Bermain Cantik

Bermain Cantik
bab 18


__ADS_3

Selesai mereka sarapan,,Aulia berencana mengantar sendiri putrinya berangkat sekolah.


Namun karena mobil farhat kehabisan bahan bakar kelupaan mengisinya dan ia terburu buru maka aulia mengijinkan farhat untuk menumpang mobilnya sampai tempat kerja dengan sangan terpaksa.


Sesudah menurunkan ghilfana kesekolah aulia melanjutkan perjalananya untul ngantar farhat dengan disetirin aulia sendiri.


"yang..biar aku yang nyetir ya" pinta farhat memohon


Dan tentu saja hanya dijawab gelengan oleh aulia..karena dia enggan bicara dengan farhat.


Ia langsung naik kekursi kemudi sedangkan farhat terpaksa naik kekursi disebelahnya yaitu kursi penumpang.


Lalu setelahnya aulia menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang.


"yang..kamu aku antar aja ya..mobilnya aku pinjam nanti pulanganya kalian aku jemput" pinta farhat takut takut ketika berhenti dilampu merah

__ADS_1


Dan Aulia hanya menjawab dengan pelototan matanya beberapa saat kemudian dalam hatinya dia berkata"supaya kamu bisa menjemput gundikmu dan enak enakan gitu,oh no"tentu aulia tak kan pernah mengijinkan farhat menggunakan mobilnya untuk memuat gundiknya itu.


"ya udah yang gak jadi,aku dianterin aja nanti pulangnya jemput ya," rayu farhat dengan senyum tanpa dosa yang dijawab aulia dengan delikannya.


"tapi gak usah deh yang,biar aku pulang naik taksi aja.soalnya gak tau pulang jam berapanya" ujar farhat sambil meringis


Dan aulia tak menggubrisnya sama sekali.


Sebenarnya aulia ingin sekali bertanya kepada farhat kemana dia pergi seharian dan bahkan sampai malam,dengan siapa ada urusan apa sehingga dia melupakan dirinya,,ok tak masalah dia melupakan dirinya.


Tapi ini dia bahkan tak ingat putrinya darah dagingnya sendiri, pasti semua ini karena gundiknya itu.


"kamu kenapa yang" tanya farhat tanpa merasa bersalah,bahkan dia pun tak minta maaf dan menjelaskan ke aulia kemana dia kemarin"sungguh menyebalkan"lirih aulia dan terdengar oleh farhat meskipun samar samar


"kamu ngomong apa yang,aku gak denger" tanya farhat

__ADS_1


Dan aulia tak menjawab sama sekali serta kebetulan lampu sudsh berubah warna hijau yang menandakan kalau sudah boleh jalan lagi.


"yang kamu marah ya,kok dari tadi diam terus"


"ya iya lah marah secara kamu pergi seharian tanpa kabar dan pamit" ingin sekali aulia mengucapkan itu,tapi dya masih enggan bicara sama farhat.


"yang_" belum sempat farhat melajutkan ucapannya aulia sudah mengerem secara mendadak,itu membuat farhat kaget karena belum siap,kemudian ia menoleh kekiri karena aulia memberi tahu kalau ia udah nyampe kantornya,tentu bukan dengan mulutnya melainkan dengan dagunya sebagai isyarat kalau mereka sudah sampai ditempat tujuan farhat.


Dan farhat menghembuskan nafasnya pelan sebagai tanda kalau dia akhirnya mengalah"ya udah kalau gitu aku kerja dulu,kamu hati hati bawa mobilnya,jangan melamun"ucapnya sambil mengulurkan tangannya dan diterima aulia sebentar lalu dilepasnya tanpa dikecup seperti byasanya.


Dan ketika farhat akan mencium keningnya aulia lansung menjsuhkan wajahnya sehingga farhat hanya mencium angin.


Dan kemudian ia keluar dari mobil dan bergegas masuk kekantornya.


Setelah farhat turun dari mobilnya aulia mendesah panjang sambil menggelengkan kepalanya,,ia tak habis pikir kenapa suaminya bisa tak pekaan gitu,kenapa farhat bisa secuek itu ke dirinya dan putrinya

__ADS_1


Aulia lelah dengan sikap farhat akhir akhir ini.


Setelah dirasa cukup lama merenungi sikap suaminya yang berubah,.Aulia segera tancap gas menuju butiknya.


__ADS_2