Black Fox Love Story

Black Fox Love Story
Pertemuan Ryou dengan Tora


__ADS_3

Di Kerajaan Ryuo...


Terlihat Ryuo sedikit mengkhawatir kan semua jendral nya, karna setelah ia fikir Tsuyoi jendral laba-laba yg memiliki jaring sekuat besi bisa kalah dengan manusia itu.


"Ada apa nona suzume? " Tanya yorra penasaran.


"Jendral bagian utara telah tewas. " jelas suzume.


"A... Apa? " Yorra merasa terkejut dengan ucapan suzume.


"Baiklah, aku akan melihatnya sendiri pendekar angin itu. " ucap Ryuo.


"Aku ikut yangmulia... " yorra memegang lengan Ryuo .


"Tidak, yorra kamu disini saja. " Ucap lembut Ryuo pada yorra.


"Tapi aku... " ucapan Yorra disela Ryuo.


"Suzume, tolong jaga Yorra ya... Aku percayakan ia pada mu. " Ryuo sangat percaya hanya Suzume yg dapat menenangkan kekhawatiran Yorra.


"Baik yangmulia. " Suzume memberi hormat.


Ryuo pun pergi meninggalkan Suzume dan Yorra menuju hutan bagian utara gunung Ookii.


"Yorra... " sapa Suzume.


Yorra hanya diam, dan terus mengkhawatirkan Ryuo.


"Apa yangmulia akan baik baik saja? " tanya Yorra.


"Tentu saja, yangmulia sangatlah kuat kamu meragukan nya? " jelas Suzume.


DITEMPAT LAIN.


Hutan bagian utara...


Nampak Tora sedang membersihkan lengan nya dari darah.


"Aku harus melanjutkan perjalanan ku kepuncak gunung. " ucap Tora, ia pun berjalan meninggal kan mayat siluman Laba-laba itu.


Sesaat Tora melanjutkan perjalanan nya Ryuo tengah berdiri menanti kedatangan Tora dari jarak 10 meter.


"Aroma ini lebih menyengat.... " gumam Tora.


dari kejauhan terlihat jelas, Ryuo menatap Tora dengan sangat tajam.


"Hei manusia, Jadi kau pendekar angin yg telah membunuh jendral ku? " tanya Ryuo.


"Jendral? Jadi kau adalah raja nya? " tanya balik Tora.


"Ya... Akulah pemilik gunung ini. " Ryuo pun menghampiri Tora perlahan.


"Craaak.. " Tora bersiaga dengan satu samurai nya.

__ADS_1


"Aku sebenarnya sudah tidak ingin membunuh manusia, tapi karna kau yg mulai membunuh Tsu, jadi aku akan membuatmu menyesal. " jelas Ryuo.


"Aku hanya butuh bunga jinsei, tidak ingin lebih. Ada nyawa yg harus ku selamatkan sekarang, tapi jendral mu merendahkan ku, pas sekali aku sedang bosan jadi ku habisi saja. " Ucap Tora dengan senyum yg membuat Ryuo sedikit kesal.


"Jika kau ingin bunga jinsei, kalah kan lah aku dulu. " ucap Ryuo dengan tatapan tajam.


"Bagaimana aku bisa percaya kau punya bunga jinsei? Bisa saja kau berbohong. " Tora ragu, jika Ryuo sedang membohongi nya.


"Baiklah, aku akan menyuruh ajudan ku membawa 1 bunga jinsei agar kau bisa lihat aku tidak berbohong. " jelas Ryuo.


DITEMPAT LAIN


Kerajaan Ryuo...


Nampak Suzume sedang berbicara dengan Yorra tiba tiba, Suzume mendapat telepati dari Ryuo...


"Ada apa nona Suzume? " tanya Yorra penasaran, melihat Suzume memejamkan mata nya.


"Yangmulia memerintah kan ku untuk mengantarkan bunga jinsei . " jelas Suzume.


"Aku ikut... " ucap Yorra.


"Tidak bisa, yangmulia bisa sangat marah pada ku. " Jelas Suzume.


"Tidak aku hanya mengintip saja dari balik pohon setelah itu aku kembali bersama mu ya nona Suzume ya... " Yorra memohon dengan wajah memelas.


"Hah... Baiklah tapi janji jangan mengganggu yangmulia, setelah itu kita kembali. " Suzume sangat lemah dengan tatapan yorra.


"Baik nona Suzume aku hanya mengintip. " Nampak yorra senang dan bercampur khawatir.


DITEMPAT LAIN


Nampak Ryuo dan Tora sedang menunggu bunga jinsei datang, wajah Tora sangat tenang tapi tangan nya tetap siaga untuk bertarung jika ada hal buruk terjadi.


"Aura mu sangat tenang, sepertinya kau sudah sering membunuh siluman? " Tanya Ryuo.


"Itu bukan urusan mu. " Jawab Tora dengan dingin.


"Hahaha... Kau menyimpan dendam pada kami bangsa siluman ternyata. " Ryuo pun tersenyum.


Ryuo menoleh ke arah belakang nya, nampak Suzume telah datang membawa bunga jinsei.


"Yangmulia ini bunga jinsei nya. " ucap Suzume dengan memberi hormat.


Tora terus memperhatikan bunga jinsei yg ada di tangan suzume, sedangkan Ryuo tengah memperhatikan belakang pohon yg agak jauh di belakang nya.


"Kenapa kau membawa yorra kemari? " Ryuo pun kesal.


"Maaf yangmulia, yorra khawatir pada yangmulia, setelah ini saya akan membawanya kembali pulang. " jelas suzume.


Saat Ryuo menoleh ke arah Tora, Tora tengah menghampiri Ryuo dan suzume.


"Kalian bilang apa? Yorra? " tanya Tora gemetar menahan rasa yg tak tertahan kan.

__ADS_1


"Kau mengenal yorra? " Tanya Ryuo.


"DIMANA YORRA? KATA KAN PADA KU... YORRA APA KAU ADA DISANA? " Tora berteriak berharap yorra mendengar nya.


Dibalik pohon...


Terlihat yorra memperhatikan dari jauh...


"Tora?... " Yorra terkejut melihat pendekar angin yg berhadapan dengan Ryuo adalah Tora.


"TORAAAA.. " teriak yorra dari kejauhan, sontak Tora mendengar teriakan yorra dengan mata terbelalak.


Yorra berlari ke arah Ryuo dan Suzume, nampak Tora sangat terkejut dengan apa yg ia lihat.


"Yorra... Syukurlah, aku bisa melihatmu lagi." Tora merasa sangat senang, karna 2 tahun lama nya ia tidak melihat yorra.


"Kau mengenal nya Yorra? " Tanya Ryuo.


"Iya... Tora adalah teman ku yangmulia, jangan sakiti dia. " jawab yorra dengan wajah khawatir.


"Begitu... " Ryuo pun menoleh ke arah Tora dengan wajah datar.


"Yorra, aku ingin memberi tahukan mu hal penting... Tentang ibu mu. " Tora merasa ia harus segera mengatakan nya pada yorra.


"Ibu? Kenapa ibu ku? " Yorra tersentak kaget.


"2 tahun kamu meninggalkan nya, ibumu sangat mencemaskan mu, hingga ia jatuh sakit tidak mau makan, tubuh nya menjadi kurus, ia ingin kau pulang yorra. " Jelas Tora.


"Ibu... Ibu ku sakit? " Nampak jelas yorra sangat sedih, mata nya berlinang.


Ryuo menoleh kearah Yorra yg menahan rasa sedih nya.


"Yangmulia... Aku harus mene... "


"Temuilah ibumu, aku tau pasti cukup berat ditinggal oleh mu selama 2 tahun. " ucapan Yorra di sela oleh Ryuo.


"Baik yangmulia terimakasih banyak, aku pasti akan kembali lagi, aku berjanji...! " Yorra memeluk Ryuo, sontak membuat Tora terkejut.


"Aku percaya pada mu yorra, pulang lah temui ibu mu dan kembalilah ke kerajaan ku kapan pun kamu mau. " ucapan Ryuo yg lembut dan usapan lembut pada rambut Yorra yg panjang, membuat Yorra percaya Ryuo adalah raja siluman yg baik.


Yorra melepas pelukannya...


"Baik Yorra ini bunga jinsei mu. " Ryuo memberikan bunga jinsei pada Yorra.


"Terimakasih yangmulia, aku pergi dulu. " Yorra pun memutar langkahnya dan berjalan menghampiri Tora.


Yorra sesekali menoleh kearah Ryuo yg nampak sedih dari raut wajah nya, Yorra faham betapa kesepian nya Ryuo tapi, ibu nya lebih penting untuk nya saat ini.


"Yangmulia, apa tidak apa apa Yorra tanpa ada yg mendampingi? " tanya Suzume.


Ryuo memutar langkahnya dan berjalan menuju kerajaan nya...


"Aku akan membiarkan nya sampai 3 hari, setelah 3 hari aku akan memerintahkan mu Suzume untuk memantau Yorra di desa. " ucap Ryuo.

__ADS_1


"Baik yangmulia.!"


To Be Continue.


__ADS_2