
Clang..!!
Semacam rantai dengan ujung runcing berhasil mengenai dada dari M.E.C.H.A Ironbeast.
Dengan cepat rantai tersebut menarik Ironbeast ke arah Ignity dengan kelas Gdar.
Ignity kelas Gdar, dengan tinggi sekitar 150 meter. Monster raksasa tersebut memiliki empat buah kaki. Dua kaki belakangnya sangat pendek dan kecil. Sedangkan dua kaki depannya begitu besar. .
Kepala dari Ignity tersebut nampak memiliki delapan buah mata, empat buah dimasing-masing sisi. Ignity tersebut juga nampak memiliki sebuah mulut.
Mulut dari Ignity tersebut sangat lebar dan berisikan gigi-gigi runcing. Diantara gigi-gigi tersebut terdapat semacam lidah panjang yang menjulur.
Tepat pada bagian dada dari Ignity tersebut memiliki semacam alat untuk menggulung rantai raksasa. Menurut informasi yang telah didapatkan. Kemampuan Ignity kelas Gdar ini sendiri dapat mengganggu penggabungan kesadaran dari pilot M.E.C.H.A
Menarik M.E.C.H.A yang telah ia lumpuhkan dengan rantai, kemudian meremukkan M.E.C.H.A tersebut dengan kedua kaki depannya yang sangat besar.
"Sial! Ironbeast sedang dalam bahaya! "
Seluruh unit M.E.C.H.A yang tersisa mencoba menahan Ironbeast agar tidak terbawa ke arah Ignity tersebut.
Namun apa daya kekuatan tarikan dari Ignity tersebut bukanlah tandingan dari pilot pemula seperti kami.
BRRTTT....!!
Aku mencoba untuk memberi perlawanan dengan menembaki nya menggunakan senapan mesin milik Bigboy. Namun hal tersebut sia-sia karena kulit dari Ignity tersebut sangat kerasa sehingga tidak mudah ditembus.
Satu-satunya cara untuk menembus kulit Ignity tersbut adalah dengan menggunakan tembakan dari meriam Ironbeast.
__ADS_1
"Sudahlah.. teman-teman.. tidak perlu menyelamatkan kami... "
Ucap Chris dengan nada putus asa.
"Oii... bicara apa kamu!! Mana mungkin bisa kami mundur begitu saja..??! Jangan bodoh kalian..!! "
Balas Albert.
Albert memacu Hellbringer, M.E.C.H.A yang dia dan partnernya kendalikan kearah Ingity kelas Gdar tersebut.
Dengan bantuan dorongan jet pendorong serta armor ringan miliknya. Hellbringer mampu melesat terbang ke arah kepala Ignity tersebut.
Dengan cepat Hellbringer menancapkan kedua buah senjata miliknya ke dua buah mata Ignity tersebut.
"Cih..!! Andai saja senjataku ada 8..!!"
Seusai mencapkan senjatanya, Hellbringer melesat disekitar kepala Ignity tersebut untuk mengalihkan Ingity tersebut.
"Jangan harap... dasar monster..!! Asal kau tahu saja aku adalah yang tercepat! "
Ucap Albert dengan percaya diri.
Akibat dari pengalihan yang Hellbringer lakukan. Tarikan rantai dari Ignity tersebut sempat berhenti sehingga memberikan kesempatan bagi M.E.C.H.A yang lain untuk mendekati Ironbeast.
"Ada yang aneh..!!"
"Apa maksudmu, Axell? "
__ADS_1
"Bukankah senjata milik Hellbringer menancap ke mata nya. Mengapa monster itu tidak bereaksi seperti kesakitan..?? "
"Yang jelas bukan waktunya untuk memikirkan itu..! "
...
"Sial...!! Ujung rantai ini menacap sangat dalam ke dada Ironbeast..!!"
Tanpa disadari Hellbringer berhasil ditangkap oleh Ignity tersebut dengan mulut lebarnya. Gigi-gigi runcing Ignity tersebut menancap erat di tubuh Hellbringer.
"Sialan.. sialan.. sialan.. "
Ucap Albert panik.
Dengan sekuat tenaga Ignity tersebut menghempaskan Hellbringer menggunakan mulutnya. Hellbringer terlontar cukup jauh dan mengalami kerusakan yang berat. Beberapa gigi dari Ignity tersebut masih menancap pada tubuh Hellbringer.
Ignity tersebut kembali menarik Ironbeast kearahnya. Dikarenakan Bigboy, M.E.C.H.A yang aku dan Michelle kendalikan berhasil berpegangan ketubuh Ironbeast maka Bigboy juga ikut terseret ke arah Ignity tersebut.
Ketika tepat berada dibawah Ignity tersebut. Dua buah kaki depan raksasanya diangkat. Sementara itu dua buah kaki belangkangnya menahan tubuh dan kedua kaki depannya.
Meski begitu Ignity tersebut nampak tidak kehilangan keseimbangan.
"Sial.!! Apa yang harus kami lakukan..?! Kalau tidak bertindak maka Ignity tersebut dapat meremukan kami..! "
ROARRRMMRR...!!
Raungan berasal dari Ignity tersebut terdengar sangat kencang. Semetara itu dua buah kaki raksasanya sudah diluncurkan untuk meremukkan kami.
__ADS_1
"To... to.. tolong kami..!!! "