
Hari ini Farhat berencana untuk pulang kerumahnya bersama aulia,semenjak tiga hari lalu saat istri pertama nya marah karena membawa sofia kerumah mereka dan membuat putrinya menangis karena telah diabaikan oleh ayahnya dengan kedatangan sofia.
Aulia meminta farhat untuk kembali lagi setelah mengantar sofia,untuk meminta maaf dan memberi penjelesan ke putrinya,nyatanya itu tidak dilakuan oleh nya.Ia lebih memilih menghabiskan waktunya dengan sofia sebagai istri barunya.
Ia akan membujuk putrinya untuk memaafkan dirinya dengan membelikan mainan baru serta untuk aulia ia akan memikir kan nya nanti.yang penting anaknya dulu.
Seperti saat ini setelah pulang kerja farhat mampir ketoko mainan,Ia akan membelikan beberapa mainan terbaru untuk putrinya agar mau memaafkan dirinya
Farhat tersenyum senang ketika sudah mendapatkan mainan yang akan diberikan untuk putrinya,
"ghilfana pasti senang banget dengan mainan baru ini,," ucap farhat ngobrol sendiri,sambil memasukkan beberapa mainan ke mobil,
Setelahnya farhat masuk kekursi kemudi dan menjalankan mobilnya kearah rumahnya bersama aulia,,
Sesampainya dan masuk kerumah farhat heran kok rumahnya sepi,biasanya dijam jam segini pasti putrinya sudah dirumah..karena aulia tak akan membiarkan putrinya tinggal dirumah sendirian tanpa dirinya atau pun aulia.
"apa mungkin aulia mengajaknya kekantor ya,kalau dalam perjalanan itu tidak mungkin,secara ini sudah pukul 17.00..." monolog farhat
"apa aku hubungi no aulia ya.." tanya farhat kediri sendiri sambil merogoh kantong celananya untuk mengambil hp.
__ADS_1
Tapi setelah menghubungi aulia beberapa kali dan tak ada sahutan akhirnya farhat memilih untuk mandi lebih dulu dan setelahnya ia akan memesan makanan kesukaan putrinya via online
Setelah makanan yang ia pesan datang farhat menatanya dimeja makan.
Tepat pukul 19.00 anak dan istri yang ditungguin akhirnya pulang kerumah.
"Assalammu'alaikum..." ucap aulia dan putrinya bersamaan
"wa'alaikumussalam..." jawab farhat drngan senyumnya yang mengembang
"adek dan bunda dari mana jam segini kok baru nyampe rumah..." lanjut farhat sambil melihat jamnya sebentar kemudian menatap anak dan istrinya bergantian
Namun yang ditanya hanya diam,sedangkan farhat hanya meringis sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"adek,ayah minta maaf ya,," ucap farhat setelah melihat reaksi putrinya yang sepertinya ketakutan atau lebih tepatnya menghindari dirinya
"ayah tahu ayah salah,tapi ayah kan sudah minta maaf dan kita harus memaafkannya sesama muslim yang baik kan??"ucap farhat berusaha mengingatkan putrinya tentang kewajiban seorang muslim.
" adek tahu gak,,tadi ayah mampir ketoko mainan hloo ayah beliin adek beberapa mainan terbaru,pasti adek bakalan suka,,"farhat berusaha merayu putrinya supaya mau membuka mulutnya dan memaafkan dirinya
__ADS_1
Sedangkan aulia yang dari tadi berdiri disamping sang putri hanya diam sepertinya tak ada niat untuk membantunya sama sekali,biasanya ia akan menasihati sang putri kalau putrinya berkelakuan seprti saat ini.
"Yang..." panggil farhat keistrinya berusaha meminta bantuan
Aulia yang merasa dirinya dipanggil oleh farhat lantas menolehnya sebentar dengan tatapan datar setelahnya ia memalingkan wajahnya kearah lain.
"adek dan bunda sudah makan malam belum,ayah tadi sudah beliin makan malam kesukaan kalian hloo..." ucap farhat lagi masih berusaha merayu dengan makanan namun masih sama tidak ada hasil.
"bund,adek ngantuk banget,," ucap ghilfana beralasan supaya segera bisa pergi dari hadapan sang ayah,dirinya tidak benci sama ayahnya namun ia masih kecewa sama ayahnya,yang pergi ninggalin dirinya disaat masih kangen kangennya karena sudah hampir seminggu tak bertemu dan setelah ketemu dan berjanji untuk menemaninya seharian penuh malah pergi lagi sebelum waktu yang dijanjikan habis.
"adek capek,ya udah yuk,bersih bersih dulu,setelahnya tidur,,tapi sebelumnya adek salim dulu gih sama ayah,," titah aulia keputrinya,biar bagaimanapun ia tetap tak mau putrinya berbuat yang tak baik terhadap orang tuanya.
"tapii bund,..." ghilfana masih malas dengan ayahnya,meskipun sebenarnya masih sangat rindu tapi rasa kecewanya lebih besar
"adek,,adek nurut ya sama bunda,salim gih,," ucap aulia tegas.dan akhirnya putrinya itu mau salim dengan ayahnya .
Ayahnya pun tak menyia nyiakan kesempatan itu dengan langsung memeluk putrinya dan berkali kali minta maaf.
Ghilfana yang emang pada dasarnya sangat mencintai dan rindu pada ayahnya pun akhir membalas pelukan sang ayah dengan tangis.
__ADS_1
Aulia yang melihat itu semua itu pun ikut menitikkan air mata namun ia langsung menghapus nya dan pergi meninggalkan farhat dan ghilfana.
Ia langsung masuk kamar,,membersihkan diri dan memilih berendam di bathub untuk menenangkan diri.Untuk urusan putrinya pasti akan dihandle oleh farhat yakin aulia.