Bermain Cantik

Bermain Cantik
bab 30


__ADS_3

"Makan siang dulu mb ia"suara aisyah tiba tiba muncul diruangnya dengan membawa nampan berisi menu makan siang dan diletakkan dimeja depan sofa


Dan dibelakang aisyah ada Ghilfana yang mengekor tantenya


" eh kapan tiba,kok aku gak denger kalian buka pintu"tanya aulia kaget dan langsung beranjak dari duduknya untuk menghampiri putrinya karena tiba tiba sudah ada dihadapannya bersama adik iparnya


"mbak ia sih terlalu serius dengan kertas kertas itu.." tunjuk aisyah dengan kepalanya


"ya mau gimana lagi Syah,." jawab aulia sambil mengendikkan bahunya


"dah gih makan dulu mb,udah lewat jam makan siang hlo ini" ucap aisyah sambil menunjukkan jam tanganya


Aulia hanya menghela nafas panjang ketika melirik tumpukan kertas kertas yang ada dimeja kerjanya.Mungkin ia memang harus beristirahat sebentar untuk mengisi perutnya,agar energinya bisa terisi kembali.Lagian putrinya ada disini.


"kalian belum makan siang juga ya,kok banyak banget makannya dan ini,pasti bunda yang masak??" ranya aulia berturut turut sambil meneliti makanan yang aisyah bawa.


Ada sup ayam kampung,perkedel,tempe goreng dan sambal terasi,karena mertuanya tahu kalau menantunya itu tidak bisa menikmati makan tanpa sambal.


"Bunda,paling tahu sama kesukaan aku ya syah??.." ucap aulia sambil mencomot tmpe lalu dikasih sambil terasa


"yummy, tak pelnah belubah masakan bunda,selalu paling enyak" ucap aulia sambil mengunyah,


sedangkan aisyah hanya tersenyum.ia senang karena selera makan kakak iparnya masih sama seperti hari hari sebelum ditinggal nikah lagi oleh kakaknya


"nasinya segini cukup mb,," tanya aisyah setelah menyendokkan nasi untuk aulia.

__ADS_1


"tambah dikit lagi syah.." pinta aulia dan aisyah menambhkan dikit sesuai intruksi aulia.


"Ghilfana seberapa sayang,," tanya aisyah kekeponakannya setelah mengambilkan untuk aulia


"adek pngen sama kayak bunda,cepetan dong tante,adek udah laper banget ini" ucap ghilfana sambil mengelus elus perutnya.


Setelahnya mereka menikmati makan siang dengan diam.


...----------------...


Di minggu pagi ini Ghilfana sudah bangun seperti biasa.Ia menghampiri bundanya yang sedang memberi makan ikan ikanya dengan muka cemberut.


Aulia yang bingung karena melihat putrinya dengan muka tak bersemangat seperti minggu minggu yang lalu,lantas bertanya.


"kenapa dek,kok mukanya cemberut gitu??" tanya aulia sambil menarik tangan putrinya untuk duduk disampingnya


Kebiasaan yang sekarang tak bisa mereka lakukan lagi itu.sukses mebuat hatinya ngilu


Meskipun Ghilfana tak mengatakan secara langsung,Tapi Aulia tahu kalau putrinya kecewa.Fakta bahwa ia tak bisa menggantikan farhat itu membuatnya semakin merasa bersalah.


"kenapa harus ayah,kan bisa kita pergi berdua,," tanya aulia sambil mengelus elus rambut putrinya,


"gak usah bund,kayaknya memberi makan ikan ikan ini lebih seru.." jawab ghilfana,dengan merebut tempat makan ikan yang dipegang aulia ditangan kirinya.


"beneran,adek gak mau ketaman??" tanya aulia memastikan

__ADS_1


"bener bund,tuch ikannya lucu lucu bund," ucap ghilfana berusaha mengalihkan sang bunda dari kebiasaan minggu paginya dengan sah ayah agar bundanya tak sedih karena merasa bersalah.


"ya udah,bunda masuk dulu ya,mau buat sarapan untuk kita" pamit aulia ke putrinya


"iya bund,adek pngen dimasakin nasi goreng seafood bund,." request putrinya


"iya,," angguk aulia lalu beranjak dari duduknya dan masuk kedapur.


Sedangkan ditempat lain farhat sedang membantu istri dan mertuanya memasukkan koper koper kebagasi mobil,karena mereka akan pindah ke apartemen milik aulia.


"semua udah masuk kan nak,gak ada yang ketinggalan??" tanya mertuanya memastikan


"sudah bu,insyaallah tidak ada,,"jawab sofia mewakili farhat


" iya bu...nanti kita beli lagi yang baru kalau seumpama ada yang ketinggalan"ucap farhat menambahkan


"iya dong,semua harus baru,ibu malu kalau paje barang yang sudah jelek kan menantu ibu orang kaya" jawab mertuanya yang matre


"ibu_..." belum sempat sofia memberi nasihat ke ibunya farhat sudah menjawabnya


"iya bu..nanti farhat beliin yang baru semua,apa pun nanti yang ibu pengen ibu bilang aja" jawab farhat dengan senyum nya


"gitu dong,baru menantu ibu,ibu bangga banget dengan nak farhat" ucap mertuanya senang


"udah udah ngobrolnya,ayo kita segera pergi,,jangan lupa mampir untuk cari sarapan dulu ya mas" sofia menyudahi obrolan ibu dan suaminya

__ADS_1


"ya udah yuk berangkat" ajak ibu sofia


Dan mereka akhirnya pindah keapartemen diminggu pagi ini.


__ADS_2