
Setelah farhat dinyatakan sehat,Ia langsung dibawa pulang kerumahnya.
Dirumah,farhat dijenguk oleh sofia tanpa ibunya,karena ketika Ia pergi, ibunya sedang mendatangi salah satu sodaranya untuk membahas pernikahan putrinya.
Setibanya didepan gerbang rumah farhat dan aulia..sofia menekan bell..
Namun belum juga dibukakan gerbang ada sebuah mobil warna hitam berhenti ditempat yang sama sofia pijak.
Dan tak lama kemudian keluar seorang wanita paruh baya dengan penampilan syar'i,sofia tahu kalau itu adalah bunda maryam,ibunda dari farhan calon suaminya yang berarti calon mertuanya
"assalammu'alaikum...selamat sore bu maryam" sapa sofia
"wa'alaikumussalam,iya selamat sore,kamu siapa ya?" tanya maryam,karena dia baru pertama kali melihatnya,kalau teman aulia ataupun farhat dia kenal semua..
"saya_" belum sempat sofia melanjutkan ucapannya gerbang sudah terbuka.
Mereka menoleh bersamaan kearah orang yang telah membukakan gerbang dan ya,itu aulia yang berdiri membuka gerbang.
"bunda..." seru aulia terkejut kedatangan mertuanya
Dia gak nyangka kalau mertuanya bakalan datang karena tujuan dia membuka pintu untuk mengusir sofia pulang.
Barusan aisyah telpon katanya sang bunda sedang menuju rumahnya untuk nganter ghilfana,
Dia terlambat,,dan akhirnya dia pasrah toh pasti ini akan terjadi..kalau gak sekarang mungkin juga nanti
Dari lubuk hati aulia yang terdalam,sebenarnya dia sangat senang karena dia yakin kalau mertuanya ada dipihak dia.
__ADS_1
Mertuanya itu kan selalu terang terangan menolak poligami.
Ya siapa sih wanita yang rela dimadu...meskipun ada pasti hanya segelintir saja itupun padti kebanyakan karena terpaksa.
***
Setelah mempersilahkan sofia untuk masuk,aulia pergi kedapur membuat teh hangat untuk mertua dan sofia..sedangkan Ghilfana langsung berlari kekamar sang ayah.
Diruang tamu bu maryam duduk menemani tamu anaknya karena penasaran dan belum pernah ketemu
"kamu siapa,," tanya bu maryam kembali
"saya sofia bu"
"sofia,,bentar bentar sepertinya pernah dengar"
bu maryam akhirnya ingat"jadi kamu yang namanya sofia"
"iya bund" tuhkan pasti ms farhat udah cerita kebundanya batin sofia senang dan percaya diri
"dan apakah kamu wanita yang akan anak saya nikahi untuk jadi istri kedua,"
"iya bund"
"karena apa kamu mau menjadi yang kedua?"
"kami saling mencintai bund"
__ADS_1
"kamu seyakin itu dengan cinta"
"maaf bund,maksud bunda apa ya"
"maksud saya apa kamu yakin mampu menjadi yang kedua anak saya cintai?"
"insyaallah bund"
"apa kerjaanmu,"
"em sa sa saya office girls di perusahaan yang mas farhat pimpin bund" sofia menjawab tak percaya diri
"oo...emang lulusan apa kok kerjamu hanya OG" tanya bu maryam merendahkan
Sebenarnya bu maryam itu baik,gak pernah melihat orang dari profesinya atau finansialnya,tapi itu tak berlaku untuk sofia ataupun pelakor pelakor yang lain diluar sana.
"SMP bund" lirih sofia
"kamu tahu,kalau aulia lulusan universitas terbaik dengan nilai cumlaude,kamu pasti gak tahu kan"
"saya_" belum selesai sofia menjawab aulia datang dengan membawa nampan berisi 2 cangkir teh dan camilan.
"silahkan diminum bund" tawar aulia ke mertuanya
"iya sayang" jawab bu maryam dengan senyum yang ditujukan kemenantunya,sedangkan senyum sinis ia tujukan ke sofia
"sofia silahkan diminum" aulia mempersilahkan sofia untuk minum
__ADS_1
"iya mb,,"