
Siapa aku?
.
.
.
Dimana aku?
.
.
.
Untuk apa aku disini?
...
Ini cerita tentang diriku.
Bukan!
Maksudku ini cerita tentang kita.
Kita manusia yang mencoba untuk bertahan hidup dibumi
Kehidupan di bumi pada awalnya berjalan seperti biasa. Penemuan-penemuan hebat sudah banyak ditemukan. Teknologi sudah sangat berkembang pesat.
Selain itu manusia juga sudah menemukan energi baru. Energi tersebut lebih ramah lingkungan dan tersedia dalam jumlah yang banyak.
Kekurangannya adalah susah untuk diperoleh karena letaknya jauh berada didekat inti bumi.
__ADS_1
Manusia melihat potensi dari energi tersebut sangat bermanfaat sehingga membuat tiap-tiap negara berlomba untuk mendapatkannya.
Sekitar 2 tahun setelah mengambil dan mengolah energi tersebut, manusia dihadapkan dengan kedatangan mahkluk asing.
Kami tidak dapat menyebut mahkluk tersebut "alien" karena datangnya bukan dari luar angkasa melainkan dari inti bumi.
Mahkluk tersebut kami beri nama Ignity. Mahkluk dengan tubuh super raksasa dan beragam bentuk.
Mahkluk tersebut juga mengincar energi yang sama seperti yang diambil manusia.
Setiap kali manusia melakukan proses pengambilan serta penggunaan energi tersebut menyebabkan para Ignity muncul dari inti bumi.
Kehadirannya menjadi ancama bagi umat manusia karena para Ignity serta manusia berlomba untuk mendapatkan energi tersebut.
Tubuhnya yang super raksasa juga menjadi titik kehancuran bagi manusia. Kota-kota besar dihancurkan oleh mereka dengan sangat mudah. Ribuan nyawa melayang. Umat manusia hidup dalam rasa takut dan sengsara.
Para ilmuwan tidak tinggal diam. Mereka mengevakuasi seluruh manusia yang ada diseluruh belahan bumi untuk berlindung disebuah wilayah aman. Wilayah tersebut kami sebut "Myorta" ada juga yang menyebutnya sebagai "Birdcage" atau sangkar burung.
Disana manusia bisa hidup dan terhindar dari para Ignity. Myorta dikelilingi tembok tinggi yang mampu menghalau para Ignity. Selain itu para ilmuwan juga menanam "Shield Barrier" yang mampu mencegah kedatangan para Ignity dari bawah tanah di dalam zona Myorta.
Tembok serta Shield Barrier saja masih dirasa kurang cukup.
Seorang ilmuwan cerdas berhasil menemukan suatu senjata tempur yang mampu memerangi para Ignity.
"Untuk melawan monster. Manusia harus menciptakan monsternya sendiri. "
Dari situlah project M.E.C.H.A dimulai.
Sebuah robot raksasa yang dikendalikan oleh manusia untuk melindungi Myorta.
Pada awalnya kami mengira bahwa 1 pilot saja cukup untuk mengendalikan M.E.C.H.A ternyata hal tersebut salah besar. Setidaknya membutuhkan 2 pilot untuk mengendalikannya.
Umat manusia mampu bertanding melawan Ignity dengan menggunakan M.E.C.H.A. Kemenangan selalu berhasil kami raih setiap kemunculan Ignity.
__ADS_1
M.E.C.H.A sendiri lamban laun dimodifikasi dengan persenjataan yang lebih modern dan beragam.
Ratusan unit M.E.C.H.A sudah dikeluarkan dan setiap unit memiliki bentuk dan sejata yang berbeda.
Namun ada 1 unit M.E.C.H.A yang sangat mengejutkan, dimana pintu untuk masuk menuju kokpitnya tidak bisa dibuka sama sekali
M.E.C.H.A tersebut akhirnya hanya di diamkan saja dan tidak pernah digunakan. Ada rumor mengatakan bahwa M.E.C.H.A tersebut adalah unit pertama yang berhasil dibuat manusia.
"Diprotorium" adalah nama yang diberikan kepada unit M.E.C.H.A tersebut.
...
Keadaan manusia didalam Myorta sangat damai, namun apakah itu cukup?
Manusia tidak lagi bebas seperti sedia kala.
Manusia kini terkekang.
.
.
Manusia kini hidup dalam rasa ketakutan.
.
.
Manusia kini hidup dalam sangkar.
.
.
__ADS_1
Sudah mulai lupa apa itu kebebasan...