
Sejak farhat mengutarakan maksudnya untuk menikah lagi dengan sofia
Aulia lebih banyak diam dan selalu menghindar dari farhat,bahkan aulia lebih sering menghabiskan waktunya untuk bekerja.
Berangkat siang pulang malam,,sementara untuk urusan sang putri ghilfana dia menyerahkan kesuaminya,mulai dari membangunkan,mengantar sekolah,menjemput lalu menemani belajar hingga menidurkannya
Dan aulia hanya akan melihat putrinya sebentar itupun dalam keadaan tidur didekapan sang ayah seperti yang terjadi malam ini saat dia pulang kerja,,dan ini sudah berlangsung sekitar 5 harian
Belum juga masuk kemarnya aulia terlebih dulu melihat kekamar sang putri dengan membuka kamarnya pelan tanpa suara dan setelahnya menyembulkan kepalanya untuk melihat putrinya.
Setelah melihat sang putri yang tidur dalam dekapan sang ayah,aulia menutup kembali pintunya dengan pelan lalu masuk kekamarnya
Kemudian ia kekamar mandi untuk bersih bersih badan serta muka lalu masuk ke walk in closed dan mengganti bajunya dengan stelan piayama yang panjang dengan motif rose mini.
Setelahnya dia menuju meja rias mengoleskan krim malam lalu mencuci tanganya kembali.
Namun dia sedikit terkejut ketika kembali kekamarnya karena dia ranjang farhat sudah menunggunya dengan menyender,
"banyak banget ya yang kerjaannya,," tanya farhat lembut dengan senyum
"iya" jawab aulia singkat
__ADS_1
"sini aku pijitin yang," tawar farhat
"tidak usah,udah ngantuk,, balas aulia ketus sambil merebahkan badannya disamping farhat dan memejamkan matanya.
" yang..."
"hmm,"
"soal yang kemarin tentang sofia"
"kenapa"
"dalam rangka apa"
"emm..."
"langsung saja,kamu akan membahas tentang pernikahanmu dengan sofia kan?aku gak mau ikut campur,kalau kamu sudah menemukan tempat ,tanggal serta persiapan lainnya kamu tinggal ngabarin aku.
"hey.hey,..tenang dulu yang,,kalau kamu gak setuju_.."belum selesai dia menyelesaikan kalimatnya sudah dipotong aulia
"mas,..sudah ya,..sedari awal aku dah ngiyain,,kamu mau menikah lagi dengan siapapun itu,,dan aku gak mau tahu tentang persiapanmu sampai mana,kapan lamarannya kapan akadnya,intinya semua terserah kamu asal kamu bahagia aja,semua keputusan ada dikamu"jelas aulia dengan memotongan ucapan farhat
__ADS_1
Aulia menghembuskan nafasnya berat,sebenarnya dia juga sedikit senang karena farhat masih menanyakan pendapatnya,
Walaupun entah digubris atau disepelekan
Sebenarnya aulia sudah memikirkankanya settiap hari,entah dikantor,dijalan,dikamar mandi maupun dikamarnya.
Seandainya dia mengatakan keberatannya tentang keinginan farhat untuk menikah lagi apakah farhat akan menurutinya atau tetap kekeh dengan keinginannya.
Apakah farhat akan meninggalkan sofia dan tetap bersamanya seperti sedia kala,atau malah menceraikannya dan memilih sofia
Atau malah mungkin suaminya akan nikah secara diam diam,dan berpura pura meninggalkan sofia.
Tapi satu yang menjadi keyakinannya,kalau farhat lebih memilh sofia dan meninggalkan dia,seperti disinetron sinetron itu.,dan itu akan membuat anaknya menjadi korban keegoisan mereka berdua.
Itu yang aulia tidak mau,melihat anaknya bersedih,dan menjadi minder serta mempengaruhi pertumbuhannya kelak.
Semua kemungkinan terasa nyata dan itu membuatnya semakin susah untuk bernafas mau teriak dan menangis tapi dia pantang menunjukkan kesedihannya dihadapan orang orang meskipun itu suaminya sendiri.
Dia hanya akan menangis dan berkeluh kesah dihadapan sang khaliq,tempat dimana ia bebas mengeluarkan segala sesak didada tanpa mendapatkan cibiran atau belas kasih yang pura pura dai orang orang.
Allah lah sebaik baiknya tempat untuknya kembali.
__ADS_1