Black Fox Love Story

Black Fox Love Story
Negri Siluman (1)


__ADS_3

Ke esok an hari nya, nampak raja sedang menunggu yorra yg sengaja mengulur ngulur waktu.


"Aku tidak ingin ikut huwaaaa... Kenapa aku yg harus ikut dengan raja. " yorra dalam hati nya merengek.


"kau sudah siap yorra? ... Ayo Kita berangkat. " ucap raja yg berjalan menghampiri yorra.


"Aku tidak bisa meninggalkan ciku sendirian... " yorra pun berusaha mencari alasan untuk menolak.


"Kau boleh ajak ciku... " jawab raja.


"He.. He... He.. ciku tidak ingin ikut..." cari alasan.


"siapa bilang? hei... ciku...kau ingin ikut dengan ku? " Tanya raja sambil menggendong ciku yg melihat yorra.


"tuh lihat wajahnya seperti sedih dan tertekan..." terus mendesak ciku.


"ciku kalau kamu mau ikut dengan ku, lihat wajah ku... " ucap raja


"hohoho... ciku wajah mu terus memelas seperti itu agar meyakinkan raja kalau kamu tidak ingin ikut. " yorra yakin dalam hati nya ciku akan merasakan apa yg ia rasakan.


tiba tiba rubah kecil itu menoleh ke arah raja, dan menjilat wajah raja. sontak membuat yorra kaget.


"aha... oke ciku sudah mau ikut dengan ku... ayo kita berangkat. " Raja pun puas membuat yorra kesal.


yorra pun memikirkan cara lain agar bisa mengulur waktu, raja yg sadar yorra mempermainkan nya, segera menggendong yorra dari depan dan membawa nya keluar dari istana.


"aaaaaaaaa apa ... Yangmulia lakukan? tu... Turunkan aku... " ucap yorra malu, wajah nya pun merah padam.


"Kau terus mengulur waktu ku, aku tidak punya banyak waktu untuk meladeni alasan mu... " ucap raja dengan kesal.


yorra pun menutup kedua wajah nya karna ia merasa malu melihat wajah raja yg sangat tampan dan sangat dekat, disisi lain raja terlihat senang apa yg ia lakukan.


Sesaat raja sampai di depan istana nya, kendaraan kereta Yōkai (kereta kencana kayu tanpa kuda, yg hanya dapat digerak an dari kekuatan para siluman atau moster) telah sampai.


Raja pun segera meletakkan yorra di dalam kereta, sedangkan raja berpamitan dulu pada suzume.


"dasar egois huft... " yorra pun terus memonyongkan bibir nya karna kesal.


"Aku pergi... " ucap raja.


"Baik yangmulia... Hati hati di jalan." hormat suzume sambil membungkuk an bahu nya.


"Ya... Kutitipkan kerajaan pada mu suzume... " ucap raja sambil berjalan meninggalkan suzume yg sedang berdiri.


Raja pun menaiki kereta kencana Yōkai bersama yorra, Perjalanan mereka menuju negri siluman baru dimulai.


DITEMPAT LAIN


Di kota, tempat tora sedang berlatih...


Nampak tora sedang beristirahat dan memandangi sebuah kertas berwarna agak kecoklatan, dan di kertas itu nampak lukisan anak kecil perempuan dan laki laki sedang bermain. membuat Tora tersenyum simpul.


"Yorra, kamu selalu membuat ku khawatir... Kamu membohongi ibu mu, kamu bilang kamu ada di kota tapi ternyata hingga saat ini aku belum menemukan mu... Kamu dimana sebenarnya? " tora pun sangat khawatir dalam hati nya, dan ingin sekali menemui yorra.


"wuuuuussssssss..." suara angin yg berhembus...

__ADS_1


tora melihat ke langit dengan tatapan datar.


"Yorra... "


DITEMPAT LAIN


Kereta yokai pun terbang di atas langit, kereta itu melaju dengan cepat hingga negri siluman sudah nampak terlihat dari atas, dan dari atas kereta yorra pun sedang memandang keluar.


"Ternyata negri siluman sangat berbeda dengan negri manusia. Disini nampak ramai sekali. " ucap yorra sambil memandang keluar.


"Saat malam hari, negri ini sangat cantik dengan lampu lampu lampion yg melayang di udara " ucap raja yg sedang memperhatikan yorra.


"Oh ya???... wah Hahaha... Aku jadi penasaran... Seperti apa lampion nya saat melayang." Ucap yorra penasaran.


Raja pun tersenyum mendengarkan ucapan yorra.


Beberapa saat kemudian yorra dan raja sampai di suatu tempat penginapan yg sangat besar sekali (Ryokan).


"kita sudah sampai... " Ucap raja sambil melangkah kan kaki nya keluar dari keretanya.


"Woaaaahhh..... Besar sekali Ryokan itu. " ucap yorra kagum sambil memandang bangunan Ryokan.


Saat yorra sedang memandang Ryokan, raja memakaikan topeng pada yorra, topeng itu berbentuk rubah putih yg lucu.


"Ah? Ya... Yangmulia ini topeng untuk apa?" Tanya yorra sambil memegang topeng yg sudah di ikat ke kepala nya.


"Disini adalah negri ayakashi (siluman) manusia di larang berkeliaran disini, sangat berbahaya. Kau bisa dimakan... Tapi kamu bisa melepaskan Topeng ini saat dikamar mu sendiri. " ucap raja dengan serius.


"Oh... Begitu...baiklah aku akan pakai terus, kecuali dikamar ku sendiri..." ucap yorra patuh.


Saat raja dan yorra memasuki ryokan, ada kepala pelayan menghampiri raja dengan di ikuti 10 pelayan dibelakang nya.


"Selamat datang tuan Ryūō, kami sudah lama menanti kedatangan anda. " ucap kepala pelayan dengan memberi hormat diikuti 10 pelayan nya.


"Aku mau 1 ruang an besar dan di dalam nya ada 2 ruang kamar. " ucap raja kepada kepala pelayan.


"Baik tuan, silahkan mari saya tunjukan ruangan untuk tuan Ryūō. " ucap kepala pelayan sambil tersenyum.


"Ng... Ayo yorra... " ucap raja, sambil mengajak yorra untuk ikut.


Raja dan yorra pun mengikuti kepala pelayan hingga kesuatu ruangan.


"Disini ruangan yg tuan inginkan, tuan Ryūō bisa bersantai dengan nyaman diruangan ini. " ucap kepala pelayan sambil membuka pintu ruangan nya.


"Dreeeeeaaak... " suara pintu ruangan raja yg dapat digeser (Pintu Shoji)


"Terima kasih..." raja pun memberi koin pada kepala pelayan setelah itu raja berjalan kedalam ruangan nya.


"Baik tuan, jika ada perlu yg lain silahkan panggil saja pelayan kami yg siap melayani tuan Ryūō... " Ucap kepala pelayan dengan senyuman.


"ya... " jawab raja dengan datar.


"Baik, saya permisi tuan Ryūō... " kepala pelayan pun memberi hormat dan pergi meninggalkan raja dengan yorra.


"Aaaaaaah... Kenapaaaaa? kenapaaaaa harus 1 ruangan dengan raja? Huwaaaa.... " ucap yorra dalam hatinya gelisah.

__ADS_1


"Yorra, kamar mu yg disana. Dan yg ini adalah kamar ku... " ucap raja sambil menunjukan kamar yorra.


"ahh? " yorra pun terkaget.


"Fiuh... Syukurlah setidak nya tidak sekamar dengan raja... " yorra merasa lega dalam hatinya.


"Baik yangmulia... " ucap yorra dan memberi hormat.


"Istirahat lah, nanti malam ada pertemuan dengan para raja aku tidak ingin kamu lelah. " ucap raja.


"ng... Baik yangmulia, tapi hamba ingin berkeliling dulu di ryokan ini. Sekalian berendam, setelah itu baru hamba istirahat. " ucap yorra dengan senyuman.


Raja pun melihat clone rubah nya sedang berdiri memandang yorra dari bawah.


"Baik, tapi ajak rubah mu jangan tinggalkan dia! " ucap raja sambil menggendong clone nya.


"Baaiiiilkkk... Ayo cikuuuu... " yora pun mengambil rubah kecil itu, dan menggendong nya dengan rasa senang.


Raja pun tersenyum melihat yorra senang.


Yorra pun meninggal kan raja sendirian. Dan memulai penelusuran nya mengelilingi ryokan.


*Didalam ryokan...


yorra sedang berjalan sambil mengusap rubah kecil nya. Tiba tiba yorra menemui seorang gadis siluman kucing kecil yg sedang duduk sendiri*.


"Hai... Kamu sendirian boleh aku menemani mu duduk? " sapa yorra pada gadis kecil yg ia baru temui.


gadis kecil itu pun menoleh ke arah yorra dan memandang rubah kecil yg yorra gendong.


"Siapa nama mu? " tanya yorra.


Gadis itu terus memandang rubah kecil yg di gendong yorra, tapi saat rubah kecil itu menoleh ke arah gadis kecil itu seakan akan mengatakan "apa kau lihat lihat mau mati hah? " . Tiba tiba gadis kecil itu membuang muka nya dan tidak ingin melihat rubah itu lagi.


"Kamu takut pada ciku ya? Hihi... Ciku tidak galak kok, dia baik sekali. " ucap yorra dengan senang.


"apa kau tau, Dia pernah membunuh ribuan manusia... " ucap gadis kecil itu pelan, Sontak membuat yorra kaget.


"apa?... " ucap yorra kaget.


"Kamu berani sekali ya menggendong rubah yg memakan manusia... " ucap gadis itu membuat yorra penasaran.


"Ciku ini masih kecil, dia tidak makan manusia atau membunuh manusia. Kalau memang dia seperti itu dia pasti sudah memakan ku... " Bantah yorra kesal.


"Karna... Rubah itu mencintai mu... Maka dari itu dia tidak akan pernah melukai mu... " ucap gadis itu dan menoleh kearah yorra.


"Ciku mencintai ku? ahahaha Tentu saja... Karna baginya aku tuan nya yg ia punya, dan tidak ada lagi yg berarti bagi nya kecuali aku... " ucap yorra merasa bangga.


"Apa maksud mu? Jelas... Jelas-... "


"Yayayaya cukup ya.... Aku mau berendam.... Sampai nanti... " Ucapan gadis itu terpotong dengan ucapan yorra yg tidak mau mendengar apa pun tentang ciku.


Yorra pun pergi dan meninggalkan gadis siluman kucing itu dengan kesal...


"kau akan mengerti nanti... " ucap gadis kecil itu pelan.

__ADS_1


To Be Continue.


__ADS_2