Between Love & Enemy

Between Love & Enemy
028 ~ Sama tapi Berbeda.


__ADS_3

Dengan segera sang gadis berbalik dan memeluk anak monster tersebut. Alhasil gadis itu terkena tembakan dipunggungnya.


"La.. ri.. Be.. bas.. lah.. " Ucap gadis itu dengan terbatah-batah.


Anak monster tersebut melihat bercak darah merah keluar dari gadis tersebut dan dari saat itu dia sadar bahwa mereka berdua berbeda.


Penjaga yang baru saja menembakkan pistolnya terlihat panik dan segera melapor ke rekannya yang lain melalui sambungan radio. Anak monster tersebut segera melarikan diri melalui pintu belakang lab sembari tetap melihat ke arah sang gadis yang tak lagi bergerak tersebut.


...


"Apa!? Segera pecat orang itu! Sisanya cari anak monster itu! " Ucap ayah sang gadis tersebut.


Tak lama kemudian seorang penjaga lab membawa sang gadis kepada pria tersebut. Melihat putrinya yang tak lagi bernyawa membuat pria tersebut seketika menangis sembari memeluk jasad putrinya.


"Maafkan ayah..!! Maafkan ayah..!! " Tangis pria tersebut.


Pria tersebut seketika melihat kearah tabung percobaan manusia kloning yang selama ini pria itu teliti dan teringat bahwa masih ada satu cara agar putrinya kembali hidup.


"Yang aku butuhkan hanya monster busuk itu! Tenang putriku! Kita akan segera bertemu lagi! "


Kemudian terdengar suara langkah kaki. Anak monster itu masuk kedalam ruangan tersebut. Hal itu serentak membuat pria tersebut terkejut.


"A.. pa.. yang..?! " Ucap pria itu heran.


Anak monster tersebut seketika melukai tanganya sendiri menggunakan kukunya, membuat darah berwarna kuning menetes keluar kemudian memperlihatkan kepada pria tersebut.


Tak berhenti disitu anak tersebut menunjuk ketabung percobaan manusia kloning, kemudian menunjuk ke arah sang gadis.

__ADS_1


Seketika pria tersebut sadar bahwa anak monster itu telah menyerahkan dirinya sendiri untuk kembali menghidupkan gadis tersebut melalui operasi manusia kloning.


...


Darah anak tersebut diambil kemudian diekstrak untuk menciptakan sebuah tubuh seorang gadis. Pria tersebut mengambil sehelai rambut sang gadis sebagai sampel DNA.


Percobaan manusia kloning tersebut berhasil. Seorang gadis cantik keluar dari sebuah tabung percobaan.


"A.. ayah..?? " Ucap gadis tersebut dengan senyum diwajahnya.


Melihat putrinya kembali hidup, pria tersebut tersungkur dan dengan cepat memeluk gadis tersebut.


...


"Aku dengar, uji coba manusia kloningmu berhasil. " Ucap seorang lelaki.


"Tidak terlalu buruk. Hanya saja aku perlu menyelesaikan beberapa tahap. "


Pria tersebut tiba-tiba meneteskan air mata.


"Dr. Zen.. ma.. maafkan aku..!!"


"Ke.. kenapa ini? "


"Aku sudah berbuat jahat padamu! Aku sudah jahat kepada anak itu! Aku memang tidak pantas hidup! "


Lelaki tersebut terlihat kebingungan dan menjawab. "Pak, apa yang anda katakan? Bukankah putri bapak sudah kembali? Apakah itu tidak cukup? "

__ADS_1


Seketika pria itu menunduk. "Dia memang hidup, ta.. tapi.. dia berbeda! Dia bukan putriku.. dia.. berbeda dengan sebelumnya. Sekali lagi maafkan aku! " Ucapnya.


Pria tersebut mengambil sebuah pistol dari laci mejanya kemudian menyodorkannya tepat dikepalanya.


"Pak! Hentikan! Apa yang anda lakukan?!"


Teriak lelaki tersebut panik.


"Hapus ingatan mereka, Dr. Zen! Aku mohon kepadamu! Aku tidak ingin mereka mengigat diriku ini! Aku serahkan kepadamu, Dr. Zen! "


BANG..!!!!


Pria tersebut mengakhiri hidupnya.


...


Anak monster yang telah berada diruangannya kembali dikunjungi oleh sang gadis.


"Axell. Aku mau kamu memakai ini." Ucap gadis tersebut sembari memberikan sebuah kalung.


"Henapa kujungnya hanya setengah? " Balas anak tersebut penasaran.


Gadis tersebut menunjukkan kalung yang ia kenakan.


"Karena satunya lagi ada diaku. Aku yakin kalau kita bisa keluar dari tempat ini bersama-sama. " Ucap gadis tersebut.


Seorang lelaki kemudian masuk kedalam ruangan tersebut dengan mata berkaca-kaca.

__ADS_1


"Kalian berdua, ikut denganku! "


__ADS_2