Black Fox Love Story

Black Fox Love Story
Negri Siluman (2)


__ADS_3

Yorra pun berjalan sambil melihat lihat apa saja yg ada di Ryokan ...


"Wah ini dia pemandian air panas nya ... Ciku ayo kita berendam hihi... " ucap yorra senang, ia pun berjalan ke dalam pemandian dan bertemu salah satu pelayan.


"Selamat datang nona dan e... Tuan Ryūō... " ucap seorang pelayan yg menyodorkan handuk berwarna putih, yorra merasa aneh dengan ucapan pelayan itu.


"E... Itu.. Tuan Ryūō ada di ruangan nya ia tidak ikut berendam, hanya aku sendiri... " ucap yorra menjelaskan dan mengambil handuk yg pelayan itu berikan.


Pelayan itu pun melihat rubah yg yorra gendong.


"Tapi nona... Ini... "


"Oh ini ciku... Hehe dia hanya menemani ku, apa rubah ini tidak boleh masuk? "ucap pelayan itu terpotong oleh yorra yg terlalu bersemangat.


" Boleh nona silahkan... " Ucap pelayan itu dengan senyum.


"Terimakasih... " yorra pun segera bergegas ke tempat penyimpanan pakaian yg sudah di lepaskan.



Yorra pun hanya memakai handuk putih, dan berjalan kedalam kolam air hangat yg besar terbuat dari bebatuan alami, dan dinding pembatas yg terbuat dari bambu bambu yg berwarna kecoklatan, tidak ada atap dan sesekali uap dari kolam membuat pemandangan sekitar tidak tampak jelas.


"Woaaahh hebat... Saat nya berendam" yorra pun melepaskan handuk dan topeng nya, ia pun perlahan memasuki kolam dengan hati hati.


"Uhhh... Hangat nyaaaa... " Yorra pun sangat menikmati nya.


Rubah kecil itu pun duduk di depan kolam sambil memandangi yorra berendam.


"Ciku... Kamu tidak ingin berendam? " tanya yorra pada rubahnya.


Rubah itu hanya memandang yorra dengan tatapan datar.


"Hahaha... Aku mengajak bicara kamu seakan akan kamu mengerti... " ucap yorra sambil mengusap kepala rubah kecil nya.


di kamar raja...


Nampak raja sedang, duduk melamun.



"Aku jadi ingin ikut berendam... " ucap raja yg melamun sambil tersenyum.


Di pemandian...


Beberapa lama kemudian yorra pun selesai berendam, dan bergegas memakai handukNya kembali dan berjalan ke tempat penyimpanan pakaian.


Saat yorra memakai baju nya kembali, ia berpapasan dengan gadis siluman kucing itu lagi.


"Kau lagi gadis kecil, habis berendam juga? " Ucap yorra sambil memakai topeng nya.


"Sudah ku duga... Ternyata kamu manusia. " ucap gadis kucing itu.

__ADS_1


"Ahhh... ? " yorra kaget karna ia lupa siluman tidak boleh tau kalau ia adalah manusia.


"Hm.. Percuma kamu memakai topeng, aku sudah tau, tapi tenang aku tidak akan bongkar rahasia mu. " ucap siluman kucing itu.


Yorra merasa tidak enak, karna sudah berjanji pada raja.


"Hei...Kamu benar tidak penasaran dengan rubah itu? " tanya gadis siluman kucing pada yorra.


"Kenapa kamu ingin sekali aku mengetahui nya? " yorra pun bertanya balik maksud dari ucapan gadis siluman itu.


"Aku hanya ingin menunjukan masa lalu rubah itu pada mu, Agar kamu lebih berhati hati. " ucap gadis siluman kucing.


"Mmm...aku curiga dengan gadis kecil ini... " yorra pun penasaran, sedikit ingin tau tapi ia takut kalau gadis siluman itu berbohong.


"Jika kau penasaran, ikut aku kesuatu tempat. Aku akan mengajak mu ke tempat cermin masa lalu... " ucap siluman kucing itu sambil memakai pakaian nya setelah berendam.


"Cermin masa lalu? " Ucap yorra penasaran.


"Iya, cermin yg bisa mengetahui diri seseorang hingga 1000tahun lalu. " Ucap jelas siluman kucing itu.


"Woah... Sungguh. ? " Ucap yorra kaget.


"Ng... " Jawab siluman kucing itu di iringi anggukan kecil.


"Baik... Aku ikut... " ucap yorra penasaran.


Akhirnya yorra pun pergi dengan gadis siluman kucing itu keluar dari Ryokan menuju sebuah rumah penyihir di kota.


"Hm... Ku kira menyeramkan ternyata tidak. " ucap yorra dalam hati nya, dan memperhatikan sekeliling nya.


"Ayo masuk ... " ajak siluman kucing itu.


Tiba tiba saat yorra dan siluman kucing itu masuk, ada yg menarik tangan yorra sontak membuat yorra menoleh ke arah yg menarik nya.


"Apa yg kau lakukan disini yorra... " tanya raja, yorra pun kaget.


"Yangmulia...? " yorra langsung menundukan kepalanya merasa bersalah...


"Hoh... eem... Tubuh aslinya datang rupanya... " ucap gadis siluman kucing itu dengan senyum sinis.


"Kyodai Yui (ratu kucing) .. Lancang sekali kau mengajak pelayan ku keluar tanpa seizin ku. " ucap raja dengan ekspresi marah.


"Pelayan? Oh... Ku kira dia istrimu... Ryūō... " ucapan siluman kucing bernama Yui membuat raja marah.


"Grrr... " raja merasa tersinggung, dan akhirnya mengeluarkan aura kegelapan, membuat yorra takut.


"Aura apa ini?... Kenapa membuat dada ku sesak... " ucap yorra dalam hatinya penuh rasa cemas dan ketakutan.


"Werrrrr weeerrrrr weeerrrrr " aura kegelapan berputar putar di tubuh raja seperti putaran angin.


"Oh... Aku lupa, istri mu sudah mati ya?... Huhuhu... " Ucap gadis siluman kucing itu meledeki raja, membuat raja semakin marah.

__ADS_1


Yorra yg melihat segera memeluk tangan kiri raja, untuk menenangkan amarah raja...


"ya... yangmulia ... " yorra pun gemetar ketakutan.


"Kau ingin mati HAAAAAAAAH? " Raja mengibaskan aura nya ke arah siluman kucing itu.


"YANGMULIA JANGAAAAN... " yorra pun mendorong siluman kucing itu agar tidak terkena aura hitam raja.


Yorra pun yg terkena kibasan aura hitam raja, membuat yorra terpental jauh dan menghantam pohon.


"Wuuuuussssssss Buuaaaaaakkkk.... " Yorra tergeletak tak sadarkan diri dengan darah segar mengalir di bibirnya.


"YORRAAAAAAAAAA... " raja pun berlari ke arah yorra dan menopang nya di paha nya.


"Kau sangat menyedihkan Ryūō... Aku jadi ingat 100tahun lalu saat istrimu mati. Hahaha... " Ucap siluman kucing itu senang.


"Grrr... Akan ku bunuh kau... " Emosi raja benar benar tidak terkontrol.


"Ada apa ini? " tiba tiba ada suara seorang laki laki dari kejauhan dan menghampiri gadis kecil siluman kucing.



"Oh... Kingu Rei (raja naga) maaf mengganggu ketenangan mu. " sapa Yui.


"Oh tidak.. Aura kegelapan itu dari mu Ryūō, sudah lama aku tidak melihat nya" ucap raja naga itu pada raja Ryūō.


Raja pun menggendong yorra, ia sudah tidak ingin meladeni siapa pun. Yg terpenting adalah keselamatan yorra.


"Aku tidak ingin berurusan dengan kalian untuk saat ini, karna ada nyawa yg ingin aku selamatkan. " Raja pun berlari dan membawa yorra kembali ke ryokan, dan meletakan yorra di kamar nya.


"Kau selalu saja cari masalah... Yui. " ucap Rei si raja naga.


"Hihihi... maaf miaw habis nya aku senang membuat Ryūō marah... Kalau dia marah itu adalah sifat aslinya, yg selama ini ia tutupi" ucap Yui si siluman kucing sambil tersenyum jail.


Diruangan raja Ryūō...


Nampak raja sedang duduk mengelap darah segar yg ada di bibir yorra.


"Yorra... " Perlahan raja mengelap darah yg ada di bibir yorra dan sesekali teringat masa lalu yg membuat nya sedih.


FLASHBACK.


Nampak seorang gadis cantik yg berlumur dengan darah, dengan tombak menusuk tepat di jantung nya.


"YUKIIIIIIIII.... YUKIIIIIIIII BANGUN YUKIIIIIIIII.... JANGAN TINGGALKAN AKU... YUKIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII TIDAAAAK..... " teriakan seorang raja siluman rubah hitam yg sangat hancur hati nya kehilangan seorang wanita yg sangat ia cintai.



Ia terus memeluk mayat gadisnya dengan erat, walau ia tau gadis yg ia cintai tidak akan pernah hidup lagi.


To Be Continue.

__ADS_1


__ADS_2