
Dimalam itu, rembulan nampak bercahaya dengan indah dan taburan bintang yg menghiasi langit di malam yg sunyi membuat suasana malam itu menjadi hal yg tak dapat Tora lupakan, wajah Yorra yg cantik saat tidur membuat perasaan nya menjadi tak karuan.
"Yorra maafkan aku, aku memang egois aku memaksakan keinginan ku dan mengabaikan kemauan mu yg kuat" Tora perlahan mendekatkan wajah nya dengan wajah Yorra.
"Aku sangat mencintaimu Yorra. " Tora perlahan mencium bibir Yorra yg lembut dengan penuh kehati hatian.
Tora pun menghentikan aksi nya dan memandang wajah Yorra dengan tatapan sendu.
"Apa aku boleh melakukan ini? Aku terlihat sangat jahat, tapi aku benar benar tidak Terima jika siluman itu memilikimu. " Mata Tora terlihat berlinang dengan air mata.
"Aku akan bertanggung jawab dengan apa yg akan ku lakukan, karna aku sangat mencintai mu Yorra. " Perlahan Tora menciumi pipi, kening, dan bibir Yorra berulang dengan kelembutan.
Setelah itu Tora mulai membuka pakaian Yorra dengan perlahan.
"Akan ku buat malam ini tidak akan terlupakan untuk ku. " Tora pun membuka pakaian nya perlahan.
Tora akhirnya bercinta dengan Yorra saat Yorra tak sadarkan diri.
DITEMPAT LAIN
Di Kerajaan Ryuo...
Nampak Ryuo sedang duduk di taman bunga nya, dengan wajah termenung.
"baru satu hari kau pergi kenapa aku merasa sangat kehilangan mu " ucap Ryuo dalam hatinya.
Suzume yg melihat tuan nya sedang termenung sedih merasa tidak tega, dan akhirnya suzume membuat kan teh madu untuk tuan nya.
Setelah membuatkan teh madu, Suzume menghampiri tuan nya.
"Yangmulia, saya buat kan teh madu untuk yangmulia. Silahkan di minum! " ucap suzume.
"Terimakasih Suzume. " ucap Ryuo dengan nada lemah.
"Yangmulia sedang tidak enak badan? " tanya suzume khawatir.
"Tidak, aku hanya memikirkan Yorra. " jawab Ryuo dengan lembut.
"Yangmulia, apa yangmulia sudah mengatakan perasaan yangmulia? " tanya suzume.
"Belum Suzume, karna Yorra selalu menghindar saat aku ingin mengatakan perasaan ku. " ucap Ryuo.
"Begitu... Tapi, saya merasa bahwa Yorra sudah sedikit berubah tidak seperti dulu. " Suzume merasa Yorra sekarang lebih ceria.
"Benarkah? Kau benar Suzume" Ryuo membayangkan wajah Yorra yg sering tertawa di hadapan nya.
"Iya, dan saya perhatikan Yorra belakangan ini menerima perlakuan lembut yangmulia, seperti sentuhan yangmulia, bahkan ia lebih berani dengan memeluk yangmulia. " Jelas Suzume.
"Ya... Kau benar Suzume aku baru menyadarinya. " ucapan Suzume membuat hati Ryuo lebih senang.
__ADS_1
"Aku fikir Yorra sudah mulai memiliki perasaan pada yangmulia. " ucap Suzume.
"Benarkah? " wajah Ryuo nampak memerah.
Ryuo nampak tersenyum manis, Suzume yg melihat wajah tuan nya yg bahagia membuat diri nya ikut senang.
"Aku berubah fikiran, Yorra akan ku bawa ke negri siluman. " Ryuo memutuskan ingin bersama dengan Yorra kemana pun ia berada.
"Apa tidak apa yangmulia? Bukan kah sangat berbahaya? " ucap Suzume khawatir.
"Tidak, saat Yorra di negri siluman akan ku buat perisai pelindung untuk nya, dengan itu aku tau keadaan Yorra, dan setidak nya itu dapat bertahan lebih lama saat serangan siluman lain yg ingin melukai Yorra. Dan itu cara terakhir jika nanti terjadi sesuatu pada mu Suzume, aku tidak bisa 100% mempercayakan mu menjaga Yorra, Kekuatan mu belum terlalu kuat Suzume untuk melawan para siluman tertinggi disana. " Jelas Ryuo.
"Maafkan saya yangmulia, saya berjanji akan menjadi ajudan yg lebih kuat lagi. " Suzume berusaha meyakinkan dirinya sendiri dan Ryuo.
Ryuo perlahan mengusap kepala Suzume dengan lembut, Suzume terkejut dan mata nya terbelalak, seumur hidup nya ia belum pernah di perlakukan seperti ini oleh Ryuo.
"Yangmulia? " Suzume menatap wajah Ryuo yg tersenyum manis.
"Aku sangat bangga pada mu Suzume, saat Yuki masih ada Yuki sangat menyayangimu dan memperlakukan mu seperti ini kan? " ucap Ryuo.
Suzume berlinang air mata, hatinya sangat senang, dan satu sisi ia sangat merindukan Yuki.
DITEMPAT LAIN
pagi hari yg masih terlihat redup, di danau dekat desa...
Terlihat Tora duduk dan memperhatikan Yorra yg masih tertidur dengan tubuh yg ditutupi pakaian nya yg sudah terlepas dari malam.
Tora pun mendekatkan lagi wajah nya di wajah Yorra, dan dengan lembut ia mencium bibir Yorra, sesaat Tora mencium bibir Yorra perlahan Yorra membuka matanya, dan terkejut melihat Tora yg tepat di depan nya mencium bibirnya.
"Plaaaaak" Yorra menampar wajah Tora dengan kencang.
Tora pun mundur sambil memegang wajah nya yg memerah karna tamparan Yorra.
"APA YG KAMU LAKUKAN TORA? " Yorra benar benar shock dengan keadaan dirinya.
Yorra memperhatikan pakaian nya yg sudah terlepas dari tubuhnya, dan Yorra melihat darah dibagian kelamin dan pahanya.
"TORAAA... " Yorra benar benar shock dan air mata terus menetes dari matanya.
Tora memeluk Yorra dengan erat, tapi Yorra dengan keras berusaha memberontak.
"Maafkan aku Yorra, aku benar benar ingin menikahi mu. " ucap Tora.
"KENAPA KAMU TEGA PADAKU TORAAA... Hiks... Hu hiks... " Yorra menangis dengan penuh berderai air mata.
"Aku sungguh sungguh mencintaimu Yorra, maafkan aku maafkan ke egoisan ku, aku hanya tidak ingin siluman itu mengambil mu dari ku. " Tora terus memeluk Yorra dengan erat.
"Aku membenci mu Tora, lepaskan aku, lepaskan aku, LEPASKAN AKU. " Yorra membenturkan kepala nya ke wajah Tora dengan keras.
__ADS_1
"Awww... " Tora mundur dan memegang wajah nya, nampak hidung nya sedikit mengeluarkan darah.
Yorra bergegas mengenakan pakaian nya, dan lari meninggalkan Tora.
"Yorraaaaaaa... aww... " Tora berusaha bangkit dan mengejar Yorra.
Yorra berlari sekuat tenaga menuju kaki Gunung ookii, terlihat Tora tetap mengejar nya.
"Yorraaaaaaa... Berhenti. " teriak Tora.
Yorra berlari atas gunung menuju tebing jurang gunung Ookii, di belakang Tora terus mengejar.
"Yorraaaaaaa, berhenti kamu mau apa? " teriak Tora khawatir.
Yorra berhenti saat melihat jurang didepan nya, nampak terlihat dibawah ada sungai yg mengalir.
"Yorra apa yg akan kau lakukan? " tanya Tora dengan panik.
Yorra tidak berkata sekata kata pun, ia hanya terus menangis, fikiran nya sedang kacau.
"Yorra aku minta maaf, aku mohon berhenti jangan lakukan hal bodoh. " Tora berlutut di hadapan Yorra.
Yorra dengan wajah sedih dan air mata yg berderai tanpa ragu ia meloncat dari atas jurang.
"YORRAAAAAAA... " Tora sangat terkejut jantung nya berdebar kencang, keringatnya mengalir dari kening nya.
Tora berlari dan melihat Yorra dari atas jurang, terlihat Yorra jatuh ke dalam sungai perairan gunung Ookii.
"YORRAAAAAAAAAA... " Tora segera berlari menuruni gunung Ookii, menuju sungai di bawah kaki gunung.
DITEMPAT LAIN
Dikerajaan Ryuo...
Terlihat siluman ikan sedang menghadap Suzume.
"Nona Suzume Kingyo Rin menghadap. " ucap siluman ikan itu sambil berlutut.
"Ada apa Kingyo Rin, tidak biasa kamu datang ke Kerajaan, ada hal penting yg ingin kau sampaikan? " tanya Suzume.
"Nona Suzume saat saya sedang berkeliling di sungai perairan kaki gunung ada seorang gadis terdampar, sepertinya ia meloncat dari tebing jurang, keadaan nya kritis, jika gadis itu tidak penting saya ingin menyantap nya nona." ucap Kingyo Rin.
Karna hati Suzume tidak tenang, ia pun memutuskan untuk mengecek nya.
"Biar ku cek. " Suzume pun terbang menggendong Kingyo Rin di punggung nya, dan membawa nya ke perairan gunung Ookii.
"Nona Suzume disana." Kingyo pun menunjuk ke arah pinggir sungai.
Saat Suzume dan Kingyo mendekati gadis itu, Suzume terkejut.
__ADS_1
"Yorra... "
To Be Continue.