
"Saya kurang konsentrasi. Ketika saya mencoba menghubungkan kesadaran saya melihat semacam memori dari diri saya. "
"Hal tersebut memang biasa terjadi pada saat permulaan. Tapi yang saya herankan adalah.."
Kepala Drico sedikit menunduk, mengangkat tangannya ke dagunya seakan sedang berpikir serius.
"Yang saya tidak ketahui adalah yang mengalami kerusakan fatal hanya pada satu pilot saja. "
Drico berdiri dari tempat duduknya kemudian berdiri menghadap ke arah luar jendela. Dibalik jendela terdapat ruangan raksasa tempat menyimpan M.E.C.H.A.
Drico memejamkan matanya, kedua tangannya dilipat kebelakang membentuk sikap berdiri ditempat.
"Pada kebanyakan kasus, kegagalan semacam ini biasanya ditanggung oleh 2 pilot. Namun anehnya hanya partnermu saja mengalami kerusakan fatal. "
Mendengar hal tersebut hatiku semakin merasa bersalah. Aku mencoba menjawab pertanyaan Drico namun ia kembali melanjutkan ucapannya.
"Untuk itu saya.. "
"Pada ujian selanjutnya saya mohon lebih serius lagi. Apabila terjadi kegagalan lagi kemungkinan besar partnermu akan mengalami cacat permanen. "
Benar! Pada latihan penggabungan kesadaran selanjutnya aku harus lebih serius. Aku tidak mau melukai partnerku, Drico juga mengharapkan diriku berkembang. Selain itu aku mau menunjukkan kemampuanku kepada Albert.
"Itu saja. Pembicaraan selesai. "
"Saya mohon permisi. "
...
Aku harus bisa menggabungkan kesadaranku dengan Michelle. Apabila hal semacam ini saja tidak bisa aku lakukan, bagaimana nanti aku bisa mengendalikan M.E.C.H.A.
Penggabungan kesadaran antara dua pilot merupakan hal mendasar dalam mengendalikan M.E.C.H.A. Semakin kuat 2 kesadaran yang digabunggkan maka semakin kuat pula daya tempur dari M.E.C.H.A itu sendiri.
"Ehh.. anu... Axell aku ingin bicara. "
Panggil Michelle dengan perban yang masih terikat dikepalanya.
"Michelle, maafkan aku pada latihan sebelumnya. Besok aku pasti akan lebih berusaha! "
Aku berpikir dengan mengatakan hal tersebut dapat sedikit menenangkan Michelle dan mungkin dapat mengembalikan semangatnya.
"Aku.. sangat ingin melihat Myorta. Maka dari itu aku mohon bantuannya. "
Myorta? Sebenarnya aku sendiri juga tidak tahu tempat apa itu. Sugesti yang telah ditanam Drico kepada kami sangat besar dampaknya. Ia berhasil membuat Michelle memiliki impian.
Tapi aku tahu semua itu hanya akal-akalan semata agar kami mau berlatih keras.
"Yah, aku juga ingin melihat Myorta. Besok kita harus berhasil ya.. "
Seusai pembicaraan kami selesai, Michelle dipanggil oleh unit kesehatan untuk melepas perban dan meminum obat.
Pada malam hari aku tidak bisa tidur, beberapa hal terus menganggu diriku. Tapi yang pasti adalah besok aku harus bisa berhasil dalam latihan penggabungan kesadaran.
__ADS_1
...
"Baik! Pada hari ini kalian akan melakukan latihan penggabungan yang kedua! Semua pilot segera menuju ruangan masing-masing."
Semua pilot bergegas menuju ke ruangan simulasi nya masing-masing. Untuk latihan penggabungan kesadaran kami menggunakan semacam alat yang akan menempel pada kepala kami.
Aku
.
.
.
Aku pasti
.
.
.
Aku pasti bisa
.
.
.
...
Penghubungan dalam....
1...
2...
3..
Start...
Kenangan ini!
Kenangan ini kembali!
Sesuatu yang pernah aku alami dimasa laluku tapi entah mengapa tidak dapat aku ingat.
"Axell kau tahu mengapa ujungnya aku bentuk burung? "
"Tidak, memang mengapa? "
__ADS_1
"Karena ku ingin terbang bebas, aku ingin terbang bebas denganmu dari sini. "
Kenangan ini! Siapa sebenarnya gadis ini!
TIDAK!
TIDAK! Aku harus konsentrasi! Aku tidak boleh sampai gagal lagi!
.
.
.
.
.
.
"Kamu berjanji tidak akan melupakanku, kan?"
Maaf! Aku tidak bisa melihat ini saat ini! Apabila aku gagal saat ini Michelle bisa dalam bahaya!
...
"Bagaimana situasinya? "
"Mereka semua sudah terhubung, pak! "
"Bagaimana dengan code 001?"
"Code 001 dengan partnernya adalah pasangan yang memiliki tingkat paling tinggi dari semua pilot yang ada! "
"Hmm... mengesankan! Tidak salah apabila Dr. Zen membanggakan dirimu. "
Drico dengan petugas lainnya sedang bercakap-cakap dibalik ruangan. Mengamati segala yang terjadi diruangan simulasi.
...
Seusai simulasi semua pilot dengan partnernya diminta untuk berkumpul oleh Drico.
"Mengesankan! Selamat! Kalian semua berhasil lulus latihan ini! "
Tidak kusangka aku berhasil! Aku berhasil melawan keinginanku untuk melihat memoriku! Aku berhasil menyelamatkan Michelle.
"Yang memiliki tingkat paling tinggi sampai mencapai titik sempurna adalah code 001 dengan partnernya! "
Kata-kata yang dilontarkan Drico membuat semua pilot yang mendengar sangat terkejut tidak terkecuali diriku.
Ketika aku melihat ke arah Albert, ia memasang muka masam tanda tidak menyukai hal yang disampaikan oleh Drico.
__ADS_1
"Selamat code 001! Kamu berhasil! "
Ucap Drico sembari melirik ke arahku.