
Aulia melihat gelagat windy yang sepertinya akan membicarakan hal serius.
"wind...kamu baik baik saja?" tanya Aulia khawatir pada temennya
"Gue baik ia..justru gue khawatir sama loe,,??" yang mengkhawatirkan aulia balik
"gue?!..maksud loe gue kenapa??" tanya aulia ke windy berusaha menyembunyikan ketidak baikannya
"gimana ya...," tanya windy kediriny sendiri sambil menggigit jarinya"gini hlo ia,,gue beberapa hari yang lalu yah sekitar 3 hari yang lalu lihat farhat jalan ma cewek berjilbab gede..ya style nya macam aisyah gitu..tapi gue yakin itu bukan aisyah,soalnya gue sempet motoin mereka" ujar windy berhati hati sambil mengotak atik hpnya dan memperlihatkan fto farhat dengan sofia yang sedang berjalan sambil saling rangkul.
Sedangkan aulia yang melihat foto tersebut berusaha menampilkan respon yang biasa biasa saja,karena nyatanya ia memabg tak kaget,,tapi yang membuat ia heran kenapa suaminya bermesraan dimuka umum disaat anaknya menangis menunggu kepulangannya.Sungguh tak punya akal suaminya ini.geram aulia dalam hati.
"dan loe tahu ia,,gue ngikutin mereka sampai mana??" tanya windi ke aulia untuk memebak
__ADS_1
"kemana emang,,??" ucap aulia datar berusaha menahan semua amarahnya ke farhat.
"kesitu..?" tunjuk windy mengacungkan jarinya kegedung didepan yaitu apartemen yang salah satunya adalah unitnya.
Tempat tinggal pertamanya dan farhat setelah mereka menikah hadiah dari farhat karena terlalu bahagia saat aulia mau menikah dengannya waktu itu.
"maksud kamu mas farhat beli apartemen untuk istri baru nya??" tanya aulia yang sukses membuat windy menutup mulutnya dan melotot karena terkejut mendengar kata kata aulia
"maksud kamu,farhat menikah lagi??" teriak windy yang langsung menutup mulutnya karena sadar suaranya terlalu keras
"iya mas farhat kasih gue madu.." ucap aulia pelan
"gimana ceritanya,kapan farhat nikah lagi ia.." tuntut windy minta penjelasan
__ADS_1
"ya sekitar satu bulan lalu tepatnya sehari setelah loe berangkat ke negri jiran mas farhat minta ijin untuk nikah lagi_" belum selesai aulia menceritakan sudah dipotong oleh windy
"dan loe ngijinin,,loe mau dimadu gitu?? Dan gue tahu lo ia,loe gak mungkin sebaik itu untuk mau berbagi suami dengan wanita lain,,tapi apa pun itu,gue minta sama loe untuk jangan pernah percaya begitu saja dengan farhat." potong windy mengingatkan
"gue tahu,apa yang mesti gua lakuin wind...bahkan mertua gue sudah menentang pernikahan kedua mas farhat ini dengan beberapa syarat,,kamu tahu apa syaratnya??" tanta aulia memberi tebakan kewindy dan dijawab gelengan.
"mertua gue memberi syarat semua aset diatas namakan gue dan anak gue,,bahkan saham diperusahaan pun ia tinggal memiliki sekitar 15 persen,,"jelas aulia tanpa ekspresi
" tapi kenapa farhat dan istrinya,loe ijinin untuk tinggal diapartemen itu,,,"tanya windy yang membuaat aulia tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya lagi
"apa,,loe tahu dari mana kalau mereka menempati apartrmen gue,apa loe juga mengikuti mereka sampai depan unit gue,dan mereka masuk??" tanya aulia terkejut sambil mengepalkan tinjunya karena merasa kecolongan
"iya ia,...sorii" jawab windy sambil meringis karena merasa tidak bisa menolong temannya dengan menghalangi sipelakor itu menempati unit milik aulia.
__ADS_1
"sialan...gue kecolongan..loe gk salah wind,,bahkan lie gak tahu apa apa...gue harus bertindak cepat kalau gitu." ucap aulia sambil tersenyum ngeri.