Between Love & Enemy

Between Love & Enemy
015 ~ Janji yang Aku Buat.


__ADS_3

Berjanjilah padaku..!!


.


.


.


Janji?


.


.


.


Aku harus berjanji apa?


.


.


.


Berjanjilah suatu saat nanti kita akan melihat dunia!


.


.


.


Apa aku bisa?


.


.


.


Apa aku bisa menepati janji itu?


.


.


.


Bisa!


.


.


.


Aku yakin kita bisa melihat dunia yang luas ini!


.


.


.


Maka dari itu ingatlah janji kita, ok?


.


.


.


O.. ok?!


...


**Data Ignity**


Kelas. : Vreno


Tinggi. : 30 meter


Kemampuan. : Meledakan diri


Kecepatan. : Bergerak sangat cepat


...


Drico memberikan semua data informasi tentang Ignity yang akan kami lawan. Setelah itu kami diperintahkan untuk segera ke M.E.C.H.A untuk menggabungkan kesadaran kami.


"Aku akan memberi perintah dari ruang pusat, namun keputusan lapangan akan tetap diambil oleh Ironbeast sebagai ketua! "


"Dimengerti! "


"Ahh kenapa mereka juga yang harus jadi ketua!? "


Ucap Albert.


Semua pilot beserta dengan pasangan masing-masing sudah berada didalam M.E.C.H.A masing-masing.


Bersiap untuk menggabungkan kesadaran.


1..


.


.


.


2..


.


.


.


3..


.

__ADS_1


.


.


Start...


"Untuk mengingat janji kita.. "


"Janji? Janji apa!? "


"Pakailah kalung ini! "


"Kalung? "


"Semoga kau tetap mengingat janji kita, Axell."


"Siapa kamu! Janji apa yang kau katakan? "


.


.


.


Sial!


.


.


.


Sial! Aku terbawa oleh kenangan ini lagi!


.


.


.


Aku harus fokus.


.


.


.


Fokus!


.


.


.


Kita akan bertempur!


.


.


.


.


.


.


Aku percaya dengan partnerku, Michelle.


.


.


.


Aku percaya dengan rekan timku!


.


.


.


Dengan Bigboy aku pasti bisa!


...


Penggabungan selesai!


Status : TERHUBUNG.


"Semua pilot bersiap meluncur keluar!"


Ucap Drico.


Membuka gerbang 01


.


.


.


Membuka gerbang 02


.


.


.


Membuka gerbang 03


.


.


.

__ADS_1


Membuka gerbang 04


.


.


.


Membuka gerbang 05


.


.


.


"Semua M.E.C.H.A diberi ijin untuk meluncur! "


"Dimengerti! "


Dengan bantuan semacam roket pendorong, semua M.E.C.H.A yang kami kendalikan melesat keluar dari aula penyimpanan M.E.CH.A.


Disepanjang jalur peluncuran terdapat lampu berwarna merah terang disisi kanan dan kiri lintasan sembari suara sirene berdengung kencang.


Gerbang Akhir. : TERBUKA


Gerbang akhir merupakan gerbang yang membuka jalan keluar dari ditembok. Dengan terbukanya gerbang akhir maka kami dapat melesat keluar dari dalam tembok.


"Dunia luar! Kita akan melihat dunia luar! "


Pengait yang melekatkan M.E.C.H.A dengan jet pendorong dilepaskan sehingga semua M.E.C.H.A berhenti melesat. Hal tersebut dilakukan setelah berada diluar tembok.


"Dunia luar? Kenapa dunia luar menjadi seperti ini! "


"Ignity! Pasti mereka semua yang melakukan


ini! "


Sejauh mata kami memandang hanya terdapat tanah gersang. Gedung-gedung yang pernah kami dengar tidak tampak. Dunia yang kami tinggali benar-benar berubah.


"Pusat kepada seluruh unit M.E.C.H.A! Target terlihat diarah Timur sejauh 400 meter."


"Dimengerti pusat! "


"A.. aku melihatnya! "


Ingity dengan tinggi 30 meter dengan bentuk seperti bola. Ingity tersebut memiliki enam buah kaki, tiga disetiap sisi. Tepat pada tengah badannya terdapat semacam satu buah titik berwarna merah terang.


Titik tersebut terus bergerak memperhatikan gerak-gerik yang M.E.C.H.A kami lakukan, seakan-akan sedang membaca strategi yang akan kami lakukan.


"Kita harus menjaga jarak dengan Ignity tersebut! "


"Oii.. ketua tim! Apa yang harus kita lakukan?"


Ucap Albert.


"Kita harus menghancurkannya dari jarak jauh! "


Ucapku.


"Kalau begitu aku akan menggunakan meriamku! Ironbeast dapat menembaknya dari jarak jauh!"


Balas Chris.


Ironbeast, M.E.C.H.A yang Chris dan Angel kendalikan. Dengan dilengkapi sebuah meriam raksasa. M.E.C.H.A yang mereka kendalikan dapat menghacurkan Ignity dari jarak berkilo-kilo meter jauhnya.


"Kami akan bersiap menembak! "


Ironbeast memasang semacam cakar pada kedua kaki M.E.C.H.A nya agar ketika meriam ditembakan keseimbangan M.E.C.H.A masih tetap terjaga.


"Mengunci target! Target terkunci! "


"Mengisi daya! "


10%


.


.


30%


.


.


60%


.


.


80%


.


.


100%


.


.


"Daya terisi penuh! Siap menembak! "


"Tembak...!! "


BOOM..!!!


Sebuah dentuman keras berasal dari meriam yang Ironbeast tembakan. Dikejauhan ledakan besar juga terlihat.


Akibat dari ledakan tersebut membuat debu dan pasir berhamburan sehingga menghilangkan pandangan kami.


"Apa kita? Apa kita berhasil? "


"Tidak! Target bergerak dengan cepat menuju kalian! "


Ucap Drico melalui sambungan radio


"Sial! Pandangan kami hilang! "

__ADS_1


"Tepat 100 meter didepan kalian! "


Teriak Drico.


__ADS_2