Boss Tampan Ku

Boss Tampan Ku
Tata terpaksa memilih papinya


__ADS_3

Pak Gunawan sudah dinyatakan baik-baik saja akan tetapi masih harus mendapatkan perawatan lantaran kodisi jantungnya yang belum stabil.mereka semua masuk kedalam ruangan.tak kecuali keluarga besan nya.


"gun,maafkan kesalahan kami.aku sungguh menyesal gun"ucap pak amar


"sudahlah bang aku tidak mau membahasnya dulu,aku hanya ingin menenangkan hatiku.kalian boleh pulang dan bawalah menantu mu itu.dia bukan anak ku lagi"ucap pak Gunawan sambil membuang muka


"Pi,kenapa papi seperti ini.hikz..hikz..maafin tata Pi"ucap tata memegang tangan papi nya


"kau lebih memilih suami mu kan daripada kami?lantas untuk apa kau masih mengkhawatirkan kondisi papi?toh kalau mati pun kamu juga akan bahagia tidak ada lagi yang menyuruhmu berpisah dengan nya"


"mas.. istighfar..ingat jantungnya itu Lo"ucap sang istri mencoba menahan amarah suaminya


"Pi,jangan hukum tata..dia tidak bersalah.semua ini salah saya pi"ucap Arya kepada mertuanya


"gun tolong buanglah egomu demi anak-anak kita"pak amar membuat pembelaan


"maaf om,papi saya baru siuman dan tolong jangan di Bebani dengan hal-hal seperti ini.tolong biarkan papi istirahat dulu"ucap Anggoro..


"baiklah ,kami pamit ya gun.besok kami akan kemari lagi"

__ADS_1


"tidak perlu kalian kemari bang,saya mohon dengan hormat.jangan menghubungi kami sebelum kalian menyelesaikan urusan kalian dulu"ucap Gunawan


"baiklah gun, secepatnya aku akan membereskan semuanya.tolong maafkan kami dan jangan banyak fikiran,ayo tata kita pulang nak"ucap pak amar sambil memegang tangan menantunya


"maaf pa,biarkan tata disini menemani papi"tata mengatakan itu sambil menunduk


"sayang,pulanglah kerumah kumohon"Arya memelas dengan mencium tangan istrinya


"mas tolong lihatlah kondisi papiku.aku tak ingin memperkeruh suasana.biarkan kita masing-masing berpisah sejenak.agar mas juga bisa fokus menyelesaikan masalah mas.dan akupun juga akan fokus menemani pengobatan papi"tata sangat tegas mengatakan nya .dia tidak ingin papinya tahu jika dia melakukan ini karena terpaksa


"sudahlah Arya,ijinkan istrimu menemani papinya ayo kita pulang nak"ucap ibu jeny


"kau jangan memaksakan segala kehendakmu sendiri bro,papiku seperti ini karna ulah kau.dia tak ingin melihatmu.jadi kau pergi lah"ucap Anggoro dengan lantang


Akhirnya dengan terpaksa keluarga atmadjaya sudah pergi meninggalkan rumah sakit.didalam ruangan masih tersisa Arthur,mami,Anggoro dan tata.


tata berusaha sebisa mungkin melupakan masalahnya.dia mencoba kembali menjadi gadis ceria seperti dulu kesayangan semuanya.


"Pi,papi mau makan apa?tata beliin ya"ucap tata di samping ranjang papinya dan papinya hanya diam membuang muka tak menjawab

__ADS_1


"Pi,,disini sudah ada tata loh.kok gak mau liat sini sih .papi gak kangen tata cium?"sekuat tenaga tata mencairkan suasana


"ya udah kalau gitu tata pulang aja daripada disini di cuekin sama bandot tua"tata melangkah pergi dan sebelum memegang gagang pintu papinya memanggil


"hey,anak nakal kenapa kau kurang ajar sekali mengataiku bandot tua haa??kemarilah akan ku jitak kepala kau"ucap sang papi


"mi, perasaan ada suara tapi tak nampak orangnyA..apa jangan-jangan...?"tata mencoba menggoda papinya.dan tata mendapat lemparan kotak tisu dari papinya


"aww..sakit pi"tata meringis karena lemparan nya mengenai lengan tata


"kemarilah putri kesayangan ku"papi merentangkan tangan nya dan di sambut oleh tata.mereka berpelukan dan tata meminta maaf sambil terisak.mami,Arthur dan Anggoro terharu melihatnya.


"aku tahu kau tak mungkin Setega itu dengan papimu nak"ucap papi sambil mengelus rambut anak nya


"kata siapa?jangan GR pi.tata seperti ini karena ingin hadiah dari papi.mobil sport keluaran terbaru..okeee"tata mencoba merayu papi nya mencoba berbagai alasan agar papinya melupakan masalah yang ada


.


jangan lupa bayar aku dengan vote kalian ya guys

__ADS_1


mampir juga di karya ku yang lain nya


__ADS_2