Between Love & Enemy

Between Love & Enemy
004 ~ Kegagalan Diriku.


__ADS_3

Sudah dua hari berlalu semenjak aku dan Michelle dirawat di unit kesehatan Barlum.


Aku diberi tahu bahwa Michelle mengalami kerusakan otak, namun berstatus ringan sehingga masih dapat melanjutkan pelatihan dikemudian hari.


...


Selain berkenalan dengan Michelle, aku juga berkenalan dengan remaja-remaja lain di Barlum.


Sama halnya dengan diriku, selain memiliki nama setiap orang juga diberi kode, sampai saat ini aku masih belum tahu fungsi dari kode yang kami miliki.


...


Code 001. "Axell"


Code 523. "Michelle"


...


Code 778. "Albert"


Code 053. "Jennifer"


...


Code 069. "Chris"


Code 038. "Angel"


...


Code 899. "Diego"


Code 111. "Chelsea"


...

__ADS_1


Code 055. "Jonathan"


Code 775. "Vero"


...


Setiap orang didalam Barlum sudah mendapatkan partnernya masing-masing.


Kegagalan pada latihan penggabungan kesadaran harus aku jadikan pelajaran agar aku tidak melakukan kesalahan yang dapat membahayakan partnerku.


Dilain sisi aku juga sangat penasaran dengan kenangan yang terlintas, aku yakin bahwa kenangan itu adalah milikku.


Namun apabila aku ingin mencoba melihat kenangan itu lagi maka partnerku atau diriku sendiri kemungkinan besar akan mengalami kerusakan pada otak.


Menjaga konsentrasi pada saat penggabungan kesadaran harus aku jaga agar dapat berjalan dengan baik. Apabila konsentrasiku memudar maka beberapa kenangan akan terlintas dibenatku.


...


Aku diminta untuk menghadap Drico di kantornya. Ketika aku berjalan menuju kantor Drico aku berpapasan dengan Albert, salah seorang calon pilot selain diriku.


Ucap Albert seakan mengajak berkelahi.


"Dibanggakan? Apa maksudmu? "


"Kau tahu, kode milikmu berdigit 001. Bukankah kamu sadar bahwa kamu orang pertama yang mendapatkan kode. "


"Lalu hubungannya apa? "


"Aku dengar bahwa kode 001 mempunyai potensi terbaik, tapi malahan gagal pada latihan pertama. ha... ha. hha. "


Aku sudah tidak tahan dengan ucapannya. Aku sangat kesal dan sangat ingin untuk memukul muka mengesalkannya itu.


"Aku dengar besok akan diadakan latihan penggabungan kesadaran lagi. Tapi aku percaya bahwa kamu bakal gagal lagi. "


Ucap Albert sembari pergi meninggalkan diriku.

__ADS_1


"Aku akan buktikan bahwa aku bisa menggabungkan kesadaran! Lihat saja besok!"


"Ha...ha.. ha.. Lihat saja besok! "


...


Albert, orang ini berhasil dalam latihan penggabungan kesadaran pada latihan sebelumnya.


Jennifer, partnernya juga memiliki potensi. Pada setiap pemberian materi ia sangat aktif. Pada latihan fisik dia juga mendapatkan nilai yang cukup memuaskan. Kemampuannya tidak dapat diragukan lagi.


Selain itu aku masih memikirkan tentang apa yang dikatakan Albert tentang diriku yang memiliki kode 001. Apa yang sebenarnya melatar belakangi pemberian kode kepada kami.


Apakah ada sangkut pautnya dengan kemampuan kami kelak sebagai pilot.


Pertanyaan yang membelit didalam hatiku semakin banyak saja. Tapi aku yakin satu per satu pertanyaan itu akan mampu aku jawab.


...


"Drico, apakah anda memanggil saya? "


"Iya benar. Silahkan duduk. "


Suasana kantor Drico cukup menegangkan. Didalam ruangan tersebut hanya diterangi oleh lampu yang sudah redup.


Aku duduk disebuah bangku menghadap ke arah Drico. Raut wajahnya sangat serius dengan bekas luka dimata kirinya menambah kesan menyeramkan dari Drico.


Didalam hatiku tiba-tiba muncul rasa bersalah kembali terhadap Michelle. Mungkin saja alasan Drico memanggilku adalah untuk membicarakan hal tersebut.


"Kode 001!"


Suara yang Drico keluarkan sangat berat. Seakan ada sesuatu yang cukup serius untuk dibicarakan.


Waktu didalam ruangan tersebut terasa sangat lamban. Entag mengapa setiap detik terasa sama lamanya dengan satu jam.


"Apa yang membuatmu gagal pada latihan sebelumnya? "

__ADS_1


__ADS_2