
Arya segera berlari menuju mobilnya dan segera mengikuti istrinya.tak ada yang bisa menahan Arya karena semua tahu betul bagaimana cintanya Arya terhadap tata.
"lihat akibat ulah kau,rumah tangga cucuku jadi berantakan"ucap sang nenek sambil menunjuk muka Thania
"nenek jangan pilih kasih,lantas bagaimana nasib rumah tangga aku dengan Arya?"
"jika tak ada wanita lain pun di dunia ini, aku tak Sudi menerima kau kembali menjadi istri cucuku"sang nenek segera pergi meninggalkan semuanya.teelihat jelas kebencian semua orang terhadap Thania.
pak amar yang pusing memilih untuk segera pergi kekamar bersama ibu jeny.dan tersisa Diana dan Thania disini
"apa tujuan mu kembali?"tanya Diana to the point
"tak ada,aku hanya ingin anaku mendapatkan hak nya disini"ucap Thania santai sambil menyilangkan tangan nya di dada.
"akan ku selidiki sendiri dengan caraku,dan akan ku buktikan jika anak itu bukan anak kakak ku"
"silahkan,adik ipar ku"Thania segera pergi meninggalkan Diana yang masih terlihat kesal.
tiba di kediaman keluarga Handoyo,semuanya turun dari mobil.sedari tadi tata hanya diam dan menangis dalam pelukan maminya.sebelum semuanya masuk kedalam rumah mereka di kejutkan oleh suara teriakan Arya..
"sayang..tolong kembalilah"ucap Arya mendekati tata
__ADS_1
"stop!!! jangan sentuh adik ku"ucap Anggoro
"mi,bawa tata masuk"
"kak setidaknya biarkan aku berbicara sebentar dengan suamiku"ucap tata
"kau bodoh atau bagaimana,buka mata kamu.dia sudah memiliki anak dan istri.kau mau menjadi istri keduanya"
"sumpah demi apapun dia bukan anak ku"ucap Arya memelas
"tetapi kau sudah membohongi kami tentang pernikahan mu sebelumnya Arya"ucap pak Gunawan..
"pak satpam tolong usir laki-laki ini.pastikan dia tidak memasuki rumah ini"ucap Anggoro sangat kesal
"tata...masuk.kau mau memilih dia atau kami"ucap pak Gunawan geram
"Pi,tata sudah menjadi milik mas Arya saat ini tolong jangan pisahkan kami.apapun yang terjadi tata mau menerima nya"ucap tata menangis
plak...
"lebih baik aku tak mempunyai anak perempuan daripada anaku hanya menjadi istri kedua"pak Gunawan menampar putrinya
__ADS_1
"Pi..."ucap Arthur dan mami bersamaan..
"kau memilih laki-laki ini silahkan kau pergi dan jangan pernah menganggap kami keluarga mu lagi.papi sangat malu"ucap pak Gunawan melangkah pergi dan di tarik kakinya oleh tata untuk bersujud Arya pun juga melakukan hal yang sama
"ini salah Arya Pi,tolong jangan siksa tata"
"pergi kalian aku tak Sudi melihat wajah kalian.aku mati-matian membela harga diri putriku.tetapi dia memilih mu.aku merasa dia bukan putri ku lagi"
"Pi tolong jangan seperti ini"tata masih memohon kepada papinya
"pergiiiiiii"bentak pak Gunawan dan memegang i dadanya.tak lama dari itu dia pingsan
"Pi..."ucap semuanya bersamaan
Pak Gunawan segera di larikan kerumah sakit dan ternyata mengalami serangan jantung ringan.anggoro masih sangat murka melihat Arya dan tata berada di rumah sakit ini
"pergi kalian,apa belum puas melihat papi seperti ini?"
"nak,sudah .pikirkan kesehatan papimu dulu"mami berusaha menengahi
.
__ADS_1
JangaN lupa bayar aku dengan vote kalian ya guys
mampir juga di karya ku yang lain nya