
Akhirnya hari yang dinanti nantikan oleh farhat beserta keluarga sofia pun tiba
Ya hari ini farhat akan melangsungkan akad untuk yang kedualinya dengan wanita berbeda yaitu sofia.sedangkan untuk sofia ini untuk yang pertama kali.
Mereka melaksanakan akad nikah dan dilangsungkan dengan resepsi...
Ketika sebagian wanita memilih bercerai karena diduakan,
Tidak dengan Aulia yang lebih memilih untuk dimadu daripada harus bercerai untuk saat ini,Ia tak ingin perempuan yang merwbut farhat darinya merasa menang karena telah berhasil memisah ia dan putrinya dari farhat.
Ia akan memberi pelajaran kepada sofia yang telah berani mengusik ketenangan ketenangan keluarga kecilnya,Ia akan membuktikan kalau dirinya bukan lah tandingan sofia.
Usai menyaksikan ijab kabul suami dengan istri barunya aulia langsung keluar bersama putrinya.
Putri kecilnya menangis sedih karena ia harus mempunyai dua ibu dan putrinya merasa kalau sekarang waktu bersama ayahnya akan semakin berkurang seperti yang terjadi akhir akhir ini.
"kamu kenapa nangis dek," tanya aulia cemas
__ADS_1
"ghilfana sedih bund,kalau ghilfana punya dua bunda pasti temen temen pada ngejekin,terus nanti ayah pasti akan lebih mementingkan istri baru ayah" jelas ghilfana sambil menangis
Ya allah,kenapa ia tak berpikiran sejauh itu,apakah keputusan yang ia ambil udah benar,dengan membiarkan suaminya menikah lagi,tapi jika ia tak mengijinkan,maka itu akan membuat suaminya meninggalkan drinya dan juga putrinya..ia tak rela jika anaknya kehilangan kasih sayang seorang ayah,ia juga tak rela jika suaminya akan menjadi milik sofia seutuhnya.
"itu gak akan terjadi dek,karena pasti temen temen adek gak ada yang tahu" jelas aulia sambil mengusap air mata putrinya
"pokoknya ghilfana gak mau punya bunda baru lagi,ghilfana gak mau manggil dia dengan sebutan bunda,ghilfana gak mau temen temen tau kalau ayah nikah lagi hikss" putus ghilfana sambil memeluk sang bunda
"ya udah adek gak usah panggil istri ayah yang baru ini dengan sebutan bunda jadi temen temen adek gak bakalan tahu,,udah ya nangis ya,habis ini kita bioskop nonton gimana??" rayu aulia keanaknya supaya berhenti nangis,ia sendiri pun hampir aja pertahanannya jebol,,tapi ia harus kuat,jangan nangis didepan putrinya.
"hmmm" jawab aulia sambil memainkan alisnya
"horee..asyik dong,lama ghilfana gak nonton,terakhir nonton sama ayah itupun sudah lama ya bund,setelah itu ayah gak pernah ngajakin nonton lagi,ayah sering pergi kalau har minggu" ingat ghilfana dan mbuat ia sedih kembali
"yang penting kan kita pergi nonton lagi berdua,nanti adek pengen beli apa aja setelah nonton?" tanya aulia mengalihkan ke hal lain
"Ghilfana pengen beli coklat sama es krim yang banyak,ghilfana pengen berbagi sama temen temen bund,boleh kan bund?" tanya putrinya
__ADS_1
"tentu saja boleh dong sayang,berbagi itu kan baik,bunda jadi bangga sama anak bunda ini" ucapnya seraya menjepit hidung putrinya yabg bangir
"makasih ya bund,hanya bubda yang ngertiin ghilfana," ucap ghilfana sedih
"kok gitu ngomongnya," heran aulia
"ayah sudah gak peduli sama ghilfan" ucapnya deng menunduk
"enggak sayang,ayah tetep kok sayang sama adek,ayah cuma lagi_apa ya" auia berusaha mencari alasan
"apa bund?ayah cuma lagi apa??" tanya ghilfana penasaran
"intinya ayah tetap sayang sama ghilfana,jadi adek gak usah sedih lagi ok??kita kan mau senang senang,iya kan??" jelas aulia mengingatkan
"iya" jawab ghilfana
Setelah sampai diparkiran aulia dan ghilfana segera masuk kemobil untuk pulang mengganti baju baru kemudian mereka pergi untuk menghibur diri.
__ADS_1