
"sudah sejauh mana hubungan kalian?"Arya bertanya
"bapak melihat kami?"
"iya,dan kami sebelumnya sudah pernah bertemu di mall"..
"oh.."
"hanya itu yang mau kau jelaskan?"
"lah bapak ini siapa?dan kenapa saya harus menjelaskan kepada bapak?
"itu kewajiban kamu menjawab pertanyaan saya"
"ngomongin kewajiban,tapi Hak saya tak pernah di penuhi"jawab tata yang semakin sebal saja
"hak apa yang kamu maksud?"
"hak untuk menerima cinta bapak"tata dengan lantang berbicara seperti itu..
ciiitttt
"aduh"tata sampai kaget lantaran Arya mengerem mendadak
"apa yang kamu bilang tadi?"
"gak ada"ketus tata sambil melihat ke luar jedela
__ADS_1
"hey ayolah katakan.jangan menyuruh ku untuk merayumu.aku tidak bisa"Arya sampai melepas safebelt dan menghadap tata..
tata masih diam,ingin rasanya dia menjambak rambut lelaki tidak peka ini..
"saya menolak lamaran mas Ilham "
"apaaaa??jadi sekarang kita"Arya berucap sambil berteriak-teriak dan senang nya..
"tunggu,,,tidak segampang itu.saya memberikan bapak kesempatan.bapak harus menebus semua kesakitan saya selama ini"
"katakan,kau mau apa?rumah mobil atau kita ke penghulu sekarang?"
antusias Arya sambil memegang tangan tata yang tak mendapat penolakan.
"saya sudah memiliki semuanya,saya hanya ingin bapak melakukan sesuatu yang bisa membuat saya yakin bahwa anda adalah lelaki yang tepat buat saya?"
"caranya?apa saya harus terjun dari lantai atas?atau berpura-pura menabrakkan diri di jalan ini?"
"baiklah..saya terima tantangan nya.tapi beneran ya kau benar2 menolak Ilham"tanya Arya ragu dan dijawab anggukan oleh Arya.
sepanjang perjalanan Arya hanya tersenyum sambil sesekali melirik kearah tata.
Dalam hati tata pun merasa puas mengerjai Manusia purba ini.ingin rasanya dia tertawa lepas. tapi masih di tahan ,tata hanya ingin seberapa jauh Arya bisa mengambil hatinya dan membuatnya yakin.
"terimakasih ya pak,saya turun dulu"ucap tata sambil membuka pintu mobil dan tangan nya di pegang oleh Arya
"boleh kah saya bertemu orang tua mu,saya hanya ingin memberitahu untuk tidak lagi mencarikan munjodoh. karna sekarang kau adalah milikku"
__ADS_1
"yakinkan dulu hatiku,setelah itu lakukan lah sesuka mu,selamat malam"
Arya lagi2 di buat penasaran dengan maksud tata..
sampai dirumah,semua keluarga di buat penasaran dengan keputusan tata . akhirnya tata menjelaskan perihal penolakan nya itu.
"apaa??"Anggoro dan pak Gunawan kompak terkejut.
"nak, sebenarnya siapa lelaki yang kau tunggu itu"ucap sang mami
"paling juga nunggu duda nya mas Hary itu mi"jawab Arthur asal.dan mendapat timpukan dari tata
"jangan ngaco,dia suami orang Lo dek . kenapa sih masih membahas Hary saja"tata tampak murung
"anak kesayangan papi yang cantiknya tiada Tara coba sini papi mau bicara"
perkataan papi sontak membuat Anggoro dan Arthur mengejek
"huwekkk"
mami dan tiwy istri Anggoro yang sedang hamil pun hanya bisa tertawa melihat kelakuan mereka
"Pi,papi percayalah ..bukan Hary alasan tata untuk menolak mas Ilham"tata mencoba meyakinkan pada semua orang
"lantas siapa lelaki yang kau tunggu itu nak"tanya papi dengan mengelus rambut putrinya
"pak ar-arya Pi,Arya atmadjaya"
__ADS_1
deg..
"apaaaaa"semuanya kompak kaget dengan penuturan Tata