
Amartha atmadjaya
dan istrinya Jeny Baharudin
ya mereka adalah orang tua dari Arya dan Diana
dan dirumah ini juga ada nenek Sahila yang slalu memanjakan Arya
Arya slalu duduk di sebelah nenek nya
dan Diana duduk di sebelah mama nya
jangan tanyakan dimana pak amar duduk?
pasti di kursi kerajaan nya
sesekali Arya slalu menggoda sang nenek dengan aksi menyuapi tetapi malah di makan sendiri oleh Arya
"dasar kau cucu durhaka"kata sang nenek seraya memukul pundak arya
"hahahah ampun nek ampun,aku menyayangimu nek"ucap Arya serasa memeluk neneknya
"mau sampai kapan sih drama Mulu"ucap Diana cemberut
.ya mungkin jika ada adik2nya Diana akan merasa punya geng yang melawan kakak nya
__ADS_1
krna bagi Diana dan adik2nya,mama dan nenek hanya menyayangi kak Arya
"aduh anak papa lagi cemburu sosial ini ceritanya?"ucap sang papa
"slalu kak Arya aja yang di sayang"ucap Diana seraya memasukan nasi ke dalam mulutnya
"tenang saja anak gadis papa,smua harta masih atas nama papa,nanti akan ku berikan smuanya kepada mu dan adik2mu ,oke"ucap sang papa beserta memberikan 2jempol kepada Diana dan dibalas oleh senyuman merekah .
"tunggu..tunggu lantas aku dapat apa pa??"protes Arya ...walaupun mereka tahu ini hanya bercanda tapi inilah kehidupan keluarga atmadjaya slalu hangat
"bukan nya kau sudah mendapatkan warisan yang tak bisa di hitung dengan mesin apapun?"ucap papa sambil menggoda Arya
"warisan macam apa memang yang sudah papa berikan kepadaku"tanya Arya heran seraya serius memandang papa nya
pak amar meletakan sendok dan menujuk ke 2 wanita di sebelah kursi nya dengan 2 jari telunjuk nya
"dasar kau ya anak tak tau di untung,bisa2nya kau mengatakan ibu mu seperti itu haaa"ucap sang nenek dengan menjewer telinga sang anak
"walau tua begini mama masih laku di pasaran pa"ucap mama seraya menjewer telinga satunya milik pak amar
"ampun ampun bidadari2 surga ku,sudah ya nanti ku kasih uang belanja double"ucap pak amar seraya memeluk ke 2 wanita itu
setelah acara makan selesai seperti biasa..sang nenek bermain piano..ya walau umurnya sudah renta tetapi hoby nya bermain piano masih di lakukan
pak amar memangku laptop duduk bersama istri dan anak nya .
__ADS_1
Dan Arya duduk di samping neneknya sambil melihat sang nenek bermain piano
ya inilah sifat asli amar,dia slalu menghidupkan suasana
~kantor pagi hari
"man,tata belum datang?"tanya Diana kepada Herman teman satu ruangan nya
"gak tau,kayak nya GK masuk deh.udah jam segini juga "
jawab Herman seraya mengangkat ke2 bahu nya
Diana langsung mengambil hp dan menelfon tata
tetapi hp tata memang tidak aktf sejak semalam
dan Diana memutuskan untuk menelfon di rumah tata
"hallo selamat pagi ,kediaman bapak Handoyo"sapah ramah ART di rumah tata
.
"pagi mbak,saya Diana .mau tanya tata apa gak masuk kantor hari ini?"tanya Diana yang belum dijawab oleh art Nya tetapi Diana mendengar di seberang sana suara mama tata
like
__ADS_1
coment
dan jangan lupa vote ya guys