Boss Tampan Ku

Boss Tampan Ku
Tata tercebur di danau


__ADS_3

Akhirnya perahu milik Anggoro berhasil mendahului perahu Arthur.


Arthur tak tinggal diam,dengan cepat dia menabrak perahu kakaknya lantaran kesal ponsel nya terkena air.


brak..


"aduh..hey orang gila kau mau membuat kakakmu mati ya huu"ucap tata berteriak.


"Arthur sekali lagi kau bikin ulah akan ku patahkan kakimu"Anggoro semakin geram dengan tingkah Arthur


"kak, lihatlah ponselku rusak terkena air,semua gr2 adik mu yang menyebalkan itu"


ucap Arthur sambil menyiram kakak nya dengan air sebagai pembalasan..


"woy kau ini,,"tata akhirnya berdiri hendak memukul Arthur tapi naas kaki nya tergelincir sesaat setelah salah satu kakinya berhasil masuk kedalam perahu Arthur.


byurrrrr


"ah.."kata terakhir tata


"mbak"


"dek"


"tata"

__ADS_1


dan semua yang berada di tepi danau berteriak memanggil nama tata.


Arya,Diana pun sontak menoleh dan melihat Anggoro dan Arthur masuk kedalam danau.


Arya pun juga ikut mencebur kan diri ke danau,saat ini posisi perahu tata berada di tengah2 danau jadi sedikit sulit untuk di cari.


pak amar segera meminta bantuan siapapun untuk mencari tata..Kevin dan Johan pun juga ikut mencari...


mami tata tak hentinya menangis,


"mas tata gak bisa renang,gimana kalau tata..."


"sudah mi,banyak yang menolong tata,kita berdoa dulu"ucap pak Gunawan


sekitar 45 menit nampak sebagian orang sudah kelelahan.lantaran air danau yang keruh dan juga kurangnya alat untuk mencari di dasar danau justru menghambat semuanya.


"maafin Arthur mi,tadi kami sempat bertengkar tetapi itu hanya becanda mi",ucap Arthur menyesal sambil menunduk di tepi danau


"sekarang waktunya kita berdoa saja untuk kakakmu"ucap papi


pak Aceng memberitahu pencariannya masih belum membuahkan hasil.pak Gunawan semakin gelisah mendengar penuturan itu.


tak lama dari itu Arya muncul kepermukaan dengan membawa tata naik ke atas perahu terlebih dahulu.


sesampainya di tepi danau,mami tata histeris lantaran melihat anaknya yang tak sadarkan diri dengan wajah pucat nya.

__ADS_1


"ta bangun sayang"ucap Arya tak perduli lagi dengan keadaan sekitar .Arya akan memberikan napas buatan yang hampir di cegah oleh Anggoro .tetapi pak Gunawan melarangnya dengan gelengan kepala.


menurut pak Gunawan hal yang terpenting sekarang adalah anaknya siuman dulu.


sekali,dua kali hingga terakhir kalinya baru tata sadar..


uhuk..uhuk..


tata membuka mata dan melihat Arya didepan nya sambil tersenyum.


"nak kau baik2 saja?ya Allah terima kasih kau selamat kan putriku"ucap sang mami sambil memluk anaknya.


Arya menjauh sejenak lantaran ada orang2 yang lebih berhak memeluk wanita itu selain dirinya .


"Hay kak good job"ucap Diana


"aku bangga padamu.ternyata kehaluan mu tulus juga"


"minggir sana kau slalu cerewet"ucap Arya sambil melangkah mencari handuk


"tata gpp mi,Pi."


.sambil terus memeluk maminya


"maafin aku mbak hikz..hiks..aku benar2 takut kehilanganmu..aku sungguh takut kak..aku menyanyagimu mbak"ucap Arthur sambil memeluk kakak nya.

__ADS_1


"kau sungguh keterlaluan kali ini Arthur,kau hampir membuat kakak mu mati.tak puas kau slalu menggoda kakak mu dari dulu huu??"ucap Anggoro..


"papi kecewa denganmu Arthur,kau ini seorang adik lelaki..umurmu 22tahun harusnya kau bisa melindungi kakak perempuan mu,bukan malah membuatnya celaka"kata sang papi


__ADS_2