Black Fox Love Story

Black Fox Love Story
Pelayan Pribadi Raja (1)


__ADS_3

Waktu berlalu cepat selama 3 hari, yorra pun harus menepati janji nya untuk kembali kepada raja, Yorra pun menyiapkan beberapa pakaian untuk ia bawa.


"Kamu mau kemana yorra? " tanya ibu nya penasaran pada yorra.


"Ah... Itu... Aku ada urusan bu di kota, ya... Untuk beberapa hari... Hehe... Tapi, nanti aku akan pulang tenang saja... " Ucap yorra berbohong, ia terpaksa harus berbohong agar ibu nya tidak khawatir.


"Begitu? Apa kah urusan nya penting sekali?" Tanya ibu yorra penasaran.


"Ng, seperti nya aku akan... Berlatih bela diri disana... " Jawab yorra dengan senyuman.


"Begitu? Kamu mau jadi prajurit tentara? " Tanya lagi ibu yorra penasaran.


"Ibu seperti nya tidak yakin apa yg aku ucapkan, aku sudah terlalu banyak berbohong. " ucap yorra dalam hati nya tidak enak sudah terlalu banyak berbohong.


"Ng... Aku kan ingin melindungi ibu... Aku akan menjadi prajurit untuk ibu ku... " ucap yorra tegas.


"Begitu...? hah...Baiklah, Jaga diri mu baik baik ya yorra ibu sangat mencintai mu, hanya kamu yg ibu punya dalam hidup ini... Tanpa mu, tidak ada artinya ibu hidup di dunia ini. " ucap ibu nya sontak membuat yorra menangis.


Yorra pun memeluk ibu nya dengan erat.


"Maafkan aku ibu... " ucap sedih yorra dalam hatinya.


"Ng... Tenang saja ibu... Aku akan kembali... " Ucap yorra dengan air mata mengalir di pipi nya.


"Baiklah, ibu tunggu kamu kembali... " ucap ibu yorra dengan nada lembut.


"Ng... Baiklah Aku berangkat, jaga diri ibu Baik baik... " ucap yorra sambil melepaskan pelukan ibu nya.


Yorra pun berjalan keluar rumah nya... Perlahan yorra melangkah kan kaki nya menjauhi rumah nya, dan sesekali menoleh kearah ibu nya, nampak ibu nya melambai pada nya...


"Aku benar benar meninggalkan ibu yg sangat ku cintai sendirian... Aku benar benar keterlaluan... " ucap yorra dalam hati nya penuh rasa bersalah.


Saat yorra sudah jauh dari desa, ia melihat rubah kecil nya sedang duduk menunggu kedatangan nya di kaki gunung ookii.


"Ciku... Kamu disini? " Tanya yorra pada rubah peliharaan nya.


Rubah itu hanya memandang yorra...


"Aku akan pergi, kamu jaga diri baik baik ya... " ucap yorra sambil mengusap kepala rubah kecil itu.


Yorra pun berjalan meninggalkan rubah kecil itu, tapi rubah itu malah mengikuti yorra terus dan terus...


"ng?... Kamu mengikuti ku? Kamu ingin ikut? " tanya yorra pada rubah kecilnya.


Rubah kecil hanya memandang wajah yorra, dan seakan akan mata nya berbicara ingin ikut.


"Baiklah, ayo kalau kamu mau ikut..." ucap yorra senang sambil menggendong rubah nya memasuki hutan.


DITEMPAT LAIN.


Kerajaan siluman...


Nampak ajudan raja suzume sedang berdiri di samping raja, tiba tiba ia merasakan sesuatu...


"aura ini... " Ucap suzume merasakan.


Raja pun melirik suzume yg penasaran.


Beberapa saat kemudian, datang jendral siluman laba laba yg menjaga bagian utara setelah shiroi di penjara.

__ADS_1


"Yangmulia lapor di depan gerbang Kerajaan ada wanita yg sudah lama ingin masuk" ucap jendral laba laba sambil berlutut dengan hormat.


"Izinkan ia masuk...Tsuyoi Kumo" ucap raja dengan tegas.


"Baik yangmulia..." ucap Tsuyoi Kumo dengan patuh, dan segera membawa wanita itu.


Suzume menoleh ke arah raja.


"Wajah yangmulia sangat tenang, padahal yangmulia sudah mengetahui nya... " Ucap suzume heran.


Raja hanya tersenyum... Seakan akan ingin menunjukan sesuatu pada suzume.


Beberapa saat kemudian, muncul yorra sambil menggendong rubah nya di hadapan raja. Sepontan membuat suzume kaget, dan ingin menghampiri yorra tapi di tahan raja dengan tangan nya.


"yangmulia? " ucap suzume kaget dan menoleh ke arah raja, tapi raja menggelengkan kepala nya tanda bahwa suzume tidak boleh mendekati yorra.



"Yangmulia aku kembali... " ucap yorra datar, dan sekilas memandang raja dari jauh.


Suzume merasa raja sedang merencanakan sesuatu.


"Baiklah, suzume perkenalkan dia adalah yorra, dia akan jadi pelayan pribadi ku. " ucap raja pada ajudan nya.


"a.. Apa? " suzume heran... Tapi ia pun berusaha untuk memahami tujuan raja.


"Salam kenal, nama ku Yuukan'na Yorra , mohon bimbingan nya... " ucap yura memberi hormat pada suzume, sontak membuat alis mata suzume mengkerut.


"Yuukan'na Yorra?... " suzume dalam hati nya bertanya tanya.


" Ya, Salam kenal kembali. nama ku suzume aku ajudan baginda raja" Ucap Suzume memberi hormat dengan menundukan kepalanya, Yorra pun membalas dengan senyuman.


"Yangmulia, boleh aku membawa rubah ku Ciku? ia sangat nempel dengan aku. Jadi aku tidak bisa membiarkan nya sendiri dihutan. Boleh ia menemani ku disini? " Tanya yorra dengan serius.


"Tentu boleh yorra, oya... lebih baik kamu beristirahatlah dulu aku sudah menyiapkan kamar untuk mu." ucap raja sambil berjalan menghampiri yorra.


"Terimakasih yangmulia... " ucap yorra sambil memberi hormat pada raja.


"Ikuti aku... " ucap raja pada yorra sambil melirik suzume untuk ikut di belakang.


"Baik yangmulia" jawab yorra patuh.


Yorra pun mengikuti raja kesebuah ruangan kamar yg di depan nya terdapat dua buah pintu besar, saat itu juga suzume kembali terheran heran.


"yorra ini kamar mu... " ucap raja, sambil membuka pintu kamar nya.


"Yangmulia apa ini tidak berlebihan? Pelayan seperti saya harus mendapatakan kamar yg sangat besar seperti ini?" tanya yorra heran.


"anggap lah ini cara ku membuat mu nyaman tinggal disini. " jawab raja, sambil tersenyum.


"Saya sangat senang, terimakasih banyak yangmulia" Ucap yorra sambil memberi hormat pada raja.


"Baiklah, besok kau bisa menemui suzume untuk mengetahui tugasmu sebagai pelayan ku. Tapi untuk saat ini kamu istirahat dulu, kalau kamu lapar suzume akan memberitahu dapur nya. " ucap raja dengan tersenyum.


"Baik yangmulia. " balas yorra dengan senyum.


Raja pun pergi dengan ajudan nya meninggalkan yorra dengan rubah nya.


"Ciku ayo masuk hihi... " ucap yorra pada rubah nya, dan yorra pun masuk ke kamar nya yg sangat besar.

__ADS_1


Diruang singgahsana raja...


"Yangmulia... " ucap suzume ingin memulai pertanyaan.


"Aku tau apa yg ingin kau tanyakan" ucap raja sambil melirik suzume.


"nona yuki, aku yakin yorra adalah reinkarnasi nona yuki. Karna aura nya sangat aku kenal lembut, kuat, dan berani... " ucap suzume yakin.


"Ya, aku sudah mengetahui nya dari awal saat ia di bawa shiroi ke istana. Wajahnya, suaranya, aku sangat mengenalnya. " ucap raja merenung.


"Yangmulia sudah menemukan nya kembali, setelah penantian yg panjang 100tahun yg lalu, apa yangmulia tidak menyatakan betapa bahagia nya yangmulia menemui nya kembali? " ucap suzume ikut merasakan kerinduan raja yg sudah amat sangat dalam pada seorang wanita yg sangat ia cintai.


"Tapi dia bukan yuki yg dulu, sekarang dia adalah yorra. Dia tak pernah mengenalku bahkan mencintai aku, maka dari itu aku tidak ingin memaksakan nya menjadi yuki. Aku tidak ingin ia tertekan dan terbebani dengan prasaan ku, Aku ingin dia tetap menjadi yorra. " ucap raja, sambil tersenyum.


"Yangmulia memberikan kamar nona yuki pada yorra, apa tidak apa apa? " Tanya suzume pada raja.


"Karna, yuki sangat nyaman dengan kamar nya. Aku ingin yorra pun nyaman dengan kamar nya dulu... " ucap raja dengan ekpresi yg sedang tidak karuan, senang tapi terselip sedih.


Dikamar yorra...


"Ciku, lihat kamar ini banyak sekali bunga yg pernah kulihat di taman" ucap yorra pada rubah nya.


Kamar yg yorra tempati sangat lah besar, wangi bermacam macam bunga, dan sangat tertata dengan rapih, tidak ada debu dan ada 2 jendela besar yg saat di buka pemandangan hutan terlihat indah, Tempat tidur yg selimutnya lembut seperti bulu hewan, semuanya serasa kamarnya saat didesa yg berbeda kamar Kerajaan lebih besar.


"Ciku kamu suka kamar ini? " tanya yorra pada rubah nya yg terus memandang wajahnya.


"Ahaha... Aku juga suka... " ucap yorra sambil mengusap kepala rubah nya.


DITEMPAT LAIN.


Didesa siang hari...


Tora pun mendatangi rumah yorra, dan bertemu dengan ibu yorra.


"Bibi, apa yorra ada? " tanya Tora dengan ceria.


"Oh, kamu tidak tau ya? Yorra tadi pagi sekali pergi ke kota. " jawab ibu yorra dengan senyuman.


"Hah? Mau apa dia ke kota bibi? " tanya Tora penasaran.


"em... Dia bilang, dia ingin belajar bela diri. Tapi bibi tidak yakin Tora. " jawab ibu yorra dengan bingung.


"Baik bibi, terimakasih banyak. Tora akan mencari nya bi... Tora permisi bi... " Ucap Tora sambil menundukan kapala nya.


Tora pun pergi meninggalkan ibu yorra dan kembali kerumah nya, saat sampai rumah nya sendiri Tora melihat kakak nya sedang bersiap siap.


"Kak... Kakak Mau ke kota? " tanya Tora pada kakak sulung nya dengan serius.


"Ya.. Ada apa? " ucap kirei pada adik nya.


"Aku ingin ikut kak, aku ingin menjadi prajurit samurai yg hebat di kota. " Ucap Tora serius.


"Em..? Kamu ingin menjadi kuat? " Tanya kirei pada adik nya.


"Ya... Aku ingin menjadi kuat dan bisa membalas kan dendam pada siluman yg telah membunuh ayah. " ucap Tora dengan serius...


"Begitu... Baiklah... Itu baru adik ku... Seorang laki laki harus kuat. Siapkan pakaian mu, kita akan segera berangkat... Akan ku carikan guru terbaik untuk mu. " ucap kirei pada adik tersayang nya.


"Baiiikkk... " jawab Tora dengan tegas.

__ADS_1


Tora pun ikut kirei ke kota untuk mendapatkan ilmu bela diri dan ilmu persenjataan...


To Be Continue.


__ADS_2