Black Fox Love Story

Black Fox Love Story
Ajudan Dan Rubah Kecil


__ADS_3

Di hutan bagian timur kilas 10 jam sebelum terjadi pembantaian...


"Tuan Kenshi, (ayah Kirei) anda sudah merencanakan sesuatu jika siluman datang?" Ucap seorang prajurit yg sedang menunggangi kudanya.


"Belum... Tapi, siapkan panah kalian aku merasakan aura yg sangat mengerikan" Ucap Kenshi pemimpin para prajurit.


Kenshi sudah tau betul aura kehadiran siluman walau jarak nya jauh, Karna ia sudah terbiasa melawan siluman.


"Wuuuuuuuussssssssssh... " Suara angin berhembus.


"Angin nya kencang sekali... " Ucap Kenshi merasakan hembusan angin sambil memandang ke langit.


Tiba tiba muncul lah siluman yg memiliki sayap berwarna hitam, terbang dengan cepat...



"Hah... SILUMAAAAAAN BERSIAGAAAA... " Suara teriakan Kenshi memberi perintah.


"WUUUUUSSSSSSS Jruuub Jruuub Jruuub" Suara angin disertai bulu bulu burung berwarna hitam yg berhamburan dan menukik meluncur seperti pisau menusuk 3 prajurit dibagian kepala, leher dan dada.


"AAAAA ARGHH... " Bulu bulu itu menusuk Bagian kepala.


"AAA ARGGHHH... " Menusuk bagian leher.


"AAA ARGGHHH... " Menusuk bagian dada, dengan bertubi tubi hingga darah mereka bersimbur dan mereka pun sekarat kehabisan darah.


Kenshi pun meluncurkan 3 anak panah sekaligus...


"SYUUUUUUUTTT... SYUUUUUUUTTT... SYUUUUUUUTTT... " 3 anak panah di lepas kan.


Prajurit yg lain pun melesatkan panah bersama sama...


Tapi, dengan mudah nya di hindari oleh siluman gagak itu...


"hemmm... aku tak suka berlama lama... " Ucap jendral siluman gagak Karasu Yuu.


Karasu yuu mengibaskan sayap nya dengan kencang hingga menimbulkan angin yg sangat kencang. 4 prajurit terpental, tubuh mereka menghantam pohon dengan keras dan terpelanting ke bebatuan hingga kepala, juga tubuh para prajurit remuk.


"TIDAA AAAAKKK ...DASAR SILUMAN KEJI AKAN KU BUNUH KAU... SEN NO YA (1000 anak panah)" ucap Kenshi, sambil berlari dan meluncurkan anak panah andalan nya. Dan tiba tiba panah itu terpecah jadi 1000 buah anak panah yg meluncur.


"Tinggal 3 orang lagi ya... Baik lah. Aku Terima tantangan mu... " Karasu pun turun dan menghindari 1000 anak panah Kenshi dengan cepat bagai kilat.


"KALIAN BERDUA PERGI CEPAAAAT... " ucap Kenshi bersiaga...


"Tapi ketua, kita tidak bisa meninggalkan mu... " Ucap salah seorang prajurit.


"JANGAN PEDULIKAN AKU... CEPAT PERGI... AKU TIDAK DAPAT MENAHAN NYA LEBIH LAMA LAGI... " ucap Kenshi berusaha untuk melindungi bawahan nya.


"M... Baik lah kalau begitu ketua... " Ucap kedua prajurit yg masih hidup. Mereka pun berlari untuk kabur...


"Hah... Tak akan ku biarkan kalian kabur. " Karasu pun menghamburkan bulu sayap nya dan menggabungkannya menjadi tombak tombak yg banyak.


"Tak akan ku biarkan.. Kau membunuh lagi... Doragon'arō (anak panah naga) " Kenshi pun mengambil anak panah legenda naga, dan melesatkan ke arah karasu.


"WUUUUUUUSSSSSSHHHH.... " Suara tombak melesat...




"SYUUUUUUUTTT .... GROOOOAAAAAAAA... " Panah itu berubah menjadi naga putih.


Saat tombak dan panah naga itu bertemu terjadi ledakan...


"DUAAAAAAAARRRR" suara ledakan.


Tapi ternyata karasu sudah menyiapkan tombak tombak lain di belakang nya, dengan sekejap...


"Jleb... Jleb... Jleb... " 2 prajurit dan Kenshi tertancap tombak di dada dan punggung hingga menembus, mereka pun akhirnya mati tragis di tempat.


"Misi selesai... " Ucap Karasu tersenyum sinis, dan ia pun pergi membiarkan semua mayat tergeletak...


Kilas 10jam telah berlalu, di desa...

__ADS_1


Yorra yg mendengar cerita Kirei sangat kesal dan marah...


"Aku sudah kehilangan ayah ku, aku tidak mau kehilangan kamu juga. Yorra " Ucap kirei sedih, dan memeluk yorra dengan erat.


"Aku...akan balas perbuatan siluman itu... " Ucap Yorra yg sudah tau siapa pelaku nya.


"Jangan!!! kamu masih terlalu lemah, bahkan kamu tidak pernah belajar bela diri, jangan melakukan yg tidak bisa kau lakukan yorra... " Ucap kirei khawatir pada yorra, yg sudah ia anggap sebagai adik kandung nya. Tapi yorra tetap tidak Terima apa yg telah dilakukan siluman itu.


DITEMPAT LAIN.


Kerajaan siluman...


Disana nampak raja sedang menghampiri siluman perempuan bernama Suzume yg baru datang.



"Kau sudah kembali... ajudan ku Suzume. " ucap raja dengan senyuman.


Suzume pun berlutut dan memberi hormat.


"Saya kembali yangmulia... ampuni saya jika saya tadi berbicara terlalu lancang terhadap yangmulia..." Ucap Suzume dengan rasa hormat.


"Ng... Sudah ku ampuni, lalu informasi apa yg kau bawa Suzume?" Ucap raja sambil berjalan dan duduk di singgahsana nya.


"Maaf kan saya yangmulia, saya belum menemukan apa apa dari perjalanan saya... " Ucap Suzume dengan menyesal.


"Mm... Baik lah tidak apa, yg penting kau sudah berusaha.. " Ucap raja dengan nada datar.


"Terimakasih yangmulia... " Ucap Suzume dengan senang.


"Suzume, aku ingin kau kurung Shiroi dalam penjara... " Ucap raja sambil melirik shiroi dengan tatapan sinis.


"Maaf yangmulia, shiroi melakukan kesalahan? " Tanya Suzume penasaran.


"Dia... Dengan lancang nya mengatakan yuki wanita brengsek tanpa rasa takut pada ku, rasa nya ingin ku bunuh saja tadi. " Ucap raja kesal.


"Baik lah yang mulia, akan ku bawa dia ke penjara" Ucap Suzume sambil berjalan menuju shiroi yg tetap berlutut.


"Ayo... Bangun... " Ucap Suzume tegas sambil menarik lengan shiroi, shiroi pun ikut dengan hati Terima atas apa yg ia lakukan.


"Mari kita lihat apa yg ia lakukan" Ucap raja sambil berkonsentrasi.


DITEMPAT LAIN.


Malam hari Dirumah yorra...


Yorra nampak meracik bunga jinsei dengan air hangat untuk ibu nya.


"Ibu, ibu pasti sembuh... " Ucap yorra dalam hatinya penuh keyakinan.


Yorra pun sudah selesai meracik bunga jinsei, racikan nya pun di saring kedalam gelas, dan gelasnya pun dibawa ke tempat ibunya untuk ibunya minum.


"Ibu... Minum ya obat nya... " Ucap yorra pelan sambil duduk di bangku yg ada di sebelah ibu nya.


Perlahan yorra memberikan obat jinsei untuk ibu nya dengan sendok, dan di arahkan ke bibir ibu nya. Karna ibu nya belum sadarkan diri jadi yorra pun menyuapi obat itu perlahan hingga habis.


"Lekas sembuh ibu... Aku ingin ibu sehat kembali seperti dulu... " Ucap yorra sambil sesekali meneteskan air mata nya karna sedih.


FLASHBACK.


10tahun yg lalu...


"Ibu... Ibu... Hari ini ibu memasak apa? " Ucap yorra kecil dengan gembira.


"Ibu memasak masakan kesukaan mu, ikan goreng... " Ucap Ibu yorra dengan tersenyum.


"Waaaaaaahhhhhh..... Asyik asyik hahaha.. " Ucap yorra senang.



"Yorra kamu sedang apa? "


"Yorra kamu sudah makan? "

__ADS_1


"Yorra jangan main jauh jauh"


"Yorra ayo kita makan malam"


"Yorra... "


"Yorra... "


"Yorra... "


Ucapan ibu yorra yg selalu terngiang-ngiang di fikiran nya tidak bisa dilupakan.


FLASH NOW.


"Ah... Ingin menangis rasanya... Aku tidak kuat jika melihat ibu terbaring lemah seperti ini... " Ucap yorra sedih dalam hatinya.


Yorra pun berjalan keluar rumah nya, dan mendatangi sebuah danau, dan danau itu banyak sekali kunang kunang berterbangan.


"Dingin nya... " Ucap Yorra dalam hati nya sambil menyenderkan tubuh nya di pohon besar. Tiba tiba ada seekor rubah hitam duduk di depan nya.



"Ahhh? " Yorra pun tercengang melihat rubah berwarna hitam didepan nya seakan mau mengajak nya berbicara.


"Heiii... Lucu sekali, kamu sendirian? Sini, Kemarilah... Jangan takut. " Ucap yorra sambil ingin menangkap rubah itu, tapi rubah itu malah mendekat dengan sendirinya.


"Waaaahhh lucu nyaaaaaaaa... " Ucap yorra sambil menggendong rubah hitam itu.


Rubah itu hanya diam dan memperhatikan wajah yorra. Yorra pun memeluk nya .


"Kau lapar rubah? Emm.. Baiklah akan ku carikan makanan untuk mu.." Ucap yorra sambil berjalan ke arah rumah nya.


Tiba tiba rubah itu menjilat pipi yorra membuat yorra geli.


"Ahahaha... Geli... Hahaha...hentikan hahaha ... " Ucap Yorra senang melihat rubah kecil itu.


"Hei... Rubah apa kamu punya rumah? Kalau tidak punya, kamu boleh tinggal dirumah ku hihi... Tenang ibu ku sangat suka hewan. " Ucap yorra sambil menggendong rubah itu.


Yorra pun membawa rubah itu kerumah nya, saat sesampai nya dirumah. Ia kaget melihat ibu nya, karna ibu nya sedang duduk kebingungan.


"Ibuuu uuuu...... Ibu sudah sadaaarrr... " ucap yoora senang, yorra pun. Menghampiri ibu nya.


"Yorra anak ku... " Ucap ibu nya dengan senang, Yorra pun memeluk ibu nya dengan erat.


"Ibu sakit, dan tidak sadar kan diri. Tapi syukurlah ibu sudah kembali membaik, aku senang. " Ucap yorra yg senang bisa memeluk ibu nya lagi.


"Terimakasih yorra sudah merawat ibu... " Ucap Ibu yorra senang, sambil mencium kening yorra dengan lembut.


"oh ya yorra, apa itu? " Ucap Ibu yorra memperhatikan.


Ibu yorra pun melihat ke arah rubah yg ada di pangkuan kaki yorra, rubah itu pun melihat ibu yorra dan menjilat tangan ibu yorra. Membuat ibu yorra senang.


"Hemmm... Kamu peliharaan yorra? " Tanya ibu yorra dengan senyuman.


"Hihi... Aku menemukan nya di danau, sepertinya ia masih kecil sekali, mungkin masih anak anak. Boleh aku memeliharanya bu? " Tanya yorra sambil mengangkat rubah kecil itu di hadapan ibu nya.


"Apa ia tidak punya keluarga?" tanya balik ibu yorra.


"A... Itu...? Aku tidak tau, tapi hati ku ingin sekali ia berada disamping ku. Tapi bu... Jika rubah ini punya keluarga aku tidak melarang ia untuk pulang kerumah aslinya, anggaplah ia sedang main bersama ku. " Ucap yorra lembut, sembari mengusap rubah itu dengan lembut.


"Baiklah Boleh, tapi kamu harus bisa merawat nya ya! " Ucap ibu nya dengan lembut.


"Asyiiikkk... Hahaha... Ku beri nama kamu CIKU ya CIKU ya... Hahaha... " ucap Yorra sangat senang.


Rubah itu pun mengusal ngusal ke tubuh yorra tanda ia juga senang.


DITEMPAT LAIN.


Kerajaan siluman...


Disana terlihat raja sedang senyum senyum sendiri.


"Hahaha... " Wajah raja nampak sangat senang, karna hatinya saat ini sedang tertawa.

__ADS_1


To Be Continue...


__ADS_2