
Di dalam kerajaan...
"Tap.... Tap.... Tap.... " Suara langkah kaki raja yg sedang menghampiri yorra.
Yorra pun menunduk gemetar...dan keringatnya mengalir dari kening nya.
Tiba tiba...
"Siapa nama mu? ... " Tanya raja pada yorra dengan wajah serius.
"E... ? " Yorra tiba tiba tersentak kaget hanya mendengar suara raja yg ada di depan nya.
"Lihat aku... " Ucap raja, sambil mengangkat dagu yorra dengan tangan kanan nya.
Kepala yorra pun tengadah ke atas, karna tangan raja yg mengangkat dagu nya. dan Yorra pun akhirnya melihat wajah raja dan cukup membuat kaget. raja yg ia lihat itu memiliki telinga di atas kepala nya seperti telinga serigala.
"Apa raja seorang siluman juga?" Ucap yorra dalam hati nya melamun.
"HEIIII....JAWAB..." bentak suara raja, sambil mencekik leher yorra dengan tangan kanan nya.
"Na...nama ku Yuukan'na Yorra... " Ucap yorra dengan pelan... Ekpresi raja yg tadinya kesal berubah menjadi penuh rasa penasaran.
"Apa yg kau cari di hutan...? " Tanya raja pada yorra dengan tatapan mata yg tajam.
"A...aku sedang mencari bunga jinsei... " Jawab yorra dengan nada gemetar, kedua tangan nya memegang tangan raja berusaha untuk menahan agar cekikan itu tidak lebih erat.
Merasa tidak tega, Raja pun melepaskan tangan nya dari leher yorra...
Sedangkan di sudut lain Shiroi jendral siluman ular putih itu pun hanya bisa memperhatikan tanpa berbicara apa pun...
"Untuk apa kau mencari bunga jinsei? " Tanya raja lagi pada yorra.
"Fu aaahhh... Hampir saja aku mati hanya dengan satu tangan nya... Dia benar benar raja yg jahat... " Ucap yorra dalam hati nya merasa lega, karna ia masih diberikan kesempatan hidup.
Raja terus menatap yorra dengan serius, seperti menanti apa pun ucapan yg akan keluar dari bibir yorra.
"Ibu ku sakit keras, aku ingin menyembuhkan ibu ku dengan bunga jinsei... " Jawab yorra dengan nada serius.
"begitu... " Ucap raja dengan santai. Raja pun kembali duduk di singgahsana nya dan memperhatikan yorra dari jauh.
"A...apakah raja mengetahui tentang bunga jinsei? " Tanya yorra dengan penuh rasa gugup dan berusaha memberanikan diri.
"Aku tau... " Jawab raja dengan ekspresi sombong.
"Be... Benarkah? " Ucap yorra penuh harap.
"Tapi, bunga jinsei itu tidaklah gratis..." Ucap raja dengan senyum sinis.
"Be...berapa harga untuk bunga jinsei itu yangmulia? Aku rela membayar nya dengan melakukan apapun, asal ibu ku bisa sembuh..." Ucap yorra dengan tegas, dan tak berfikir panjang lagi. Karna kesehatan ibu nya adalah nomor satu bagi nya.
Yangmulia raja pun tersenyum dengan penuh hasrat dan berniat ingin merencanakan sesuatu.
"Baiklah, bayaran nya...adalah... " Ucap raja.
"Apa bayaran nya yangmulia? " Ucap yorra penasaran.
__ADS_1
Shiroi pun juga penasaran apa yg akan terjadi dengan senyum sinis, ia terus memperhatikan.
"Kau... harus tinggal disini, di Kerajaan ku Se... La... Ma... Nya... " Jawab raja dengan senyuman jahat.
Yorra pun tercengang, dua bola mata nya membelalak bibir nya terbuka tapi tak dapat berbicara. Keringat pun mengalir dari kening nya, rasanya seperti waktu berhenti berputar.
"Kau akan menjadi pelayan pribadi ku... " Ucap raja melanjutkan dengan senang.
"Zruuuuttth...zruuuuttth...zruuuuttth... " Suara teleportasi ...
Tiba tiba muncul 3 jendral kerajaan siluman menghadap yangmulia raja. Yorra pun kaget, dan percakapan pun terhenti.
"Yangmulia raja, hamba ingin melapor... " Ucap salah satu siluman laki laki yg memiliki sayap berwarna hitam. Sambil berlutut dengan penuh hormat.
"Ada apa Karasu Yuu? " Ucap raja dengan tatapan tajam.
"Hutan wilayah timur dimasuki tentara manusia mereka menaiki kuda dengan membawa alat panah. " Ucap laki laki yg disebut kan namanya Karasu Yuu.
"Alat panah? " Ucap yorra dalam hati nya penasaran. Yorra takut kalau tentara yg membawa panah itu salah satu warga desanya yg menjalankan tugas kaisar.
"Berapa manusia nya? " Tanya raja dengan penasaran.
"10 manusia yangmulia... Dan semua nya laki laki. " Ucap Karasu Yuu.
"HABISI...!!! Aku tidak ingin melihat tentara manusia, Memasuki lagi gunung ku... " Ucap yangmulia raja tegas.
"baik yangmulia... " Ucap Karasu yuu, dan dia pun pergi teleportasi ketempat hutan bagian timur.
"zruuuuuuttth... " Suara teleportasi.
DITEMPAT LAIN
Di desa...
Kirei sedang mempersiapkan sesuatu untuk dibawa oleh nya. Tiba tiba tora pun datang menghampiri kakak sulung nya itu.
"Mau kemana kak? " Tanya tora penasaran.
"setelah ku fikirkan, Aku ingin ke gunung Ookii, Aku sudah bicara pada ayah, kalau yorra ke gunung Ookii, dan ayah seperti nya bersama tentara kerajaan Kaze dengan izin kaisar. ingin mencari yorra dan ingin membantu yorra mencari bunga jinsei... " Ucap kirei dengan serius.
"Aku ikut... " Ucap tora yg ingin sekali ikut.
"Tidak... Kau kan sudah dititipkan oleh yorra untuk menjaga ibu nya... Jaga lah ibu nya sampai yorra kembali. " Ucap kirei tegas...
"Huh... Baiklah... " Ucap tora murung...
Kirei pun bergegas pergi, dan menaiki kuda milik nya menuju hutan bagian timur gunung Ookii.
DITEMPAT LAIN.
Kerajaan siluman...
"Perasaan ku tidak enak" Ucap Yorra dalam hati nya penuh kecemasan terhadap tentara yg masuk ke wilayah hutan timur.
Raja pun terus memperhatikan yorra yg sedang melamun...
"Heiii... " Tegur raja pada yorra agar ia tersadar dari lamunan nya.
"Ahhh? " Yorra pun tersentak kaget.
__ADS_1
"Bagaimana dengan tawaran ku? " Tanya raja dengan serius.
"Ba.. Baik... Aku menerima tawaran yangmulia raja. " Ucap yorra dengan serius. karna situasi nya sudah mendesak, nyawa ibu nya harus segera di selamatkan dan akhirnya yorra tidak dapat menolak tawaran itu.
"Bagus... " Ucap raja senang.
"Tapi... Beri aku waktu 3 hari untuk pulang ke desa ku untuk meracik bunga jinsei, dan akan ku berikan pada ibu ku yg sakit... Setelah ibu ku membaik, aku akan kembali ke kerajaan ini" Ucap yorra serius.
Yangmulia raja pun terdiam... Setelah beberapa saat raja berfikir.
"Baik... " Ucap raja dengan senang.
Tiba tiba tangan kanan raja diluruskan ke arah yorra, telapak kanan raja pun bercahaya, dan di leher yorra muncul segel yg mengerat leher yorra. Membuat yorra kaget dan panik.
"A... Apa ini? " Ucap yorra panik. Dan memegang lehernya. seperti ada yg mengikat lehernya, tapi tidak ada apa apa di lehernya.
"Itu segel perjanjian dengan ku , jika kau ingkar kau akan mati. " Ucap raja sambil tersenyum.
"Apa...? Jadi raja ini memang sudah mempersiapkan semua nya ternyata, dasar licik. ia takut aku mengingkari janji ku..." Ucap yorra dalam hati nya yg jengkel.
"Yangmulia takut ya kalau aku ingkar? " Ucap yorra dengan senyum jengkel.
"HAHAHAHA... bukan nya kau takut padaku? dan ingin kabur? " ucap raja meledeki yorra.
"ternyata dia paham fikiran ku... ck... " Ucap yorra dalam hati nya kesal.
"HAHAHAHA... kau harus hati hati, kalung itu bisa meledak jika kau jujur pada orang lain dan mengatakan semua yg kau tau tentang gunung Ookii dan tentang aku. kalung itu akan meledak dan Ledakan nya bisa menghancurkan 1 desa...HAHAHAHA...Kau mengerti maksud ku yorra!?" ucap raja dengan tertawa senang.
" ku ulangi lebih jelas, Orang orang yg berharga bagi mu akan ikut mati karna mu..." ucapan raja kali ini membuat yorra merinding...
Yorra pun gemetar, sambil memegang lehernya.
"itu tak akan pernah terjadi..." Ucap yorra dalam hati nya.
DITEMPAT LAIN.
Hutan wilayah timur gunung ookii...
"Ktepak... Ktepak... Ktepak... " Suara lari kuda yg di tunggangi Kirei.
Kirei pun berhenti, dan sangat kaget apa yg telah terjadi... Kirei melihat percikan darah di mana mana dan genangan darah yg sangat banyak.
"a... Apa yg terjadi? ... " Kirei gemetar melihat begitu banyak darah dimana mana... Saat kirei melangkah lebih dalam...
"AAAAAaaaaaaaaaaa....AAYAAAHHH.... " suara teriakan Kirei yg menggema membuat semua burung berterbangan.
Ayah kirei mati dengan mengenaskan...
To Be Continue...
Trimakasih banyak untuk pembaca BFLS yg sudah memberi support author pemula seperti saya 🙏
dukungan kalian dalam bentuk LIKE, VOTE dan FAVORITE sangat berarti saya agar lebih semangat lagi menulis 🙏😊
dan beri masukan ya di kolom KOMENTAR agar saya tau dibagian mana yg harus di perbaiki.
selebihnya terimakasih semuanya. 🙏
Enjoy and Happy Reading.
__ADS_1