
Di Kerajaan kaisar...
Nampak Ryuo sedang berbicara dengan kaisar.
"HAHAHAHA... kau suami yuki ternyata, menjijikan sekali. " ucap kaisar merasa tak percaya.
"Grrrr... " Ryuo memandang kaisar dengan menahan amarahnya.
Dari arah dalam kastil, shiroi dan suzume keluar dengan membawa yuki di punggung suzume.
Ryuo pun menoleh kearah yuki yg di gendong suzume.
"Yu.. Yuki... " Ryuo pun tercengang melihat darah yg penuh di sekujur tubuh yuki.
"Yangmulia nona yuki sekarat... Kita harus bergegas membawa nona yuki ke istana, karna hanya bunga jinsei yg dapat menyembuhkan nona yuki... " ucap suzume panik.
"Baiklah, cepat kita kembali ke istana... Ayooo... " Ucap Ryuo memberi perintah.
"Baik yangmulia.. " Ucap suzume.
Suzume pun berlari duluan di iringi shiroi di belakang.
"kau fikir, kau bisa membawa yuki dengan mudah siluman? Setelah apa yg kau lakukan di Kerajaan ku. " Ucap kaisar kesal.
"Hah... Urusan kita belum selesai... Aku pasti akan kembali membalas atas perbuatan kau pada yuki... " ucap Ryuo marah.
Ryuo pun pergi meninggalkan kaisar...
"Kita lihat apa yg akan aku laku kan... " Kaisar pun pergi meminta bantuan pada para Sekutu dan beberapa penyihir desa.
Kembali ke cerita yuki...
"Saat itu aku tidak sadar apa yg terjadi selanjutnya, tapi yg aku ingat saat melihat suzume yg mengelap darah yg ada di tubuhku dengan perlahan... "
"Dan suzume menceritakan bahwa bunga jinsei yg membuat ku tersadar, ku fikir urusan ku dengan ayah ku telah usai saat aku kembali ke istana Ryuo. Tapi, aku salah... "
"Apa yg terjadi selanjutnya? " Tanya yorra.
"Ayah ku membawa semua pasukan Sekutu dari berbagai macam negara, dengan aduan bahwa siluman rubah hitam mengancam semua negara, Karna semua negara resah, akhirnya mereka melakukan aliansi untuk membunuh Ryuo. "
"Dan aku tak habis fikir, ayah ku hingga membawa semua penyihir terhebat untuk membunuh Ryuo... "
"Berarti yg ibu ku ceritakan tentang 100tahun lalu, peperangan antara siluman rubah itu adalah ini? " Tanya yorra.
"Ya... Kau benar, ini yg terbesar... " Lanjut yuki.
Kejadian saat itu...
Nampak yuki sedang berbaring dengan tubuh penuh darah, dan pakaian yg masih robek robek karna cambukan.
"Suzume... " yuki mulai tersadar perlahan dengan menahan rasa perih di tubuh nya.
"Nona yuki syukurlah anda sudah sadar... " ucap suzume senang.
__ADS_1
Yuki memperhatikan Suzume yg masih mengelapi tubuh yuki dengan air hangat.
"Suzume, Ryuo dimana? " tanya yuki khawatir.
"Yangmulia Ryuo sedang menyusun rencana nona... " ucap suzume.
"Rencana? rencana apa? " yuki pun berusaha untuk bangun.
"Nona yuki istirahat lah, jangan paksakan untuk bangun. " Suzume panik dan menahan tubuh yuki yg berusaha untuk bangun.
"Aku baik baik saja... Lepaskan... " ucap yuki kesal.
"Nona yuki... " Suzume pun tak bisa memaksakan keinginan yuki yg ingin berusaha duduk.
"Jelaskan pada ku... Apa yg akan di rencanakan Ryuo? " Tanya yuki serius.
suzume akhirnya menceritakan semuanya.
"Semenjak kemarin kami menjemput nona yuki yg kritis, ayah nona membuat aliansi dengan berbagai macam negara untuk membunuh yangmulia Ryuo... Dan akhirnya yangmulia membuat rencana dengan mengandalkan 10 jendral siluman untuk melawan para tentara aliansi. " Jelas suzume.
"Apaaa...? Ingin Membunuh Ryuo? " Yuki pun sangat terkejut apa yg ia tau.
Saat itu, Ryuo datang ke kamar yuki dan melihat yuki yg sedang duduk di ranjang nya dengan wajah shock.
"Ada apa? Kenapa wajah mu seperti itu? " Ryuo pun menghampiri yuki dan memeluk nya.
"Ryuo... Kita harus pergi dari sini... " ucap Yuki panik.
"Pergi kemana? " Ryuo pun melirik suzume.
"Jangan sembunyikan apa pun dari ku, aku tau semua nya... " yuki pun melepaskan pelukan Ryuo.
"Huh, ternyata Suzume sudah menceritakan nya ya... " Ryuo pun tak bisa menyalahkan suzume.
"Ryuo Disini sudah tidak aman, kita harus pergi dari sini. Kau tidak tau kan? Berapa ribu prajurit yg akan melawan mu? " Tanya yuki panik.
Ryuo memegang wajah yuki dan memandang mata nya dengan senyuman.
"Kita tak bisa kabur, karna semua negara manusia ingin membunuh ku, jadi yg terbaik adalah melawan nya. Jangan khawatir aku cukup kuat untuk melawan mereka semua di tambah aku tak sendiri, ada 10 jendral yg setia membantu ku untuk berperang. " ucap Ryuo meyakinkan yuki.
"Ini semua salah ku, salah ku... Jika aku tidak terlahir dibumi ini, tidak kabur dari kastil, tidak menemui mu, dan menuruti ayah ku. mungkin hidup mu tidak akan seperti ini... " Yuki pun merasa kehadiran nya membuat beban dalam kehidupan semua orang.
"Hei... Hei... Berhentilah menyalahkan dirimu sendiri, jika kau tak ada dibumi ini aku mungkin sudah mati. Kau tau aku sekarat di hutan, tapi kamu yg menyelamatkan aku, kamu tidak tau dulu aku adalah moster pembunuh yg kejam tapi semenjak mengenal mu aku lebih bisa mengontrol emosi ku, dan hidup ku yg penuh kegelapan menjadi lebih berwarna, kau adalah pelangi dan cahaya dalam hidup ku, aku sangat bahagia bertemu dengan mu, jangan pernah menyalahkan diri mu yuki. " Ryuo merasa sedih dengan yuki yg putus asa.
"Tapi.... Kau akan mati... " Yuki pun tak bisa menahan air mata nya.
Ryuo pun memeluk yuki dengan erat.
"Aku berjanji, aku tidak akan mati... Percayalah pada ku.." Ryuo pun meneguhkan hati nya untuk membuktikan pada yuki bahwa ia dapat menangani semua ini.
DITEMPAT LAIN
Pagi hari diperjalanan menuju hutan Ookii...
__ADS_1
Nampak 1000 pasukan dengan 10 penyihir andalan dari masing masing negara yg menjadi pemimpin barisan, bergerak dengan menaiki kuda menyerbu dari 4 titik. Utara, timur, barat dan selatan.
"Sangat rumit melawan rubah itu di atas gunung Ookii baginda, tapi dengan pasukan yg banyak aku yakin ia pasti kalah. " Jelas jendral pada kaisar (ayah yuki)
"Inilah hari terakhir kau bernafas siluman rubah... " Ucap kaisar dengan senyum sinis nya.
DITEMPAT LAIN
di depan istana Ryuo...
Nampak Ryuo sedang menyusun rencana dengan 10 jendral nya.
"Dengarkan aku, Shiroi Kei (siluman ular putih) dan Akuma Sasori (siluman kalajengking) kalian bertahan di bagian utara. Kumo Tsuyoi (siluman laba laba) dan Mukade (siluman lipan) kalian bertahan di bagian selatan, Karasu Yuu (siluman gagak) dan Tokage (siluman kadal) kalian bertahan di bagian timur, Kuroi Cho (siluman kupu-kupu hitam) dan Akai Hachi (siluman lebah merah) kalian bertahan di bagian barat. Dan di inti puncak yg bersama ku adalah, Kuroi Hiru (siluman lintah) dan Okina Sakana (siluman ikan) karna di puncak ada air terjun jadi Okina bisa melawan dengan leluasa... "
"BAIK YANGMULIA... " ucap semua jendral.
"Berpencar sesuai formasi...!!! " Ucap printah Ryuo.
Dengan cepat mereka berpencar sesuai formasi...
"yangmulia bagaimana dengan nona yuki? ucap suzume yg tiba tiba datang.
"Aku percayakan padamu, karna aku tau kau adalah ajudan yuki yg paling hebat. " Ryuo pun memegang bahu suzume.
"Baik yangmulia, aku akan melindungi nona yuki hingga titik darah penghabisan ku. " Suzume berusaha meyakinkan Ryuo dan dirinya sendiri.
Ryuo pun pergi meninggalkan suzume.
Kembali ke cerita yuki...
"Perang antara manusia dengan siluman pun dimulai, aku di kurung oleh suzume di dalam kamar, suzume terus meyakinkan ku bahwa Ryuo akan baik baik saja, tapi hati ku tidak tenang.. "
"Aku sangat mengkhawatirkan Ryuo dan takut terjadi sesuatu padanya, tapi... ternyata aku lah dalam situasi yg paling berbahaya. "
Kejadian saat itu...
"Suzume aku mohon, aku ingin keluar aku ingin melihat langsung kalau Ryuo baik baik saja. " ucap yuki yg gelisah.
"Maaf nona, ini perintah yangmulia saya tidak bisa membiarkan nona yuki keluar dari kamar... " ucap suzume sambil berlutut.
Tiba tiba...
"PRAAAANG" suara jendela kamar yuki pecah di trobos oleh seorang penyihir dan sosok yg yuki sangat kenal.
"Ayah...??? " Yuki terkejut melihat ayah nya yg tiba tiba muncul dengan salah seorang penyihir.
"YUKIIIIII.... ANAK KU, KEMBALI LAH, PULANG LAH PADA AYAH... " ucap kaisar yg mengulurkan kedua tangan nya.
"Jangan percaya dengan ucapan nya nona, mundurrr lah !!! Aku tidak akan membiarkan kau merebut nona yuki dari yangmulia... " suzume segera melebarkan sayap nya dan mengeluarkan pedang nya.
"Siluman burung pipit ya... Baiklah... " Ucap penyihir itu sambil mengangkat tongkat sihir nya.
"Habisi siluman burung itu... " Ucap perintah kaisar dengan sinis.
__ADS_1
"Ayaaaaaahhhhh hentikan....!!! "
To Be Continue...