
Mereka bersarapan bersama dengan omelet yang farhat masak
Setelah sarapan Farhat dan Ghilfana pamit,..
Farhat mengantar ghilfana sekolah terlebih dulu,,setelahnya dia mampir ketempat sofia
Karena dia terlanjur berjanji untuk mengantar pergi kekampung halaman bu mumun membagi undangan pernikahan kesanak saudaranya.
Farhat emang sengaja tak bilang atau pun minta ijin ke istrinya,karena dia takut istrinya makin marah.
Sementara dirumah, aulia bersiap siap untuk pergi kebutiknya karena banyak kerjaan yang tertunda dan sekaligus menghindari bertemu farhat.
Kenapa aulia bisa tahu kalau farhat bakal pulang,karena ketika pergi ngantar anaknya farhat hanya memakai stelan santai belum memakai stelan kerja.
Sehingga aulia berfikir kalau suaminya bakal pulang terlebih dulu minta maaf kembali kepadanya.
Karena sebelum tiga bulan lalu lebih tepatnya sebelum mengenal aulia,pasti farhat akan pulang setelah mengantar putrinya..Untuk quality time berdua dengan istrinya sebelum mereka disibukkan dengan kerjaan masing masing
Tapi semua itu berubah semenjak ada OG baru dikantornya yaitu sofia.Itulah yang membuat aulia semakin membenci sofia karena dia telah berhasil merebut waktu waktu berkualitasnya dengan farhat.
***
Sebelum pergi Aulia berpesan ke mbok ijah seorang paruh baya yang dia kerjakan untuk bersih bersih rumah,mulai dari jam tujuh pagi dan akan pulang jam 5 sore "mbok tolong nanti kalau mas farhat pulang tanya tentang saya jawab aja kalau saya udah berangkat kerja karena banyak kerjaan yang tertunda"pesan aulia
"iya mbak Lia,insyaa allah nanti mbok sampaikan" jawab mbok ijah
__ADS_1
"makasih ya mbok,kalau gitu saya berangkat dulu ya mbok"
"iya mbak ..mb lia hati hati nyetirnya jangan banyak melamun"
"eeh..."
"iya,saya perhatikan akhir akhir ini mbak lia banyak melamun,,"
"masak sih"
"iya mbak..kalau ada masalah berbagilah ke simbok,simbok kan gak ngember kayak pembantu sebelah "
Emang mbok ijah itu bisa dipercaya tapi aulia belum siap untuk berbagi.
Kan dia mau menghindari farhat makanya dia harus segera berangkat.
"ah simbok,,ya udah mbok aulia berangkat ya..assalammu'alaikum..."
"iya mbak,wa'alaikumussalam."
Sesampainya dibutik aulia langsung disibukkan dengan tumpukan tumpukan kertas.
Karena terlalu fokus dalam pekerjaan ia sampai lupa waktu kalau ini dah memasuki waktu makan siang,
Dan dia diingatkan makan siang oleh sahabat sekaligus desainernya dibutik ini, yang memgetuk pintu ruangannya mengantar makan siang yang telah dipesankan sang suami
__ADS_1
"loh apa ini sa,," tanya aulia ke maisa salah satu orang kepercayaannya
"makan siang dari suami tercinta Ia,ihh so sweet banget sih suamimh itu,bikin iri para jomblowati seperti aku ini"
Aulia terkekeh geli melihat ekspresi dari sahabatnya"makanya segera nyari suami sono,jangan hanya mulu,malu sama umur"
"ih kayak mamah gue aja omongan loe Ia," gerutu maisa
"lagian loe sih yang mulai,tumben loe mau nyamperin gue keruangan gue" curiga aulia
"gue lagi sebel Ia sama mamah gue"
"kenapa emangnya dengan tante ida" tante ida adalah mamanya maisa
"masak gue mau dijodohin sama anaknya temen arisan mama,ya gue kan ogah,kenal aja gak"
"ya loe kenalan dulu kali sa,belum juga kenal loe udah ogah,siapa tahu setelah loe ketemu dan kenalan loe berubah pikiran gitu"
"kalau ternyata orangnya gak sesuai ekspetasi gue gimana"
"ya eloe tinggal nolak secara halus lah"
"kalau mama gue maksa gimana,"
"ya loe kabur aja" jawab aulia sekenanya,karena emang pikiran sulia pun lagi semrawut
__ADS_1