Black Fox Love Story

Black Fox Love Story
Pendekar Angin


__ADS_3

Siang hari di Hutan gunung Ookii...


Nampak Tora sedang memasuki hutan bagian utara gunung Ookii dengan sangat tenang, pengalaman nya 2 tahun di kota, berlatih menjadi pendekat samurai sekaligus prajurit kaisar yg hebat akhirnya tercapai.


Di Hutan bagian utara sudah di jaga oleh jendral Tsuyoi Kumo (siluman laba-laba), nampak Tsu sedang duduk di atas pohon besar sambil memainkan jaring kuat yg ada di tangan nya.


"Hemm.. Aroma manusia. " ucap Tsu dengan sedikit senyum di bibir nya.


Dilain titik tempat...


Nampak Tora masih memperhatikan seluruh hutan dengan tatapan siaga.


"Bau ini? ..." gumam Tora, Tora nampak memejamkan mata nya untuk merasakan aura siluman yg akan datang pada nya.


"Wuuuusssssss.... " Angin berhembus kencang, Tora bergegas memegang kedua pedang nya bersamaan...


"Sraaaaaak wuusssss tap..." Dari atas pohon nampak siluman laba laba sedang berpindah dari satu pohon ke pohon yg lain.


"Sedang apa kau manusia? " tanya Tsu dengan tatapan datar.


"Sraang..." Tora mengeluarkan salah satu pedang nya. Nampak bukan seperti Tora yg biasa nya, tatapan nya tajam dan lebih beraura pembunuh.


FLASH BACK


2tahun lalu Masa latihan di kota...


Nampak Tora sedang berlatih Samurai dengan teman teman nya, dan ada seorang guru yg melatih mereka.


"Kalian harus terbiasa dengan bau siluman..." ucap seorang pria paru baya berusia 70tahun yg mengeluarkan suatu barang yg di bungkus oleh kain putih.


Dibalik kain putih terlihat jelas tangan dari siluman lipan.


"Waaahhh... " Tora dan yg lain nya tercengang, karna itu pertama kali nya Tora dan teman teman nya melihat tangan siluman.


"Bau nya amis..." Gumam tora.


"Kau benar tora, tapi lebih khas lagi ciri mereka tidak ada yg menyamai. " ucap guru nya ditelinga tora.


"Dengarkan guru baik baik anak anak, siluman itu sangat hebat, mereka dapat menyembuhkan luka mereka sendiri dengan cepat, bahkan walau tubuh mereka terpotong mereka dapat menyatu kembali. " Jelas pria paru baya itu di depan murid murid nya.


"Lalu guru, apakah siluman tidak memiliki kelemahan? " Tanya seorang gadis imut berusia 15tahun dengan rambut di ikat satu.


"Tentu ada... " Ucap pria paru baya itu.


"Apa itu guru? " tanya seorang laki laki berusia 17 tahun dengan codet dimata nya.


FLASH NOW


DiHutan gunung Ookii bagian utara....


Terlihat Tora meluruskan pedang nya mengarah ke siluman laba-laba yg sedang duduk di atas pohon...

__ADS_1


"Aku mencari bunga jinsei, beritahu dimana bunga itu berada!!! " ucap Tora dengan tatapan tajam.


"HahahaHAHAHAHAHA... " siluman itu tertawa dengan geli.


Tora memperhatikan sekeliling nya ada yg aneh, seperti kilatan cahaya mengelilingi dirinya.


"Kau menyadari nya ya? HAHAHAHA...itu adalah jaring yg sudah ku buat tanpa sepengetahuan mu..." Ucap siluman itu dengan senyum sinis.


"Creeek" suara pedang Tora yg di ayunkan menjadi perisai.


"Jawab aku... Dimana bunga jinsei? " tanya Tora dengan sinis.


"Kau tak akan pernah mendapatkan nya... " siluman itu mengusap jaring milik nya.


"Kenapa? " Tanya Tora...


"Ssssret" jaring yg ada di jari siluman itu di tarik nya dengan kencang.


"KARNA KAU AKAN MATI... HAHAHAHA... " siluman itu meloncat dari atas pohon, dan tangan nya menarik jarik di tangan nya.


"Sssuuuutttt... Zreeeetttt Zreeeetttt Zreeeetttt... " jaring yg di tarik sangat lah tajam, bahkan jaring itu dapat membelah besi yg tebal sekalipun, saat jaring itu bergerak dengan cepat melewati pepohonan, pohon pohon terbelah belah menjadi berbagai ukuran.


Tora hanya melirik ke arah semua pohon yg telah terpotong, saat ia melihat kearah depan nampak benang itu mendekati nya.


"Wuuuusssssss...sraaaak Bet... Bet... Bet... " Dengan cepat Tora memotong semua benang yg mengelilingi nya dengan sekali tebas.


"Mengapa ia dapat memotong benang ku? " siluman laba-laba itu tercengang.


"Wuuuusssssss... Syuuuutttt.... " Saat Tora ingin menebas tubuh siluman itu, siluman itu bergegas meloncati Tora dengan gesit.


"Siapa kau sebenarnya? " Tanya siluman laba-laba dengan penasaran.


Tora berlari dan mengejar siluman laba-laba itu dengan sangat cepat.


"Kau ingin tau siapa aku? " Tora memutar tubuhnya dan ayunan samurai nya mengeluarkan aura angin.


"Wusssssssss syuuuuutttt...BUUUG BRAAAK." siluman itu terbawa angin yg di alirkan oleh samurai milik Tora dan terpental hingga membentur batuan besar hingga batu besar itu hancur seketika.


"Ugh....kau.. Salah satu pendekar angin ternyata. " Siluman laba-laba itu masih bisa bangun dan berdiri perlahan.


"Aku tau kau adalah sekumpulan Kaze No Kenshi (pendekar angin) ... " Jelas siluman laba-laba itu.


DITEMPAT LAIN


Kerajaan Ryuo...


Nampak Ryuo sedang berbicara dengan yorra, tiba tiba Suzume datang menghampiri Ryuo dan Yorra.


"Yangmulia maaf saya mengganggu yangmulia, ada hal penting yg harus saya sampaikan." ucap Suzume sambil berlutut memberi hormat.


"Ya tidak apa suzume, ada apa? " tanya Ryuo.

__ADS_1


"Ada manusia yg memasuki wilayah bagian utara yangmulia... " Lanjut Suzume.


"Begitu ya? Pantas aku merasakan aura keseriusan Tsuyoi... " ucap Ryuo sambil memejam kan mata nya.


"Siapa manusia itu? Dan mau apa ia ke gunung ookii? " tanya yorra penasaran.


"Manusia itu meminta Tsu untuk menunjukan dimana letak bunga jinsei berada... " jawab Suzume.


"Bunga jinsei? " Yorra merasa pasti orang itu sangat membutuhkan bunga itu, hingga harus melawan jendral Raja.


"Yangmulia berilah manusia itu bunga jinsei nya, aku merasa pasti ia sangat membutuhkan bunga jinsei itu untuk mengobati seseorang yg sangat penting. " ucap Yorra meyakinkan Ryuo.


"Bunga jinsei itu sangatlah berharga untuk ku, jadi aku tidak dapat memberikan nya begitu saja. " ucap Ryuo tegas.


"Tapi... " ucapan yorra terpotong oleh Suzume.


"Manusia yg dihadapi Tsu adalah Kaze No Kenshi yangmulia, yg sangat di takuti oleh para siluman. " Jelas Suzume.


"Kaze No Kenshi?... " Yorra terlihat bingung.


"Pendekar angin, mereka terkenal dengan kibasan samurai mereka, tanpa menyentuh lawan mereka dapat menebas lawan nya dengan angin. " jelas Ryuo.


"Jadi... Para siluman takut dengan mereka? " tanya yorra.


"Lebih tepatnya mereka tau kelemahan kami bangsa siluman... " Jelas Suzume.


Sesaat Suzume menjelaskan tiba tiba tubuhnya gemetar, sedangkan Ryuo nampak jelas mata nya terbelalak kaget...


"Ada apa? Kenapa kalian seperti melihat sesuatu yg menyeramkan? " Tanya Yorra.


DITEMPAT LAIN


Hutan bagian utara gunung Ookii.


Terlihat jelas darah yg berceceran di tanah masih terlihat segar...


"Ugh... Ugh... "


"Jangan memaksakan diri... "


"Syuuut Craaak" Samurai itu di ayunkan pelan untuk menjatuhkan darah yg melekat di samurai milik nya.


Terlihat Tora menggenggam jantung siluman laba-laba itu dengan tatapan dingin...


"Kelemahan mereka adalah di jantung mereka... " jelas paruh baya itu.


Tora mengingat ucapan Gurunya.


"Sudah ku lakukan guru... "


To Be Continue...

__ADS_1


__ADS_2