Between Love & Enemy

Between Love & Enemy
017 ~ Hanya Kamu Seorang.


__ADS_3

Kenapa..?


.


.


.


Hah?


.


.


.


Kenapa kita berada disini?


.


.


.


Sebenarnya tempat apa ini?


.


.


.


Sejak kapan kita di tempat ini?


.


.


.


Sampai kapan kita harus berada disini?


.


.


.


Untuk apa kita disini?


.


.


.


Axell...


.


.


.


Kau tahu kalau aku tidak mungkin dapat menjawab semua itu...


.


.


.


Aku tidak tahu tempat apa ini..


.


.


.


Aku tidak tahu sejak kapan kita disini


.


.


.


Aku tidak tahu untuk apa kita disini..


.


.


.


Tapi


.


.


.

__ADS_1


aku tahu...


.


.


.


Kalau suatu saat kita pasti bisa kabur dari tempat ini


.


.


.


Apa aku benar, Axell..?


...


Sudah dua hari berlalu semenjak pertarungan kami yang pertama. Akibat melanggar perintah dan membahayakan seluruh tim maka Drico memberi sanksi kepada Albert dan Jennifer.


Selama dua hari ini pula aku terus menerus mendengar Albert dan Jennifer bertengkar. Baik subuh, pagi, siang, sore, malam, tengah malam mereka berdua selalu saja saling menyalahkan.


"Ini semua tidak akan terjadi kalau kamu mau bekerja sama! "


Ucap Jennifer ketus.


"Hah! Enak saja semuanya dilimpahkan ke aku! Peranmu sendiri juga tidak terlalu nampak kemarin! "


Balas Albert.


Sungguh hari-hari yang melelahkan bagiku mendengar mereka berdua saling bertengkar dan belum tampak tanda-tanda akan mereda.


...


"Apakah diantara kalian ada yang ingin mencoba mengganti partner? "


Tanya Drico.


"Berganti partner!? "


Semua pilot yang mendengar ucapan Dricopun lantas terkejut. Kami semua sudah merasa cocok dengan partner kami masing-masing dan tidak ingin menggantinya. Ditengah keheningan tersebut tiba-tiba Albert mengusulkan dirinya.


"Aku! Aku sudah tidak tahan dengan dia! "


Ucap Albert sembari menunjuk ke arah Jennifer.


"Hah! Kau pikir kamu saja yang tidak tahan? "


Balas Jennifer.


"Baiklah! Vero apa kamu bersedia untu mencoba penggabungan kesadaran dengan Albert? "


Ucap Drico.


Balas Vero.


Code 775, Vero adalah partner dari Jonathan sekaligus co-pilot dari M.E.C.H.A Behemoth.


Kepribadiannya sangat pendiam dan sabar sangat berbanding terbalik dengan Albert.


Apabila penggabungan kesadaran ini berhasil maka Jennifer secara resmi digantikan Vero untuk menjadi partner dari Albert.


Sedangkan Jonathan sendiri akan menerima Jennifer sebagai partnernya yang baru untuk menggantikan Vero.


...


[Ruang Simulasi Penggabungan]


Albert dan Vero sudah mengenakkan semacam helm khusus untuk mencoba simulasi penggabungan kesadaran.


Sementara itu Drico dan semua pilot yang tidak terlibat berada diruangan berbeda untuk mengamati hasilnya.


"Akan aku mulai prosesnya! "


Ucap Drico.


Status : Belum Terhubung


Bersiap untuk menggabungkan kesadaran


1..


.


.


.


2..


.


.


.


3..


.


.

__ADS_1


.


Start...


Status. : Mencoba menghubungkan.


Tiba-tiba sirene tanda kegagalan proses penggabungan berbunyi kencang. Tidak lama kemudian lampu pada ruangan simulasi tersebut padam.


Hal yang serupa yang pernah aku dan Michelle alami saat pertama kali mecoba penggabungan kesadaran.


Karena terjadi kegagalan membuat Albert dan Vero jatuh pingsan dan segera dibawa ke unit kesehatan Barlum.


Pada ke esokan harinya Vero sudah kembali sadar dan sudah pulih sepenuhnya, sedangkan Albert masih belum sadar.


Jennifer nampak khawatir dan segera bergegas ke unit kesehatan.


"Bodoh! Mau sampai kapan kamu seperti ini! "


Wajah Jennifer nampak memerah dan matanya berkaca-kaca.


"Kamu ini egois, pemarah, suka ngatur, tapi aku... "


"Tapi kamu apa..? "


Balas Albert.


"Tapi entah mengapa aku tidak dapat meninggalkanmu sendiri. "


"Begitu ya? maaf ya soal kemarin. .."


Mendengar jawaban dari Albert, Jennifer sadar bahwa Albert sudah kembali sadar. Wajah Jennifer kembali memerah dan kemudian ia memalingkan badannya.


"Bodoh! "


Ucap Jennifer sembari menyilangkan kedua lengannya.


"Iya aku tahu aku bodoh.. "


"Kau tahu? Aku sangat mengkhawatirkanmu! Semalam aku tidak dapat tidur karena kamu belum sadar juga.. "


"Ka..kau mengkhawatirkan ku? "


"Hah! Siapa bilang? "


"Jadi... kamu bersedia menerimaku lagi sebagai partnermu? "


"Ya.. mau bagaimana lagi, kan? Hanya kamu yang cocok jadi partnerku. "


Ucap Jennifer sembari menengok ke arah Albert.


"Te.. terima kasih... "


"Hah?! Dasar kamu! "


...


[Kantor Drico]


"Dr. Zen, sepertinya mereka sudah kembali akur. "


Ucap Drico.


"Bukankah menyabotase alat itu cukup berbahaya? "


Balas Dr. Zen dari sambungan telepon.


"Ya..aku tahu. Tapi dengan hal tersebut mereka mendapatkan pelajaran. "


"Ya sudahlah.. mendengar anak buahmu bertengkar membuatku ingat tentang masa muda kita. "


"Anda memang pilot yang handal, Dr. Zen. "


"Kamu juga...andai saja masa-masa itu bisa terulang. "


...


Selang beberap hari, kondisi Albert kian membaik. Hubungan Albert dengan partner juga kembali seperti sedia kala. Meski terkadang masih cekcok akan hal sepele.


"Semua pilot harap berkumpul! "


Sirene tanda kemunculan Ignity kembali dibunyikan.


"Jangan jangan! "


"Dua buah Ignity kelas Vreno dengan tinggi 30 meter sedang menuju kemari! "


Ucap Drico.


"Bukankah itu sama dengan Ignity yang kita lawan sebelumnya? "


"Cuman bertambah satu biji saja, tidak bakal menyusahkan, bukan? "


Ucap Albert.


"Halah... "


Serentak semua pilot mejawab sembari menoleh ke arah Albert.


"A.. apa?! "


Balas Albert.


"Semua pilot bersiap bertempur! "

__ADS_1


Ucap Drico.


"Dimengerti! "


__ADS_2