Boss Tampan Ku

Boss Tampan Ku
anak Arya??


__ADS_3

"tolong jangan lihat aku,lihatlah anak kecil yang tak berdosa ini.aku yakin hatimu secantik wajah mu"ucap Thania kepada tata sambil menangis


"eh,GK usah Lo pake drama nangis gini.gw udah muak dari tadi Lo nangis aja sok merasa tersakiti"teriak Diana


"Diana pelankan suaramu"ucap sang papa


"pa besok kan aku dan tata akan pindah kerumah baru kita,jadi terserah papa jika menyuruh mereka untuk tinggal disini"ucap Arya


"tidak mas,"sela tata


"kita tidak akan pindah kerumah sebelum test itu keluar?"ucap tata tegas


"sayang kau harus percaya padaku jika dia bukan anaku dan yang terpenting kita bisa melanjutkan pernikahan ini sayang tanpa ada perusak dari luar"ucap Arya


"saat ini pun aku masih belum tahu harus mempercayai siapa,sedang aku pun disini merasa seperti manusia paling bodoh yang tidak mengetahui apa2 tentang kalian"

__ADS_1


"maafkan aku sayang,"ucap Arya merengek


"sebelum test itu keluar,izinkan aku untuk tinggal dirumah papi dulu mas"


"tidak nak,"ucap sang mama


"kalian baru menikah 2hari yang lalu,tolong nak jangan memperkeruh suasana.papa tahu bagaimana Gunawan sangat mencintai mu.bisa2 papa di bunuhnya jika kau yang menjadi menantu 2hari sudah kembali kerumahnya lagi"ucap pak amar


"iya sayang plis tetaplah tinggal disini"Arya memelas kepada istrinya


"baiklah aku akan tinggal disini,"


hingga waktu jam makan malam pun tata tak berselera untuk turun dan bergabung pada keluarganya.semuanya paham akan kondisi hati sang menantu baru nya itu.


"kak,aku boleh menemui tata?"ucap Diana dan dijawab anggukan saja oleh Arya.

__ADS_1


. sesampainya di depan kamar,Diana langsung masuk dan melihat sahabatnya sedang melamun di balkon.


"ta,bolehkan aku berbincang-bincang sebagai seorang sahabat?"ucap Diana


"kenapa kau tak pernah bercerita tentang ini Di?"


"maaf,kukira juga kak Arya sudah mengatakan kepada mu"


"setidaknya juga kau pastikan dulu kepada ku Di,selama ini kau tahu betul bagaimana perasaan ku terhadap kakak mu.tetapi sungguh tidak adil jika kau,bahkan keluarga besarmu tak mengatakan hal seserius ini kepada ku bahkan keluarga ku pula"ucap tata menggeleng sambil menahan air mata yang jatuh,Diana langsung memeluk sahabatnya itu.


"maaf ta,bukan maksud membohongi mu,tetapi kami semua merasa jika kakak ku sudah memberitahu mu.bahkan aku sendiri tidak menceritakan kepada mu juga karena itu hanya aib kak Arya,ditinggal oleh istrinya sendiri disaat masih beberapa bulan menikah.kau tahu betul bagaimana sifat Kaka Arya waktu pertama masuk perusahaan kita"ucap Diana tak kalah terisak nya.


"kau tahu aku begitu mencintai nya,kau tahu bagaimana terluka nya hatiku saat ini.aku pun tak bisa menjamin bagaimana murka nya keluarga ku jika mengetahui nya..hu..hu"ucap tata


"aku berusaha tersenyum Di, berusaha mempercayai suamiku.tetapi semua seakan sirna ketika aku melihat anak kecil itu.matanya membutuhkan kasih sayang Di,kau tahu aku merasa jika diriku adalah orang yang paling jahat jika harus mengambil ayahnya dari dia."

__ADS_1


"kau harus percaya jika dia bukan anak kak Arya,kami semua yakin dia bukan anaknya,"


"jika hasilnya keluar dan ternyata dia adalah keponakan mu?apa kau juga tak akan menerima nya Di?"ucap tata menatap Diana lekat-lekat


__ADS_2