Bermain Cantik

Bermain Cantik
bab 32


__ADS_3

"Maasyaa Allah cantiknya putri ayah,apa lagi kalau ditambah senyum gini,," puji farhat keputrinya sambil menarik dua sisi ujung bibir putrinya selepasnya melepas pelukannnya ke anaknya


"tapi adek masih masih hlo sama ayah.." ucap putrinya mengingatkan


"kok gitu sama ayah,kan ayah dah beliin mainan banyak,,tidak boleh hloo marah lebih dari tiga hari.." farhat memberi tahu putrinya


"ok...adek gak akan marah lagi asal malam ini ayah tidur sama adek,," syarat putrinya


"siap...ayah akan menemani adek untuk malam ini,asal jangan cuekin ayah lagi ya" ucap farhat menyanggupi syarat dari putrinya


"tapi ayah jangan ulangin lagi ya,," putrinya mengingatkan dan tak ada jawaban dari ayahnya,


Karena farhat tak bisa menjanjikan untuk selalu mementingkan putrinya tapi ia akan berusaha untuk mengutamakan putrinya diatas segalanya.


"makan dulu yuks...tadi ayah beliin makanan kesukaan adek,,"ucap farhat mengalihkan ke hal lain dan dijawab gelengan oleh putrinya


"kenapa,..." tanya farhat takut anaknya menuntut jawaban dari pertanyaannya tadi


"adek udah makan sama bunda dirumah eyaang,," jawabnya yang membuat farhat lega


"kalau gitu adek masuk kamar ganti baju,ayah makan dulu nanti kalau udah selesai makan,ayah langsung keatas untuk menemani adek tidur dan dongengin adek...ok?!"ucap farhat keputrinya dan dijawab anggukan oleh ghilfana.


Setelah ghilfana meninggalkannya sendirian diruang tamu,farhat pun beranjak pergi ke ruang makan.Ia makan dalam hening karena tak ada yang menemani.Setelah selsai makan farhat membereskan meja makan,menyimpan makanan yang masih ada dan bahkan ada beberapa yang belum tersentuh,karena ia membeli banyak untuk anak dan istrinya.


Lalu setelahny ia mencuci bekas alat makannya dan tak lupa mencuci tangan setelahnya.


Sesampainya dikamar putrinya farhat langsung menuju ranjang putrinya untuk mengajak tidur.

__ADS_1


" tapi ayah harus membacakan buku cerita ini,,sampai adek tertidur.."pinta putrinya sambil memberikan buku yang dimaksud keayahnya dan dijawab oleh farhat dengan anggukan dan senyuman.


Farhat mulai mebacakannya dan ghilfana mendengarkan nya.Tapi baru dibacakan 1 halaman anaknya sudah tak sadarkan diri mungkin karena kecapekan atau mungkin karena tak tidur siang.


Karena beberapa hari ini dirinya kurang tidur karena aktifitas malamnya dengan sofia maka tak berselang lama farhat pun menyusul putrinya pergi kealam mimpi.


...----------------...


Pagi harinya Aulia bangun seperti biasa.Setelah menyiapkan sarapan untuk putri dan suami serta dirinya.Ia segera naik keatas untuk bersiap siap.


Ia tak membangunkan purinya terlebih dulu seperti beberapa hari ini ia lakukan.Karena ia yakin kalau putrinya sudah dibangun kan oleh ayahnya dan tengah siap siap.


Dan semua itu terbukti karena ketika ia akan membuka pintu kamarnya terdengar suara putrinya yang memanggilnya.


"bunda..." pangiil putrinya dengan riang karena semangat


"iya sayang..putri bunda cantik bener,jam segini udah siap,," ucap aulia dengan menjawil hidung putrinya yang sudah didepannya


"Duh...cantiknya putri ayah.." ucap farhat tiba tiba keluar dari kamar dan sontak membuat aulia terkejut,namun aulia masi bisa menyembunyikan keterkejuttannya


"iya dong,." ucap putrinya dengan menggoyangkan badannya


"tapi ini masih bau aceem..." ucap farhat berusaha menggoda istrinya.namun yang digoda hanya menampilkan muka datar


"itu pasti bunda,," ucap putrinya ikutan menggoda


"ya udah kalo gitu bunda mandi dan siap siap dulu,kalian turun duluan" ucap aulia tanpa merespon godaan suami dan anaknya,lalu setelahnya ia berbalik dan masuk kamar meninggalkan mereka berdua tanpa menoleh lagi.

__ADS_1


"adek turun duluan ya..ayah kelupaan belum pake dasi.."ucap farhat dan dijawab anggukan oleh putrinya,


Setelah memastikan kalau putrinya sudah sampai bawah farhat kemudian masuk kamar menungguin istrinya yang sedang mandi.


Ketika keluar dari kamar mandi aulia dibuat kaget dengan keberadaan suaminya.Ia berpikir kalau suaminya sudah dibawah jadi drngan santai ia keluar kamar mandi hanya dengan dibalut handuk kecil seatas lutut karena lupa membawa handuk kimono.


Aulia langsung menuju walk in closet untuk mengenakan pkaian terlebih dulu,lalu setelahnya ia baru akan menggunakan perwatan wajahnya.


Namun ia dibuat kaget lagi karena suaminya tiba tiba berdiri dibelakangnya sambil memeluknya dari belakang dan menciumi lehernya.


" kamu apa apaan sih mas.."ucap aulia dengan suara serak menahan rangsangan suaminya


"aku kangen yang,," ucap farhat tak kalah serak ia berusaha menahan nafsunya dari kemarin tapi ketika melihat istrinya yng keluar kamar mandi dengan rambut basah dan handuk sepahanya membuat hasrat kelaki lakiannya naik lagi.


"maaf mas...tapi aku ada rapat pagi,dan ghilfana pasti sudah menunggu kita," ucap aulia memberi alasan,yang sebenarnya ia berusaha menghindar dari suaminya,karena ia masih kecewa dengan suaminya


Dan benar saja tak lama kemudian terdengan pintu diketuk dan suara anaknya menggema


"ayah...bunda...kok lama sih...adek udah lapar bbanget" teriak putrinya dari luar kamar


Dan mau tak mau farhat akhirnya harus menahan hasratnya kembali,,


"iya dek,bentar lagi ayah kebawah kok.." jawab aulia sambil mengkode suaminya untuk melepaskan dirinya dari pelukannya.


"jangn lama lama bund,," teriak putrinya lagi mengingatkan


"iya,," jawab aulia lagi

__ADS_1


Dan akhirnya farhat melepaskan aulia,kemudian turun kebawah,,


Tak lama setelahnya aulia turun kebawah menyusul anak dan suaminya,lalu mereka sarapan dalam diam.


__ADS_2