
setelah menyanyikan sebuah lagu untuk kakak nya
tata pergi menuju taman yang tersedia di hotel itu
tata menangis karna teringat Hary.
entah mengapa rasa sesak itu kembali muncul
tanpa disadari tata,Arya sedari tadi sudah berada di tempat ini
ya alasan nya hanya satu,,dia merasa tak suka jika banyak lelaki memperhatikan tata
dan inilah tempat yang dipilih Arya untuk menghabiskan beberapa batang rokok
Arya menimpuk tata dengan kerikil
"aduh,siapa sih"teriak tata dan yang di lihatnya ada lah pria jaman purba yang duduk di kursi samping tempat duduknya saat ini
"kenapa kau slalu mengikutiku haaa"kata tata seraya mengusap lengan nya yang kena timpuk
"usaplah airmata mu,kau terlihat jelek sekali"ucap Arya seraya memberikan sapu tangan nya..
"ehh btw sedari tadi kenapa kok bahasa kita seakan akrab gtu ya. wah najis Bombay gw deket2 Ama Lo"tata masih tak mau menerima sapu tangan itu
"jika di kantor saya memanggil anda,,jika di luar kantor tetap lah memakai bahasa yang sopan,kau dan Diana bukan lagi anak ABG yang pakai bahasa Lo gw"
protes Arya
"ini diluar jam kantor ya bapak..tak ada lagi peraturan yang harus saya patuhi..permisi!!!sebal tata
"tunggu"Arya menarik pergelangan tangan tata sambil berjalan mendekat
__ADS_1
jantung tata berdetak semakin cepat ..entah perasaan apa ini..
ya kali ini Arya memakai pakain formal tanpa dasi hanya memakai kemeja maroon dan jas yang lengan nya di lipat sampai siku justru malah membuat wanita di hadapan nya terpesona
"biarkan aku berada di hadapanmu sejenak untuk memastikan sesuatu,dan tolong diamlah sebentar"lintah Arya dengan suara yang lembut hingga membuat tata seperti terhipnotis
Arya ingin memastikan jika perasaan nya salah...tetapi semakin lama dia memandang tata,semakin kencang pula jantungnya berdetak.
mereka ber2 saat ini sedang dalam posisi berhadapan dengan tangan Arya memegang tangan tata yang tak dilepasnya dari tadi
tanpa mereka sadari Kevin dan Diana melihat itu smua .
dan cekrek...
Diana mengambil foto candid mereka yang dirasa sempurna
"apa yang sedang kau pastikan?" tanya tata lembut membuyarkan keheningan mereka
"aku hanya ingin memberitahu mu bahwa ...."ucap Arya menggantung bingung
"katakan..."ucap tata tersenyum seakan dia ingin Arya mengatakan bahwa tertarik padanya
Arya mendekat ke telinga dan melingkarkan tangan kanan nya ke punggung tata yang terbuka.
tata semakin memanas
seakan aliran darahnya saat ini memuncak
dan moment ini pun tak luput dari Diana yang sedari tadi jadi tukang foto dadakan
Arya pun berbisik
__ADS_1
"aku hanya memastikan sesuatu bahwa kau tak punya panu di punggung"
tata yang sedari tadi tersenyum melayang sekarang malah di jatuhkan harga dirinya oleh boss nya ini
"haaaa apa kata mu??"teriak tata memastikan ucapan Arya salah
"kau ini sok menjadi Miss universe ya?pakaian ini tak cocok di tubuh mu,"ucap Arya sambil menepuk2 pundak tata seakan mengusirnya
"awas kau ya,,mulai sekarang kita musuh!!!"tata melangkah pergi dari sana
berlama-lama dengan Arya semakin membuatnya malu
krna yang dia harapkan ternyta hampa..
"dasar boss menyebalkan,awas kau ya "gerutu tata memasuki ballroom hotel itu
.
.
.
.
.
like
coment
dan jangan lupa vote
__ADS_1