang,bentar lagi ayah nyampe rumah kok,,tungguin ayah ya sayang,nanti ayah mandiin...i love u sayangnya ayah)Farhat pulang dengan suasana hati yang bahagia dan semangat karena sang buah hati menunggu dirumah
(i love u to ayah,hati hati ayah.jangan ngebut,Ghilfana sabar nungguin ayah)balas sang anak serta tak lupa mengingatkan sang ayah
(iya sayang,ya udah ayah tutup dulu ya telphon nya)ijin sang ayah
(iya ayah,assalammu'alaikum)balas Ghilfana dengan hati gembira karena sang ayah sudah dalam perjalanan pulang
(wa'alaikumussalam) Farhat menjawab dan mematikan telphone.
"gimana ayah udah dalam perjalanan pulang kan" aulia bertanya ke anaknya,walaupun dia tau jawabannya tapi tetap menanyakannya ke anaknya
"iya bund,,," sang anak menjawab dengan menunjukkan giginya yang rapi karena sempat meragukan ucapan bundanya
"ya udah kalau gitu beresin dulu mainan kamu,bunda kedapur mau nyiapin makan malam buat ayah dan motongin buah buat kamu ok??" perintah sang bunda seraya mematikan tv dan beranjak pergi kedapur karena jam sudah menunjjukkan pukul 17.00
"iya bundaku sayang,pasti akan ghilfana beresin" ucap sang anak sambil mengumpulkan barbie beserta aksesorisnya dengan semangat
__ADS_1
Sang bunda menjawab dengan anggukan meskipun sang anak gak melihat karena sudah menjauh dari ruang keluarga menuju dapur.
Membuka kulkas dan mengeluarkan bahan bahan untuk makan malam sang suami,karena dia dan anaknya sudah makan diluar.